• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! IHSG Dibuka Menguat 1% Lebih ke Level 6.350

Breaking! IHSG Dibuka Menguat 1% Lebih ke Level 6.350

June 17, 2026
KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

July 2, 2026
RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

July 2, 2026
Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

July 2, 2026
Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

Bank Ramai-Ramai Terbitkan Obligasi, Sinyal Rebutan Dana Sengit

July 2, 2026
PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

PMMP Krisis, Kredit Bank Permata ke Emiten Ini Nyaris Rp1 Triliun

July 2, 2026
Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

Ditutup Menguat 5,75%, Saham ANTM Siap Balik ke Rp3.000?

July 2, 2026
IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

IHSG Ditutup Naik 0,87%, Saham Bank Jumbo Diserbu

July 2, 2026
Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

Incar Pasar & Investor Gen Z, Bisnis Emas Makin Berkilau

July 2, 2026
Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

Seluruh Lapkeu 2025 BUMN Tuntas, Danantara Progres Laporan Konsolidasi

July 2, 2026
BEI Suspensi 37 Saham Pemantauan Khusus, 19 Emiten Aktif Ikut Kena

BEI Suspensi 37 Saham Pemantauan Khusus, 19 Emiten Aktif Ikut Kena

July 2, 2026
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Dekati Rp18.000

Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Dekati Rp18.000

July 2, 2026
Daftar Terbaru Saham HSC per Juli 2026, Ada Dua Emiten Baru Masuk

Daftar Terbaru Saham HSC per Juli 2026, Ada Dua Emiten Baru Masuk

July 2, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Breaking! IHSG Dibuka Menguat 1% Lebih ke Level 6.350

2 weeks ago
in ENTREPRENEUR
Breaking! IHSG Dibuka Menguat 1% Lebih ke Level 6.350
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melesat pada perdagangan Rabu (17/6/2026), melanjutkan reli penguatan signifikan yang dicatatkan pekan lalu.

Berdasarkan data IDX Mobile pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka di level 6.321,96, naik 67 poin atau 1,07% dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.254,96.

Selang beberapa menit setelah pasar buka IHSG melesat 1,5% ke level 6.352,07.

Sebanyak 349 saham menguat, 50 saham melemah, dan 273 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 413,42 miliar dengan volume perdagangan 331,26 juta saham dan berpindah tangan sebanyak 38.021 kali.

Adapun emiten yang paling ramai ditransaksikan hari ini termasuk BBCA, BBRI, BMRI, TPIA dan BRMS.

Pergerakan pasar keuangan pada pertengahan pekan ini terus mencerna serangkaian rilis data ekonomi esensial dari ranah domestik maupun global. Di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang mengerek harga energi dan menciptakan volatilitas pada rantai pasok, investor kini telah mengantongi sejumlah indikator makroekonomi kunci.

Amerika Serikat dan Iran mencapai kesepakatan sementara selama 60 hari untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Dalam kesepakatan tersebut, AS akan mencabut blokade pelabuhan Iran dan mengizinkan Teheran kembali menjual minyak, sementara Iran akan membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Presiden Donald Trump menegaskan Iran tidak akan memiliki senjata nuklir, meski isu program rudal balistik dan dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok bersenjata regional belum masuk agenda negosiasi. Kesepakatan ini berpotensi memberikan manfaat ekonomi besar bagi Iran melalui pelonggaran sanksi dan pencairan aset yang dibekukan.

Meski demikian, posisi Israel yang tidak terlibat langsung dalam perundingan menimbulkan ketidakpastian terhadap keberlangsungan gencatan senjata. Merespons kabar tersebut, harga minyak dunia kembali jatuh ke level terendah dalam tiga bulan karena pasar memperkirakan pasokan minyak Iran akan kembali meningkat.

Selain itu, Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengumumkan kebijakan suku bunga pada Rabu Waktu AS atau Kamis dini hari Waktu Indonesia (17/6/2026) setelah menggelar rapat pada Selasa dan Rabu.

Keputusan suku bunga diumumkan pada Kamis dan dilanjutkan konferensi pers Ketua The Fed, Kevin Warsh.

Pasar menantikan sejumlah hal penting, mulai dari keputusan suku bunga yang diperkirakan tetap di kisaran 3,50%-3,75%, proyeksi ekonomi terbaru (Summary of Economic Projections), proyeksi jalur suku bunga (dot plot), hingga pandangan The Fed mengenai inflasi, harga minyak, dan dampak konflik Timur Tengah. Bagi Indonesia, perhatian utama tidak hanya tertuju pada keputusan suku bunga, tetapi juga nada pernyataan The Fed.

Sikap yang lebih hawkish berpotensi menekan rupiah, IHSG, dan pasar obligasi domestik, sementara sinyal yang lebih dovish dapat menjadi sentimen positif bagi aset berisiko dan pasar negara berkembang.

Agenda paling krusial dari dalam negeri pada hari ini adalah dimulainya hari pertama pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.

Pertemuan bulanan ini akan menjadi momen bagi otoritas moneter untuk mengevaluasi secara komprehensif perkembangan indikator makroekonomi domestik, kondisi likuiditas perbankan, laju inflasi, serta posisi nilai tukar rupiah di tengah kuatnya dinamika perekonomian global.

Pasar sangat menantikan hasil asesmen bank sentral mengenai dampak rambatan dari harga komoditas global dan suku bunga negara maju terhadap stabilitas keuangan nasional.

Rapat hari ini akan menjadi landasan rumusan keputusan suku bunga acuan yang akan diumumkan kepada publik pada Kamis besok.

Sebelumnya, pada 9 Juni Bank Indonesia secara mendadak mengambil langkah strategis berupa kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,5% guna memberikan bantalan terhadap nilai tukar rupiah dari tekanan eksternal.

Sementara itu, Bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Rabu (17/6/2026), dengan pasar saham Korea Selatan mencatat penurunan terdalam di kawasan.

Melansir CNBC, sentimen pasar masih dipengaruhi perkembangan geopolitik dan respons investor terhadap negosiasi terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,02% pada pembukaan perdagangan, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq bergerak sedikit lebih rendah. Di Jepang, indeks Nikkei 225 melemah 0,20%, sedangkan indeks Topix justru menguat 0,46%.

Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 turun 0,17% pada awal perdagangan. Berbeda dengan mayoritas bursa kawasan, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 24.510, lebih tinggi dibandingkan posisi penutupan sebelumnya di 24.493,95.

Dari Amerika Serikat, Presiden Donald Trump menyatakan terbuka untuk membagikan rincian kesepakatan damai terbaru antara AS dan Iran kepada Kongres. Pernyataan tersebut disampaikan setelah sejumlah anggota Kongres meminta kesempatan untuk meninjau kesepakatan sebelum resmi disahkan.

Kesepakatan awal antara AS dan Iran tersebut akan memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari. Selain itu, perjanjian tersebut juga menjadi kerangka dasar bagi negosiasi lanjutan terkait program nuklir Iran serta berbagai isu strategis lainnya di masa mendatang.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

KAI Rombak Direksi, Angkat Eks Dirut Pelita Air Dendy Kurniawan

July 2, 2026
RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

RI Bangun PFII, Purbaya Mau Mobilisasi Uang Orang Kaya di Dunia

July 2, 2026
Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

Indosat (ISAT) Divestasi Usaha Fiber Optik Rp11,71 T

July 2, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .