• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dolar AS Tembus Rp16.601, Ini Penyebab & Analisanya!

Dolar AS Tembus Rp16.601, Ini Penyebab & Analisanya!

October 27, 2025
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dolar AS Tembus Rp16.601, Ini Penyebab & Analisanya!

10 months ago
in Lifestyle
Dolar AS Tembus Rp16.601, Ini Penyebab & Analisanya!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Dolar Amerika Serikat (AS) kembali mencapai level Rp16.600-an pada perdagangan hari ini. Ekonom menyebut pelemahan rupiah terhadap dolar AS karena tekanan eksternal.

Berdasarkan data Refinitiv pada perdagangan Senin (27/10/2025) dolar tercatat ditutup di Rp16.610 per dolar AS atau melemah 0,12% dari posisi penutupan perdagangan terakhir.

Chief Economist BCA David Sumual mengatakan penerapan tarif dagang Amerika Serikat terhadap China yang segera dilakukan menjadi penekan.

Ia juga mengatakan ada faktor dari perubahan bobot MSCI terhadap perhitungan konstituen Bursa Efek Indonesia yang turut menekan mata uang Garuda hari ini.

“Masih terkait isu eksternal. Pasar wait and see kemungkinan penerapan tarif dagang AS dengan China dan isu kemungkinan perubahan bobot MSCI bursa Indonesia,” ucapnya kepada CNBC Indonesia pada Senin (27/10/2025).

David mengatakan ke depan pergerakan rupiah terhadap dolar cenderung stabil di posisi Rp16,600 – Rp16,800 per dolar AS.

“Pergerakan rupiah ke depan cenderung stabil 16600-16800,” pungkasnya.

Ekonom Maybank Indonesia Myrdal Gunarto menjelaskan pelemahan rupiah terjadi wajar karena meningkatnya permintaan dolar secara musiman untuk kebutuhan bayar bunga utang luar negeri maupun impor.

“Saya lihat ini ada permintaan dolar yang memang secara musiman atau secara rutin itu meningkat pada akhir bulan. Biasalah itu untuk kebutuhan bayar bunga utang. Terutama utang luar negeri ya ataupun juga untuk pembayaran impor,” kata Myrdal kepada CNBC Indonesia pada Senin (27/10/2025).

Selain itu, adanya aksi ambil untung atau profit taking di SBN sehingga dana asing keluar dari pasar keuangan Indonesia.

“Terutama profit taking di government bond market, sudah kelihatan ya karena yield kita dalam beberapa bulan terakhir kan menurun. Jadi investor asing kelihatannya banyak yang keluar, sambil mereka menunggu nanti yield kita naik lagi,” katanya.

(ras/mij)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .