• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Menguat, Kospi KoreaNaikDitopang Saham Teknologi

Bursa Asia Menguat, Kospi KoreaNaikDitopang Saham Teknologi

July 31, 2026
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

July 31, 2026
Dikabarkan Merger Dengan Pelita Air, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

Dikabarkan Merger Dengan Pelita Air, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

July 31, 2026
Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah

Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah

July 31, 2026
Laba KAI Anjlok Meski Pendapatan Naik, Gegara Whoosh?

Laba KAI Anjlok Meski Pendapatan Naik, Gegara Whoosh?

July 31, 2026
Terbaru! Ini Daftar 5 Orang Paling Tajir Dimuka Bumi

Terbaru! Ini Daftar 5 Orang Paling Tajir Dimuka Bumi

July 31, 2026
Belum Sampaikan Laporan Keuangan, BEI Gembok Perdagangan 72 Emiten

Belum Sampaikan Laporan Keuangan, BEI Gembok Perdagangan 72 Emiten

July 31, 2026
Dunia Akan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

Dunia Akan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

July 31, 2026
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp18.040

July 31, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,54% Balik Lagi ke Level 6.200

IHSG Dibuka Menguat 0,54% Balik Lagi ke Level 6.200

July 31, 2026
Sahamnya Ada yang Naik 200%, BEI Pantau Ketat 3 Emiten Ini

Sahamnya Ada yang Naik 200%, BEI Pantau Ketat 3 Emiten Ini

July 31, 2026
Pantau 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Pantau 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

July 31, 2026
Rugi Air Asia Bengkak Jadi Rp 1,45 T Semester I-2026, Kenapa?

Rugi Air Asia Bengkak Jadi Rp 1,45 T Semester I-2026, Kenapa?

July 31, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 31, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Bursa Asia Menguat, Kospi KoreaNaikDitopang Saham Teknologi

2 hours ago
in Market
Bursa Asia Menguat, Kospi KoreaNaikDitopang Saham Teknologi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia-Pasifik dibuka menguat pada perdagangan Jumat (31/7/2026), mengikuti reli kuat Wall Street yang didorong oleh kinerja emiten teknologi raksasa dan optimisme terhadap belanja kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Melansir CNBC, sentimen positif tersebut muncul meski pasar sebelumnya sempat diguncang kekhawatiran atas arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS).

Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak lebih dari 13% setelah saham dua raksasa semikonduktor, SK Hynix dan Samsung Electronics, melesat tajam hingga memicu penghentian perdagangan sementara (trading halt). Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang menguat lebih dari 3% dan indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,89%.

Penguatan pasar juga didorong oleh pergerakan saham teknologi AS setelah penutupan perdagangan. Saham Amazon melonjak lebih dari 9% dalam perdagangan after-hours usai membukukan pendapatan kuartal II yang melampaui ekspektasi analis, ditopang oleh kuatnya kinerja bisnis komputasi awan (cloud computing) yang semakin memperkuat keyakinan investor terhadap prospek belanja AI.

Di sisi lain, Apple juga melaporkan pendapatan fiskal kuartal III yang melampaui perkiraan berkat lonjakan penjualan iPhone sebesar 22%. Namun, pendapatan dari bisnis layanan (services) yang lebih rendah dari ekspektasi membuat saham perusahaan tersebut justru turun sekitar 6% dalam perdagangan setelah jam bursa.

Reli tersebut menyusul penguatan signifikan Wall Street pada perdagangan reguler Kamis waktu AS yang dipimpin oleh Microsoft. Saham perusahaan perangkat lunak itu melonjak 16% setelah mencatat pertumbuhan bisnis cloud Azure yang melampaui ekspektasi pasar, sekaligus mendorong kenaikan saham-saham terkait AI, dengan ETF semikonduktor iShares Semiconductor ETF (SOXX) melesat lebih dari 8%.

Pemulihan itu terjadi setelah pasar mengalami tekanan hebat sehari sebelumnya. Pada Rabu, indeks Dow Jones anjlok lebih dari 1.100 poin, menjadi penurunan harian terbesar sejak April 2025, setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya sehingga memicu kekhawatiran bahwa bank sentral AS tertinggal dalam mengendalikan inflasi.

Kekhawatiran tersebut juga tercermin di pasar obligasi AS. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun naik 6 basis poin ke atas level 5,2%, mendekati posisi tertinggi sejak 2007.

Richard Bernstein, Global Head of Macro and Customized Investing Janus Henderson Investors, mengatakan investor kini tengah menyesuaikan kembali ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga The Fed. Menurutnya, berkurangnya ekspektasi pelonggaran moneter mengurangi likuiditas berlebih yang selama ini menopang reli saham-saham spekulatif, sementara kepemimpinan pasar mulai bergeser dari kelompok “Magnificent Seven” ke perusahaan dengan fundamental yang semakin membaik.

Meski volatilitas pasar meningkat sepanjang pekan, indeks-indeks utama Wall Street masih berada di jalur penguatan mingguan. Menjelang perdagangan Jumat waktu AS, Dow Jones tercatat naik sekitar 0,5% sepanjang pekan, sementara S&P 500 menguat sekitar 0,4% dan Nasdaq Composite bertambah sekitar 0,6%.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

July 31, 2026
Dikabarkan Merger Dengan Pelita Air, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

Dikabarkan Merger Dengan Pelita Air, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

July 31, 2026
Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah

Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah

July 31, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .