• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Anak Usaha Garuda (GMFI) Rights Issue, API Bakal Setor Lahan Rp5,66 T

Anak Usaha Garuda (GMFI) Rights Issue, API Bakal Setor Lahan Rp5,66 T

October 23, 2025
Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

July 11, 2026
Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

July 11, 2026
Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

July 11, 2026
Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

July 11, 2026
Penemuan 74 Kg Emas di Brankas

Penemuan 74 Kg Emas di Brankas

July 11, 2026
Potret 74 Kg Emas-Dolar AS Disita Polisi, Barang Bukti Kasus Korupsi

Potret 74 Kg Emas-Dolar AS Disita Polisi, Barang Bukti Kasus Korupsi

July 11, 2026
Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

July 11, 2026
Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

July 11, 2026
RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

July 11, 2026
Patimban Bidik Rute Pelayaran Eropa dan AS

Patimban Bidik Rute Pelayaran Eropa dan AS

July 11, 2026
Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

July 10, 2026
Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

July 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Anak Usaha Garuda (GMFI) Rights Issue, API Bakal Setor Lahan Rp5,66 T

9 months ago
in News
Anak Usaha Garuda (GMFI) Rights Issue, API Bakal Setor Lahan Rp5,66 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten perawatan dan perbaikan pesawat, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI) alias GMF AeroAsia berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue tahap kedua.

Berdasarkan prospektus, GMFI akan menerbitkan hingga 124.269.948.745 saham Seri B dengan nilai nominal Rp25 per saham. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) selaku pemegang saham utama GMFI, akan mengalihkan seluruh haknya kepada PT Angkasa Pura Indonesia (API), yang selanjutnya akan menyetorkan aset non-tunai berupa lahan seluas sekitar 972.123 meter persegi di area GMF Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Berdasarkan penilaian, diperkirakan dampak langsung dari rights issue adalah peningkatan aset tetap GMFI setidaknya sebesar Rp5,66 triliun. Melalui penyetoran aset ini, GMF akan memperoleh tambahan aset tetap yang signifikan sekaligus mengurangi beban operasional.

Setelah rights issue dilaksanakan, posisi ekuitas GMF diproyeksikan berbalik positif dari defisiensi sebesar US$249 juta menjadi ekuitas positif sekitar US$103 juta.

Rasio keuangan juga akan membaik, antara lain return on equity naik dari minus 3,5% menjadi 8,5%, serta current ratio meningkat dari 87,9% menjadi 90,7%. Sementara itu, pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya berpotensi terdilusi hingga 76,79%. Dana dari publik selain inbreng akan digunakan sebagai modal kerja, termasuk pembelian bahan baku dan suku cadang pesawat.

Setelah rights issue, komposisi pemegang saham GMF akan berubah signifikan. API akan menjadi pemegang saham mayoritas, sementara kepemilikan Garuda Indonesia akan terdilusi. Meski demikian, rencana transaksi ini tidak akan mengakibatkan perubahan terhadap pengendalian GMFI.

Direksi GMF menyebut langkah ini merupakan bagian dari upaya penyehatan dan sinergi di dalam ekosistem Garuda Group. Aksi korporasi ini diharapkan memperkuat struktur modal, menurunkan beban sewa, serta mendukung keberlanjutan bisnis perawatan dan perbaikan pesawat (MRO).

Pelaksanaan rights issue akan dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pernyataan efektif atas rencana tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi Grup GIAA, di mana sinergi dengan anak usaha dapat menciptakan ekosistem bisnis yang terintegrasi, mencakup seluruh value chain industri penerbangan.

“Mengacu kepada program restrukturisasi keuangan oleh GIAA yang mencakup antara lain rencana perbaikan ekuitas pada seluruh grup usaha GIAA, program perbaikan ekuitas Perseroan dapat dilakukan dengan melakukan penambahan penyertaan modal dalam bentu selain uang melalui inbreng atas Aset API oleh API kepada Perseroan,” jelas Direksi GIAA dalam prospektus, dikutip Kamis (23/10/2025).

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Daftar Terbaru Jajaran Direksi & Komisaris Garuda Maintenance (GMFI)




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

July 11, 2026
Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

July 11, 2026
Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

July 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .