• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
EMAS Catat Pendapatan US,6 Juta per Kuartal I-2026

EMAS Catat Pendapatan US$2,6 Juta per Kuartal I-2026

June 29, 2026
Hashim Bantah Punya Kepemilikan Saham di FolaPlay

Hashim Bantah Punya Kepemilikan Saham di FolaPlay

June 29, 2026
COO Danantara Sambangi KPK, Minta Kawal Proyek Hilirisasi

COO Danantara Sambangi KPK, Minta Kawal Proyek Hilirisasi

June 29, 2026
Dony Oskaria Kawal Langsung Pelaporan LHKPN Pejabat BUMN

Dony Oskaria Kawal Langsung Pelaporan LHKPN Pejabat BUMN

June 29, 2026
Rosan Sebut Hibah Lippo Berdampak ke 600.000 Masyarakat

Rosan Sebut Hibah Lippo Berdampak ke 600.000 Masyarakat

June 29, 2026
Aksi Purbaya Selamatkan RI dari Perang Bunga Bank, Ekonomi Ngegas Lagi

Aksi Purbaya Selamatkan RI dari Perang Bunga Bank, Ekonomi Ngegas Lagi

June 29, 2026
Pasar Sepi, IHSG Ditutup Turun 1,28%

Pasar Sepi, IHSG Ditutup Turun 1,28%

June 29, 2026
Bursa RI Cetak Sejarah, Kantongi Laba Rp 1,07 T Sepanjang 2025

Bursa RI Cetak Sejarah, Kantongi Laba Rp 1,07 T Sepanjang 2025

June 29, 2026
Rupiah Menguat 0,39%, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.835

Rupiah Menguat 0,39%, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.835

June 29, 2026
Bos Bursa Baru Bidik Market Cap Rp30.000 T, Masuk 10 Besar Dunia

Bos Bursa Baru Bidik Market Cap Rp30.000 T, Masuk 10 Besar Dunia

June 29, 2026
Anthoni Salim Bagi-Bagi Dividen Indofood (ICBP) Rp 265/Saham

Anthoni Salim Bagi-Bagi Dividen Indofood (ICBP) Rp 265/Saham

June 29, 2026
Anthoni Salim Bagi-Bagi Dividen Indofood Rp 265/Saham

Anthoni Salim Bagi-Bagi Dividen Indofood Rp 265/Saham

June 29, 2026
Breaking News! IHSG Turun 1%

Breaking News! IHSG Turun 1%

June 29, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 29, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

EMAS Catat Pendapatan US$2,6 Juta per Kuartal I-2026

8 hours ago
in Market
EMAS Catat Pendapatan US,6 Juta per Kuartal I-2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatat pendapatan sebesar US$2,6 juta pada kuartal I 2026 setelah mencatatkan penjualan emas perdana pada Maret 2026. Selain itu, EBITDA tercatat negatif US$1 juta, sementara rugi bersih setelah kepentingan minoritas mencapai US$10,9 juta.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk. Boyke P. Abidin mengatakan, kinerja tersebut mencerminkan profil keuangan yang wajar bagi operasi tambang yang baru memasuki tahap produksi, dengan kontribusi penjualan yang baru tercatat sebagian pada kuartal berjalan, serta beban keuangan terkait revolving credit facility Perseroan.

Seiring peningkatan volume produksi dan penjualan secara bertahap dalam fase ramp-up, EMAS memperkirakan kinerja keuangan akan membaik pada kuartal berikutnya.

“Kuartal I 2026 merupakan periode penting bagi EMAS, seiring keberhasilan Tambang Emas Pani melakukan first gold pour pada Februari 2026 dan menyelesaikan penjualan emas perdana pada Maret 2026,” ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (29/6/2026).

Sepanjang periode tersebut, Pani memproduksi 1.818 ounces emas dan 3.500 ounces perak, serta mencatatkan penjualan emas perdana sebesar 516 ounces. “Capaian ini menandai awal transisi kami menjadi perusahaan produsen emas dan menjadi fondasi penting bagi fase ramp-up Pani ke depan,” tututnya.

Ia mengaku, Tambang Emas Pani terdorong oleh harga emas yang mendukung sepanjang kuartal tersebut, dengan harga jual rata-rata sebesar US$5.123 per ounce emas.

Biaya tunai tercatat sebesar US$969 per ounce di luar royalti, atau US$1.202 per ounce termasuk royalti, sehingga menghasilkan margin tunai sebesar US$3.921 per ounce pada fase awal ramp-up.

All-in sustaining cost (AISC) tercatat sebesar US$4.463 per ounce di luar royalti, atau US$4.696 per ounce termasuk royalti.

“Tingginya AISC mencerminkan tahap awal produksi, ketika biaya sustaining dan pengeluaran terkait ramp-up masih diserap oleh basis produksi yang terbatas,” ungkapnya.

EMAS memperkirakan biaya per unit akan berangsur normal seiring peningkatan volume produksi Tambang Emas Pani. Tambang Emas Pani tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai target produksi 100.000 hingga 115.000 ounces emas pada 2026, sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang telah disetujui.

Panduan biaya tunai berada pada kisaran US$900 hingga US$1.100 per ounce, sementara panduan AISC berada pada kisaran US$1.300 hingga US$1.450 per ounce, keduanya di luar royalti dan kredit perak. Produksi perak sebagai produk sampingan diperkirakan mencapai 100.000 hingga 200.000 ounces pada 2026.

Setelah periode kuartal I 2026, EMAS mengumumkan estimasi sumber daya mineral perdana untuk prospek Kolokoa sebesar 42 juta ton dengan kadar 0,33 gram per ton emas, yang mengandung sekitar 445.000 ounces emas.

Tambahan tersebut meningkatkan total inventaris sumber daya mineral Tambang Emas Pani dari 7,0 juta ounces menjadi sekitar 7,4 juta ounces emas, atau naik sekitar 6%.

Ke depan, EMAS akan tetap berfokus pada peningkatan produksi Tambang Emas Pani secara aman dan disiplin, optimalisasi biaya, serta pengembangan kapasitas pengolahan secara bertahap.

Dengan produksi perdana yang telah tercapai, panduan produksi 2026 yang jelas, peningkatan sumber daya mineral, serta akses ke pasar modal Indonesia dan internasional, Perseroan berada pada posisi yang baik untuk menciptakan nilai jangka panjang dari salah satu deposit emas primer paling signifikan di Asia.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Hashim Bantah Punya Kepemilikan Saham di FolaPlay

Hashim Bantah Punya Kepemilikan Saham di FolaPlay

June 29, 2026
COO Danantara Sambangi KPK, Minta Kawal Proyek Hilirisasi

COO Danantara Sambangi KPK, Minta Kawal Proyek Hilirisasi

June 29, 2026
Dony Oskaria Kawal Langsung Pelaporan LHKPN Pejabat BUMN

Dony Oskaria Kawal Langsung Pelaporan LHKPN Pejabat BUMN

June 29, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .