• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

October 15, 2025
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

10 months ago
in Lifestyle
Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat pada Rabu (15/10/2025), berbeda arah dengan pelemahan di Wall Street setelah Amerika Serikat dan China kembali saling serang dalam ketegangan perdagangan terbaru.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa waktu setempat mengkritik China karena tidak membeli kedelai, menyebutnya sebagai “tindakan ekonomi yang bermusuhan” dan mengancam akan memberikan “pembalasan” seperti embargo minyak goreng.

Investor veteran Louis Navellier dalam catatannya yang diterbitkan Rabu mengatakan volatilitas pasar masih tinggi, dan penyebab utamanya adalah hubungan tegang antara AS dan China. Ketegangan dagang kedua negara tersebut kembali menekan sentimen global yang sebelumnya mulai membaik setelah periode negosiasi.

Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 naik 0,3%, sementara Topix terapresiasi 0,75%. Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,8% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga naik 0,83%.

Pasar Australia turut menguat, dengan indeks ASX/S&P 200 naik 0,93%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperkirakan dibuka lebih tinggi setelah kontrak berjangkanya diperdagangkan di level 25.763 dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.441,35.

Investor kini menantikan rilis data inflasi China untuk bulan September yang dijadwalkan keluar pada pagi hari ini. Data tersebut dinilai penting untuk mengukur tekanan harga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dampak ketegangan perdagangan.

Sementara itu di AS, indeks S&P 500 ditutup turun 0,2% ke level 6.644,31 setelah sempat jatuh hingga 1,5% dan menguat 0,4% di titik tertinggi hariannya. Nasdaq Composite melemah 0,8% ke 22.521,70 setelah sebelumnya sempat merosot 2,1%, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 0,4% atau 202,88 poin ke 46.270,46.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Selasa memberikan sinyal bahwa bank sentral mendekati akhir dari proses pengurangan neraca obligasinya. Ia juga mengisyaratkan kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga tambahan dalam waktu dekat untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Mengekor Kinerja Positif Wall Street, Bursa Asia Dibuka Hijau




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .