• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

October 15, 2025
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

August 24, 2026
Emiten Alat Kesehatan UGM (SWAP) Mau IPO, Bidik Dana Segini

Emiten Alat Kesehatan UGM (SWAP) Mau IPO, Bidik Dana Segini

August 24, 2026
Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

August 24, 2026
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US,34

Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34

August 24, 2026
Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar

Memasuki Era Baru, Fintech Lending Days 2026 Perkuat Ekosistem Pindar

August 24, 2026
DJP Wajibkan Penyedia Jasa Kripto Verifikasi Data Pengguna

DJP Wajibkan Penyedia Jasa Kripto Verifikasi Data Pengguna

August 24, 2026
Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

Live Now! Kupas Peluang & Potensi Pindar di Fintech Lending Days 2026

August 24, 2026
Harga Bergerak Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan 3 Emiten Ini

Harga Bergerak Ugal-ugalan, BEI Gembok Perdagangan 3 Emiten Ini

August 24, 2026
Bos Danantara Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Jangan Ada Akal-akalan!

Bos Danantara Ultimatum WIKA-PP Jelang Merger: Jangan Ada Akal-akalan!

August 24, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.544

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.544

August 24, 2026
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

August 24, 2026
Ada yang Naik Ratusan Persen, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

Ada yang Naik Ratusan Persen, BEI Pantau Ketat 3 Saham Ini

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China

10 months ago
in Lifestyle
Bursa Asia Kompak Menguat di Tengah Tensi Tinggi AS dan China
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar Asia-Pasifik dibuka menguat pada Rabu (15/10/2025), berbeda arah dengan pelemahan di Wall Street setelah Amerika Serikat dan China kembali saling serang dalam ketegangan perdagangan terbaru.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa waktu setempat mengkritik China karena tidak membeli kedelai, menyebutnya sebagai “tindakan ekonomi yang bermusuhan” dan mengancam akan memberikan “pembalasan” seperti embargo minyak goreng.

Investor veteran Louis Navellier dalam catatannya yang diterbitkan Rabu mengatakan volatilitas pasar masih tinggi, dan penyebab utamanya adalah hubungan tegang antara AS dan China. Ketegangan dagang kedua negara tersebut kembali menekan sentimen global yang sebelumnya mulai membaik setelah periode negosiasi.

Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 naik 0,3%, sementara Topix terapresiasi 0,75%. Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,8% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga naik 0,83%.

Pasar Australia turut menguat, dengan indeks ASX/S&P 200 naik 0,93%. Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperkirakan dibuka lebih tinggi setelah kontrak berjangkanya diperdagangkan di level 25.763 dibandingkan penutupan sebelumnya di 25.441,35.

Investor kini menantikan rilis data inflasi China untuk bulan September yang dijadwalkan keluar pada pagi hari ini. Data tersebut dinilai penting untuk mengukur tekanan harga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dampak ketegangan perdagangan.

Sementara itu di AS, indeks S&P 500 ditutup turun 0,2% ke level 6.644,31 setelah sempat jatuh hingga 1,5% dan menguat 0,4% di titik tertinggi hariannya. Nasdaq Composite melemah 0,8% ke 22.521,70 setelah sebelumnya sempat merosot 2,1%, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 0,4% atau 202,88 poin ke 46.270,46.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Selasa memberikan sinyal bahwa bank sentral mendekati akhir dari proses pengurangan neraca obligasinya. Ia juga mengisyaratkan kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga tambahan dalam waktu dekat untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Mengekor Kinerja Positif Wall Street, Bursa Asia Dibuka Hijau




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.680

August 24, 2026
Emiten Alat Kesehatan UGM (SWAP) Mau IPO, Bidik Dana Segini

Emiten Alat Kesehatan UGM (SWAP) Mau IPO, Bidik Dana Segini

August 24, 2026
Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

Ada yang Borong 2,11 Juta Saham Tempo Scan (TSPC) di Harga Premium

August 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .