• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Stabil, Menjelang Keputusan The Fed & Ukraina-Rusia Damai

Harga Minyak Stabil, Menjelang Keputusan The Fed & Ukraina-Rusia Damai

December 9, 2025
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

August 24, 2026
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

August 24, 2026
PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US0.000

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000

August 24, 2026
Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Bos Danantara Buka-bukaan Rahasia Bisnis Emas ANTAM

Bos Danantara Buka-bukaan Rahasia Bisnis Emas ANTAM

August 24, 2026
Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

Sah! DPR Setujui Sarjito Jadi Bos OJK Pengawas Bursa Mineral

August 24, 2026
Danantara Mulai Invasi Global, dari Mekah sampai Filipina

Danantara Mulai Invasi Global, dari Mekah sampai Filipina

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, August 24, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Harga Minyak Stabil, Menjelang Keputusan The Fed & Ukraina-Rusia Damai

9 months ago
in News
Harga Minyak Stabil, Menjelang Keputusan The Fed & Ukraina-Rusia Damai
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Harga minyak dunia bergerak stabil pada perdagangan Selasa pagi (9/12/2025). Berdasarkan Refinitiv pada pukul 10.05 WIB, harga minyak Brent berada di US$62,39 per barel, sedangkan WTI berada di US$ 58,74 per barel.

Brent cenderung mendatar dibanding posisi kemarin di US$62,49, sementara WTI turun tipis dari US$58,88.



Stabilnya harga minyak hari ini terjadi setelah kontrak global sempat merosot sekitar 2% pada sesi sebelumnya, dipicu oleh meningkatnya produksi Irak dan kehati-hatian pasar terhadap perkembangan geopolitik.

Pelaku pasar mencermati perkembangan pembicaraan damai antara Ukraina dan Rusia. Melansir Reuters, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dijadwalkan menyerahkan rancangan revisi rencana damai kepada Amerika Serikat setelah bertemu dengan para pemimpin Eropa di London.

Analis KCM Trade, Tim Waterer, menilai pergerakan harga masih akan berkutat di kisaran yang sempit.

“Minyak masih berada dalam rentang perdagangan yang sempit sambil menunggu arah jelas dari hasil pembicaraan damai,” ujarnya.

Waterer juga menambahkan bahwa kegagalan pembicaraan berpotensi mengerek harga lebih tinggi, sementara kemajuan diplomatik yang membuka peluang peningkatan pasokan Rusia justru dapat menekan harga.

Sentimen lainnya datang dari peningkatan produksi minyak Irak di ladang West Qurna 2 yang dikelola Lukoil, salah satu ladang terbesar di dunia. Lonjakan produksi ini menyebabkan harga minyak anjlok lebih dari US$1 pada perdagangan Senin (8/12).

Di sisi lain, negara-negara G7 dan Uni Eropa tengah mempertimbangkan langkah mengganti mekanisme batas harga minyak Rusia dengan pelarangan penuh layanan maritim, sebuah langkah yang bertujuan mempersempit ruang pendapatan energi Moskow.

Dari sisi makroekonomi, pasar menantikan keputusan The Federal Reserve yang akan diumumkan Rabu waktu AS. Probabilitas sebesar 87% menunjukkan bank sentral AS kemungkinan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin.

Keputusan ini dianggap krusial karena dapat memengaruhi kekuatan dolar AS serta ekspektasi permintaan energi global dalam beberapa bulan ke depan.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .