• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
AS dan China Mencair, Harga Minyak Menguat

AS dan China Mencair, Harga Minyak Menguat

October 27, 2025
Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

July 18, 2026
Pasar Pantau Penilaian MSCI Cs, Apa Efeknya ke Bursa Saham?

Pasar Pantau Penilaian MSCI Cs, Apa Efeknya ke Bursa Saham?

July 18, 2026
Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK

Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK

July 18, 2026
Terbaru, Ketentuan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI 18 Juli 2026

Terbaru, Ketentuan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI 18 Juli 2026

July 18, 2026
Bursa Asia Kebakaran, IHSG Dapat Untung?

Bursa Asia Kebakaran, IHSG Dapat Untung?

July 17, 2026
DPR, BI & OJK Kumpul Sama Investor di BEI, Saham Hijau Sepanjang Hari!

DPR, BI & OJK Kumpul Sama Investor di BEI, Saham Hijau Sepanjang Hari!

July 17, 2026
Asing Kalap Borong Saham Bank, Catat Net Buy Rp 638,6 Miliar

Asing Kalap Borong Saham Bank, Catat Net Buy Rp 638,6 Miliar

July 17, 2026
DJP Mulai Bidik Wajib Pajak Baru, Sisir Data Rekening-Plat Nomor

DJP Mulai Bidik Wajib Pajak Baru, Sisir Data Rekening-Plat Nomor

July 17, 2026
Usai BI Batasi Beli Dolar US.000, Begini Kondisi di Money Changer

Usai BI Batasi Beli Dolar US$10.000, Begini Kondisi di Money Changer

July 17, 2026
IHSG Lawan Arus! Naik 1,1% Saat Bursa Asia Kebakaran

IHSG Lawan Arus! Naik 1,1% Saat Bursa Asia Kebakaran

July 17, 2026
BI Klaim Likuiditas Perbankan Masih Longgar, Beri Bukti Ini

BI Klaim Likuiditas Perbankan Masih Longgar, Beri Bukti Ini

July 17, 2026
IHSG Naik 1,1%, Volume Pasar Naik dan Emiten Bank Diserbu

IHSG Naik 1,1%, Volume Pasar Naik dan Emiten Bank Diserbu

July 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 18, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

AS dan China Mencair, Harga Minyak Menguat

9 months ago
in News
AS dan China Mencair, Harga Minyak Menguat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak menguat pada awal perdagangan Senin (27/10/2025) seiring mencairnya ketegangan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Optimisme terhadap potensi kesepakatan baru kedua negara raksasa ekonomi dunia ini memicu sentimen positif di pasar energi global.

Melansir Refinitiv pukul 09.26 WIB, harga minyak mentah Brent tercatat naik ke US$66,08 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat menjadi US$61,62 per barel. Kenaikan ini melanjutkan tren positif pekan lalu, di mana Brent melonjak hampir 8,9% dan WTI naik 7,7%.



Penguatan harga minyak kali ini dipicu kabar bahwa AS dan China telah mencapai kerangka awal kesepakatan dagang. Menurut laporan Reuters, kesepakatan tersebut diharapkan dapat meredakan perang tarif dan pembatasan ekspor yang selama ini menekan perdagangan global, sekaligus mengangkat prospek permintaan energi dunia.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa perundingan di Kuala Lumpur menghasilkan “kerangka kerja substansial” yang akan menjadi dasar pembicaraan lebih lanjut antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping pada akhir pekan ini. Kerangka ini disebut dapat menunda penerapan tarif hingga 100% atas produk China dan menahan rencana pembatasan ekspor logam tanah jarang (rare earths).

Ekspektasi pasar pun membaik. Menurut analis dari Haitong Securities, pengumuman sanksi baru AS dan Uni Eropa terhadap Rusia, diiringi sinyal damai dari AS-China, telah menahan kekhawatiran tentang potensi kelebihan pasokan yang sempat membayangi pasar di awal Oktober.

Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan arah kebijakan OPEC+ yang akan dievaluasi awal November mendatang. Jika negara-negara produsen besar seperti Arab Saudi dan Rusia menahan produksi, harga minyak berpeluang bertahan di atas level psikologis US$60 per barel untuk WTI.

Dengan dinamika geopolitik yang masih tinggi dan pasar yang cenderung sensitif terhadap setiap perkembangan diplomatik, harga minyak mentah diperkirakan akan bergerak volatil dalam waktu dekat. Investor kini menunggu sinyal lebih kuat dari hasil pertemuan AS-China dan respon pasar terhadap sanksi energi Rusia.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Israel & Iran Memanas, Minyak Dunia Kian Mendidih




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

July 18, 2026
Pasar Pantau Penilaian MSCI Cs, Apa Efeknya ke Bursa Saham?

Pasar Pantau Penilaian MSCI Cs, Apa Efeknya ke Bursa Saham?

July 18, 2026
Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK

Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK

July 18, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .