• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bom! Gencatan Senjata Dibatalkan Trump, AS Bombardir Iran

Bom! Gencatan Senjata Dibatalkan Trump, AS Bombardir Iran

July 9, 2026
Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

July 9, 2026
IHSG Dibuka Lesu, Turun 0,34%

IHSG Dibuka Lesu, Turun 0,34%

July 9, 2026
Simpanan di Pusat Finansial RI Tak Perlu Dijamin, Ini Penjelasan LPS

Simpanan di Pusat Finansial RI Tak Perlu Dijamin, Ini Penjelasan LPS

July 9, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek PGAS hingga BSSR

Rekomendasi Saham Hari Ini: Cek PGAS hingga BSSR

July 9, 2026
BTN Cari Nasabah KPR Lewat Data By Name By Address

BTN Cari Nasabah KPR Lewat Data By Name By Address

July 9, 2026
OJK Ingatkan Pusat Finansial RI Tak Cukup Modal Insentif Pajak

OJK Ingatkan Pusat Finansial RI Tak Cukup Modal Insentif Pajak

July 9, 2026
OJK Beberkan Konsep Universal Banking di Pusat Finansial RI

OJK Beberkan Konsep Universal Banking di Pusat Finansial RI

July 9, 2026
Saat IHSG Anjlok, Asing Ternyata Berburu Saham Ini

Saat IHSG Anjlok, Asing Ternyata Berburu Saham Ini

July 9, 2026
BTN Kantongi Laba Rp1,85 T hingga Mei 2026

BTN Kantongi Laba Rp1,85 T hingga Mei 2026

July 9, 2026
IHSG Terjun 1,89%, Asing Ketahuan Buang Saham Ini

IHSG Terjun 1,89%, Asing Ketahuan Buang Saham Ini

July 8, 2026
Bak Tsunami Tanah, Longsor Terjang Area Proyek-5 Orang Tewas

Bak Tsunami Tanah, Longsor Terjang Area Proyek-5 Orang Tewas

July 8, 2026
Jantung New York Mencekam, Gedung 37 Lantai Nyaris Ambruk

Jantung New York Mencekam, Gedung 37 Lantai Nyaris Ambruk

July 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Bom! Gencatan Senjata Dibatalkan Trump, AS Bombardir Iran

2 hours ago
in Market
Bom! Gencatan Senjata Dibatalkan Trump, AS Bombardir Iran
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan militer terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump menyatakan dirinya tak lagi yakin ingin melanjutkan kesepakatan dengan Teheran. Eskalasi terbaru ini sekaligus menandai berakhirnya gencatan senjata yang sebelumnya sempat disepakati kedua negara.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan terbaru dilakukan sebagai respons atas aksi Iran yang menyerang kapal-kapal komersial di atau dekat Selat Hormuz.

“Amerika Serikat meminta pertanggungjawaban Iran atas agresi yang tidak beralasan baru-baru ini terhadap pelayaran komersial dan awak sipil yang bebas berlayar di jalur air internasional yang vital,” demikian pernyataan CENTCOM, seperti dikutip CNBC International, Kamis (9/7/20256).

Serangan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah Trump, dalam konferensi pers di Ankara, Turki, mengatakan dirinya tidak lagi yakin ingin mencapai kesepakatan dengan Iran.

“Saya tidak yakin saya ingin membuat kesepakatan dengan mereka. Kita bisa bermain-main, tapi saya tidak yakin ingin membuat kesepakatan. Mari kita selesaikan saja pekerjaan ini,” ujar Trump.

Trump juga menegaskan bahwa gencatan senjata yang sebelumnya disepakati dengan Iran kini telah berakhir. Menurutnya, perkembangan situasi dalam satu hingga dua pekan terakhir menunjukkan bahwa kepemimpinan Iran tidak lagi bertindak rasional.

“Saya mengenal mereka. Tetapi berdasarkan tindakan mereka selama satu atau dua minggu terakhir, mereka tidak melayani rakyat,” katanya.

Ketegangan memuncak setelah Iran pada Selasa dilaporkan menyerang tiga kapal komersial di atau dekat Selat Hormuz, berdasarkan keterangan CENTCOM dan Pusat Informasi Maritim Gabungan yang dipimpin AS. Sebagai respons, Washington mencabut pengecualian sanksi atas penjualan minyak Iran yang sebelumnya menjadi bagian dari kesepakatan gencatan senjata sementara.

AS kemudian melancarkan puluhan serangan balasan yang menyasar infrastruktur militer Iran serta kapal-kapal kecil milik Teheran. Langkah tersebut memperdalam konflik di salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia.

Selat Hormuz selama ini menjadi titik krusial perdagangan minyak global. Iran memiliki kemampuan untuk mengganggu lalu lintas kapal di kawasan tersebut, termasuk melalui ancaman pemblokiran maupun rencana pengenaan biaya tol bagi kapal yang melintas. Sebagai balasan, Trump sebelumnya memerintahkan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sebelum akhirnya dicabut dalam kesepakatan gencatan senjata.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, menuding AS sebagai pihak yang melanggar kesepakatan. Dalam unggahannya di X, Baqaei menyebut perjanjian tersebut memberikan kewenangan kepada Iran untuk mengatur pelayaran di Selat Hormuz.

“Amerika Serikat telah menantang klausul ini dan, dalam praktiknya, melanggar struktur perjanjian melalui tindakan sepihaknya dan juga serangan agresif terhadap Iran. Republik Islam Iran akan dengan teguh mengejar perlindungan kepentingan nasionalnya dan pelaksanaan kedaulatannya,” tulisnya.

Trump pun menutup peluang perundingan baru dengan nada tegas. “Saya tidak ingin berurusan dengan mereka lagi. Mencoba berurusan dengan Republik Islam adalah buang-buang waktu. Menurut saya, ini sudah berakhir,” kata Trump, menegaskan bahwa gencatan senjata dengan Iran kini resmi dianggap selesai.

(tfa/tfa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

Breaking News! Dolar AS Dibuka Tembus Rp18.050/US$

July 9, 2026
IHSG Dibuka Lesu, Turun 0,34%

IHSG Dibuka Lesu, Turun 0,34%

July 9, 2026
Simpanan di Pusat Finansial RI Tak Perlu Dijamin, Ini Penjelasan LPS

Simpanan di Pusat Finansial RI Tak Perlu Dijamin, Ini Penjelasan LPS

July 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .