• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Isu Sanksi Rusia

Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Isu Sanksi Rusia

October 29, 2025
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Isu Sanksi Rusia

10 months ago
in Market
Harga Minyak Dunia Melemah, Tertekan Isu Sanksi Rusia
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Harga minyak dunia kembali terkoreksi pada perdagangan Rabu (29/10/2025) pagi waktu Indonesia, setelah sempat menguat pada awal pekan.

Pelemahan ini terjadi di tengah laporan penurunan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS), namun tertahan oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi sanksi baru bagi Rusia dan rencana peningkatan produksi OPEC+.

Mengutip Refinitiv pada pukul 10.00 WIB, harga minyak Brent tercatat melemah 0,14% ke posisi US$64,31 per barel, dari sebelumnya US$64,40 per barel. Sementara harga West Texas Intermediate (WTI) turun 0,22% ke US$60,02 per barel, dibandingkan sehari sebelumnya di US$60,15 per barel.



Pelemahan tipis ini terjadi meski laporan American Petroleum Institute (API) menunjukkan penurunan stok minyak mentah AS sebesar 4,02 juta barel untuk pekan yang berakhir 24 Oktober.

Stok bensin juga menyusut 6,35 juta barel, sementara distilat berkurang 4,36 juta barel dibandingkan pekan sebelumnya. Menurut catatan Haitong Securities, “penurunan stok yang lebih besar dari perkiraan memicu lonjakan harga jangka pendek,” namun dorongan tersebut cepat teredam oleh faktor geopolitik dan prospek pasokan baru.

Analis pasar senior Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, menilai kombinasi antara penurunan stok dan risiko sanksi memang mendukung harga, tetapi ruang kenaikan tetap terbatas. “Kisah sanksi dan pasokan memperkuat harga, tapi sisi permintaan masih lemah dan kapasitas cadangan global masih besar,” ujarnya dikutip dari Reuters.

Pekan lalu, harga Brent dan WTI sempat mencatat kenaikan mingguan terbesar sejak Juni setelah Presiden AS Donald Trump memberlakukan sanksi terhadap perusahaan energi besar Rusia, termasuk Lukoil dan Rosneft, terkait konflik Ukraina. Namun, pasar mulai meragukan efektivitas sanksi tersebut dalam mengimbangi potensi kelebihan pasokan, sehingga harga kembali terkoreksi 1,9% pada sesi sebelumnya.

Sementara itu, Kremlin menegaskan bahwa Rusia tetap menawarkan energi “berkualitas tinggi dengan harga kompetitif”, dan menyerahkan keputusan pembelian sepenuhnya kepada negara mitra.

Sejumlah kilang di India dilaporkan menunda pembelian baru minyak Rusia sambil menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah, meski Indian Oil menyatakan masih akan melanjutkan impor selama tidak melanggar ketentuan sanksi.

Dari sisi pasokan, empat sumber yang mengetahui diskusi internal menyebut OPEC+ tengah mempertimbangkan kenaikan produksi sebesar 137.000 barel per hari pada Desember mendatang. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menjaga keseimbangan pasokan di tengah ketidakpastian geopolitik.

CEO Saudi Aramco menyebut permintaan minyak global masih tetap kuat bahkan sebelum sanksi diberlakukan, dengan permintaan dari China yang terus solid. Namun, analis menilai tekanan utama tetap datang dari sisi kebijakan moneter dan hubungan geopolitik besar dunia.

Memasuki paruh kedua pekan ini, pasar menanti keputusan suku bunga Federal Reserve serta hasil pertemuan antara pemimpin AS dan China, yang dinilai akan menjadi faktor penentu arah harga minyak dalam jangka pendek.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Dekati US$ 70, Ancaman Sanksi Trump ke Rusia Jadi Pemicu




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .