• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Stabil, Ketegangan Geopolitik Jadi Sorotan Pasar

Harga Minyak Stabil, Ketegangan Geopolitik Jadi Sorotan Pasar

July 31, 2025
Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

July 11, 2026
Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

July 11, 2026
Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

July 11, 2026
Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

Dukung B50, Pengusaha Bus & Logistik Minta Jaminan Kualitas B50

July 11, 2026
Penemuan 74 Kg Emas di Brankas

Penemuan 74 Kg Emas di Brankas

July 11, 2026
Potret 74 Kg Emas-Dolar AS Disita Polisi, Barang Bukti Kasus Korupsi

Potret 74 Kg Emas-Dolar AS Disita Polisi, Barang Bukti Kasus Korupsi

July 11, 2026
Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

Jumlah Tabungan Ideal Usia 50 Tahun Kata Ahli Keuangan, Sudah Punya?

July 11, 2026
Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

Nasib Ekspor Sawit RI Usai Kunjungan Modi

July 11, 2026
RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

RI Punya 5 Bendungan Baru Rp9,79 T, Dongkrak Produksi Padi 720.000 Ton

July 11, 2026
Patimban Bidik Rute Pelayaran Eropa dan AS

Patimban Bidik Rute Pelayaran Eropa dan AS

July 11, 2026
Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

Saat Presiden RI Rela Batalkan Proyek Strategis Demi Perbaiki Ekonomi

July 10, 2026
Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

Warga RI Kini Pilih Beli Mobil Murah, Penjualan LCGC Naik 14%

July 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 11, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Stabil, Ketegangan Geopolitik Jadi Sorotan Pasar

12 months ago
in Market
Harga Minyak Stabil, Ketegangan Geopolitik Jadi Sorotan Pasar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah global mengalami pergerakan campuran pada perdagangan Kamis (31/7/2025) pagi, di tengah ketegangan geopolitik yang terus membayangi pasar energi. Meski Brent terkoreksi tipis, harga minyak acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI), masih bertahan kokoh di kisaran US$70 per barel.

Mengacu pada Refinitiv pukul 10.05 WIB, harga minyak Brent kontrak pengiriman Oktober 2025 berada di posisi US$73,10 per barel. Angka ini melemah tipis 0,19% dari penutupan hari sebelumnya yang berada di US$73,24. Sementara itu, WTI tercatat stagnan di level US$70 per barel.



Dalam sepekan terakhir, harga Brent telah mencatat kenaikan sekitar 6,8%, menguat dari posisi US$68,44 pada Jumat pekan lalu. Kenaikan ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap potensi gangguan pasokan global, khususnya akibat tensi geopolitik yang kembali memanas.

Salah satu sentimen utama datang dari pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump yang memberi tenggat waktu 10 hari kepada Rusia untuk mengakhiri perang di Ukraina. Jika tidak, Trump mengancam akan memperluas sanksi, termasuk tarif baru atas ekspor minyak dan komoditas energi Rusia.

Ancaman ini turut disertai kritik terhadap India yang masih membeli minyak dan senjata dari Rusia. Trump bahkan mengisyaratkan bakal mengenakan tarif 25% atas ekspor India ke AS mulai Jumat ini. Hal ini memicu kekhawatiran investor bahwa pasokan global dari Rusia bisa terganggu lebih jauh, mengingat peran Rusia sebagai salah satu eksportir minyak terbesar dunia.

Namun, potensi penguatan harga tertahan oleh laporan terbaru dari Energy Information Administration (EIA) yang menunjukkan lonjakan tak terduga dalam stok minyak mentah AS. Persediaan minyak mentah AS meningkat sebesar 7,698 juta barel untuk pekan yang berakhir 25 Juli-kenaikan mingguan tertinggi sejak Januari. Sebelumnya, pasar memperkirakan penurunan 2,5 juta barel.

Kenaikan stok ini disebabkan kombinasi dari peningkatan produksi domestik dan impor, sementara ekspor justru menurun. Hal ini bisa menjadi sinyal bahwa pasokan domestik AS kembali melimpah dan dapat menahan laju kenaikan harga minyak ke depan.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Harga Minyak Dunia Bangkit, Ada Peran AS dan Iran




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

Perkuat Ekosistem Baterai EV, Industri Nikel Butuh Insentif Ini

July 11, 2026
Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

Dulu Jaga Warung di Petojo, Sekarang Kaya Raya Punya 23.000 Toko

July 11, 2026
Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

Malapetaka Topan Bavi Hantam Jepang, Bandara-Pelabuhan Lumpuh

July 11, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .