• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

July 4, 2025
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

September 21, 2026
Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

September 21, 2026
Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

September 21, 2026
Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

September 21, 2026
KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

September 21, 2026
Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

September 21, 2026
Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

September 21, 2026
Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

September 21, 2026
Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

September 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump

1 year ago
in News
Harga Minyak Dunia Koreksi, Ada Faktor Donald Trump
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta,CNBC Indonesia – Harga minyak global bergerak tipis pada perdagangan Jumat pagi (4/7/2025), di tengah sentimen pasar yang cenderung hati-hati menghadapi data ekonomi Amerika Serikat (AS) serta bayang-bayang kebijakan dagang Presiden Donald Trump.

Minimnya aktivitas juga dipengaruhi libur Hari Kemerdekaan AS, yang membuat volume perdagangan cenderung sepi.Mengacu data Refinitiv pukul 10.15 WIB, harga minyak mentah Brent kontrak September 2025 ditutup turun ke US$ 68,48 per barel, dari sebelumnya US$ 68,80.

Harga tertingginya menyentuh US$ 68,89 dan sempat menyentuh titik terendah di US$ 68,42. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) kontrak Agustus 2025 turun tipis ke US$ 66,78 per barel dari posisi sebelumnya US$ 67,03.

Pasar mencerna laporan ketenagakerjaan AS terbaru yang menunjukkan ketahanan ekonomi. Sebanyak 147.000 pekerjaan baru tercipta sepanjang Juni, sementara tingkat pengangguran menurun ke level 4,1%.

Data ini memperkuat spekulasi bahwa The Federal Reserve akan menahan suku bunga lebih lama guna menjaga stabilitas inflasi, meskipun tekanan dari sektor konsumsi mulai mereda.Namun, sorotan utama bukan hanya dari bank sentral.

Presiden Donald Trump kembali memicu ketegangan dengan menyatakan akan mulai mengirim surat pemberitahuan tarif kepada 10 negara mitra dagang besar. Tarif berkisar antara 20%-30% dan akan diberlakukan usai masa penangguhan 90 hari berakhir pada 9 Juli.

Belum ada kepastian dari pihak Uni Eropa maupun Jepang terkait respons terhadap ancaman ini.Di sisi pasokan global, OPEC+ diperkirakan akan menaikkan produksi sebesar 411.000 barel per hari mulai Agustus, sebagai bagian dari strategi untuk merebut kembali pangsa pasar yang terkikis.

Kabar ini bersumber dari empat pejabat OPEC+ yang terlibat dalam diskusi internal. Langkah tersebut bisa menambah tekanan ke pasar, meski efeknya belum terasa signifikan dalam jangka pendek.

Sementara itu, AS juga memperketat sanksi terhadap jaringan penyelundupan minyak Iran yang diduga menyamar sebagai minyak Irak, serta terhadap lembaga-lembaga keuangan yang terkait dengan Hizbullah.

Ketegangan geopolitik ini tetap menjadi variabel liar yang dapat memicu lonjakan harga sewaktu-waktu.Dengan berbagai sentimen yang saling tarik-menarik, investor kini menunggu arah yang lebih jelas, baik dari kebijakan The Fed maupun kepastian manuver dagang AS. Hingga saat ini, harga minyak masih bergerak dalam kisaran terbatas, mencerminkan kehati-hatian pelaku pasar global.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Mentah Naik, Terdampak Kebijakan Tarif Baru Trump




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .