• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Baru 5 Tahun IPO, Emiten Ini Mau Delisting Tender Offer Rp11.500

Baru 5 Tahun IPO, Emiten Ini Mau Delisting Tender Offer Rp11.500

April 20, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

Rupiah Menguat 0,52%, Dolar AS Turun Dibawah Rp17.200

April 24, 2026
Laba Rp 32,7 Triliun, Astra Bagikan Dividen

Laba Rp 32,7 Triliun, Astra Bagikan Dividen

April 24, 2026
IHSG Ambruk 3%, Asing Bawa Kabur Rp 2 T dari Saham Ini

IHSG Ambruk 3%, Asing Bawa Kabur Rp 2 T dari Saham Ini

April 24, 2026
Menang Gugatan, Segini Harta Kekayaannya Jusuf Hamka

Menang Gugatan, Segini Harta Kekayaannya Jusuf Hamka

April 24, 2026
Dirut BTN Ungkap Hasil Pertemuan Dengan Seskab Teddy

Dirut BTN Ungkap Hasil Pertemuan Dengan Seskab Teddy

April 24, 2026
EMAS Absen Bagi Dividen dan Rombak Pengurus

EMAS Absen Bagi Dividen dan Rombak Pengurus

April 24, 2026
Rupiah Masih Lesu & IHSG Ambles Lebih Dari 3% ke Level 7.100

Rupiah Masih Lesu & IHSG Ambles Lebih Dari 3% ke Level 7.100

April 24, 2026
Laba Emiten Farmasi Ini Melonjak 113%, Ternyata Gara-Gara Jualan Ini

Laba Emiten Farmasi Ini Melonjak 113%, Ternyata Gara-Gara Jualan Ini

April 24, 2026
41,18% Saham Hassana Boga Sejahtera (NAYZ) Dicaplok Investor Singapura

41,18% Saham Hassana Boga Sejahtera (NAYZ) Dicaplok Investor Singapura

April 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, April 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Baru 5 Tahun IPO, Emiten Ini Mau Delisting Tender Offer Rp11.500

4 days ago
in News
Baru 5 Tahun IPO, Emiten Ini Mau Delisting Tender Offer Rp11.500
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten pusat data PT Indointernet Tbk (EDGE) berencana untuk melakukan delisting dari Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring langkah go private. EDGE menawarkan pembelian kembali saham publik melalui tender offer di harga premium Rp11.500 per saham.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, rencana go private dan delisting tersebut akan terlebih dahulu dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Jika disetujui, pemegang saham pengendali melalui Digital Edge (Hong Kong) Ltd (DE) akan melaksanakan penawaran tender sukarela.

DE akan membeli sebanyak-banyaknya 159.598.500 saham atau setara 7,90% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh. Dana untuk pelaksanaan tender offer ini berasal dari sumber internal dan/atau pendanaan lain yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sebagai informasi, nilai Rp11.500 per Saham merupakan harga premium yang 141,2% lebih tinggi dari harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian di BEI dalam jangka waktu 90 hari terakhir sebelum pengumuman RUPS untuk Rencana Go Private dan Delisting yaitu Rp4.768,” sebagaimana dikutip Senin, (20/4/2026).

Apabila rencana go private dan delisting disetujui serta tender offer selesai dilaksanakan, EDGE akan berubah status menjadi perusahaan tertutup. Dalam kondisi tersebut, pemegang saham publik yang tidak ikut tender akan tetap memegang saham namun tidak dapat lagi memperdagangkannya di BEI.

Jumlah pemegang saham perseroan juga akan berkurang menjadi di bawah 50 pihak atau sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini menandai berakhirnya status EDGE sebagai perusahaan terbuka di pasar modal Indonesia.

Sebelumnya, Direktur Utama Indointernet, Andrew Joseph Rigoli, menjelaskan bahwa EDGE merupakan bagian dari Digital Edge Group yang bergerak di bidang infrastruktur digital, termasuk pusat data dan serat optik. Meski sektor data center masih bertumbuh, persaingan industri dinilai semakin ketat.

Manajemen mengungkapkan dua pertimbangan utama di balik rencana delisting tersebut.

Pertama, perseroan ingin menyederhanakan proses pengambilan keputusan dan meningkatkan fleksibilitas dalam menjalankan strategi serta investasi jangka panjang di tingkat grup, yang dinilai lebih optimal jika dilakukan sebagai perusahaan tertutup.

Kedua, likuiditas saham EDGE di pasar dinilai terbatas, sehingga status sebagai perusahaan tercatat dianggap kurang memberikan nilai tambah.

Selain itu, proses go private dan voluntary delisting disebut dapat memberikan mekanisme keluar yang adil dan teratur bagi pemegang saham publik.

EDGE diketahui melantai perdana di BEI pada 8 Februari 2021, artinya perusahaan baru 5 tahun menjadi perusahaan publik. Kala itu perusahaan menawarkan harga saham Rp 7.375 per saham dan mampu meraih dana bersih RP 596 miliar. 

Pada tahun 2023 perusahaan melakukan stock split dengan rasio 1:5, artinya harga IPO saham EDGE setara Rp 1.475 per saham dibandingkan dengan harga saham saat ini yang telah disuspensi di harga Rp 4.790 per saham. Artinya sejak IPO saham EDGE telah melesat 224%.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .