• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Breaking! Rupiah Menguat Hampir 1%, Dolar AS Jatuh ke Level Rp17.000

Breaking! Rupiah Menguat Hampir 1%, Dolar AS Jatuh ke Level Rp17.000

June 10, 2026
Bos BI Beberkan 5 Alasan Mengapa Dolar Bisa Balik ke Rp17.500 di 2027

Bos BI Beberkan 5 Alasan Mengapa Dolar Bisa Balik ke Rp17.500 di 2027

June 10, 2026
Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik

Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik

June 10, 2026
OJK Respons Rencana Buyback Saham Bank BUMN

OJK Respons Rencana Buyback Saham Bank BUMN

June 10, 2026
Purbaya Yakin Rupiah Bisa Stabil Rp17.500/US$ di 2027, Ini Alasannya!

Purbaya Yakin Rupiah Bisa Stabil Rp17.500/US$ di 2027, Ini Alasannya!

June 10, 2026
Reli IHSG Berlanjut & Rupiah Menguat ke Rp 17.875 per Dolar AS

Reli IHSG Berlanjut & Rupiah Menguat ke Rp 17.875 per Dolar AS

June 10, 2026
Bank Respons Kenaikan BI Rate ke 5,50%, Tetap Optimistis Dorong Kredit

Bank Respons Kenaikan BI Rate ke 5,50%, Tetap Optimistis Dorong Kredit

June 10, 2026
Breaking News! IHSG Lompat Lagi 3,22%, Ini Dia Pendorongnya

Breaking News! IHSG Lompat Lagi 3,22%, Ini Dia Pendorongnya

June 10, 2026
BEI Pantau Ketat Saham Sinarmas Multiartha (SMMA), Ada Apa?

BEI Pantau Ketat Saham Sinarmas Multiartha (SMMA), Ada Apa?

June 10, 2026
BEI Gembok Saham ADCP dan IFSH, Ini Penyebabnya

BEI Gembok Saham ADCP dan IFSH, Ini Penyebabnya

June 10, 2026
Jurus Bisnis Motor Premium Saat Ekonomi & Rupiah Bergejolak

Jurus Bisnis Motor Premium Saat Ekonomi & Rupiah Bergejolak

June 10, 2026
Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Turun Rp20.000, Mepet Rp2,6 Juta

Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Turun Rp20.000, Mepet Rp2,6 Juta

June 10, 2026
Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Turun Rp20.000, Mepet Rp2,6 Juta

Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Turun Rp20.000, Mepet Rp2,6 Juta

June 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 10, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Breaking! Rupiah Menguat Hampir 1%, Dolar AS Jatuh ke Level Rp17.000

3 hours ago
in Lifestyle
Breaking! Rupiah Menguat Hampir 1%, Dolar AS Jatuh ke Level Rp17.000
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan hari ini, Rabu (10/6/2026), di zona penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan ini masih sejalan dengan respons pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate pada perdagangan sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda dibuka di posisi Rp17.875/US$ atauterapresiasi sebesar 0,97%. Posisi ini membuat rupiah kembali turun ke bawah level psikologis Rp18.000/US$, setelah dalam beberapa hari terakhir terus berada di area Rp18.000/US$.

Penguatan ini sekaligus melanjutkan kinerja positif rupiah pada perdagangan sebelumnya. Pada Selasa (9/6/2026), rupiah ditutup menguat 0,66% ke level Rp18.050/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 09.00 WIB terpantau bergerak stabil di posisi 99,983. Namun, diperdagangan sebelumnya,DXY harus mengalami pelemahan 0,14% di level 99,909.


GRAFIS RUPIAH

Pelaku pasar masih merespons keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% pada Selasa (9/6/2026).

Kenaikan tersebut diputuskan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Mingguan untuk mengevaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang telah ditetapkan dalam RDG Bulanan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan BI Rate menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah. Langkah tersebut juga bersifat pre-emptive untuk menjaga inflasi 2026 dan 2027 tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan pemerintah.

“Kebijakan ini juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil bagi daya tarik masuknya aliran masuk investasi portfolio asing ke Indonesia,” ujarnya.

Perry menjelaskan, sesuai undang-undang dan praktik yang berjalan selama ini, BI setiap Selasa menggelar RDG Mingguan untuk mengevaluasi pelaksanaan bauran kebijakan yang telah ditetapkan dalam RDG Bulanan.

Dalam evaluasi sejak RDG Bulanan pada 19-20 Mei 2026, nilai tukar rupiah menunjukkan perkembangan yang lebih lemah dari perkiraan. Selain dipengaruhi gejolak global yang terus berlanjut dan tingginya permintaan valuta asing di dalam negeri, tekanan rupiah juga didorong oleh aliran keluar investasi portfolio asing dari Indonesia.

Di sisi lain, pelemahan dolar AS di pasar global turut membuka ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah.

Dolar AS melemah setelah harga minyak mentah turun tajam, seiring pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali memberi sinyal bahwa kesepakatan AS-Iran dapat tercapai dalam beberapa hari ke depan. Trump juga menyebut Selat Hormuz dapat kembali dibuka segera setelah kesepakatan tersebut ditandatangani.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BI Beberkan 5 Alasan Mengapa Dolar Bisa Balik ke Rp17.500 di 2027

Bos BI Beberkan 5 Alasan Mengapa Dolar Bisa Balik ke Rp17.500 di 2027

June 10, 2026
Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik

Siap-Siap Warga RI! Dompet Menipis, Cicilan Kredit Mencekik

June 10, 2026
OJK Respons Rencana Buyback Saham Bank BUMN

OJK Respons Rencana Buyback Saham Bank BUMN

June 10, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .