• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Turun di Bawah US, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya

July 30, 2026
Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

July 30, 2026
Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

July 30, 2026
Suku Bunga The Fed Ditahan, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

Suku Bunga The Fed Ditahan, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

July 30, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Efeknya ke Pasar Saham & SBN?

The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Efeknya ke Pasar Saham & SBN?

July 30, 2026
Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih

Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih

July 30, 2026
Breaking News! IHSG Melesat 1,17%

Breaking News! IHSG Melesat 1,17%

July 30, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Dibuka Menguat & Rupiah Melemah

The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Dibuka Menguat & Rupiah Melemah

July 30, 2026
Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

July 30, 2026
Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?

Kuota Produksi Batu Bara Direvisi, Kontraktor Ikut Diuntungkan?

July 30, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Gembok Saham RGAS

July 30, 2026
Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050

Rupiah Dibuka Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp18.050

July 30, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Naik 0,31% ke Level 6.110

IHSG Sesi I Dibuka Naik 0,31% ke Level 6.110

July 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya

2 hours ago
in Lifestyle
Harga Minyak Turun di Bawah US, Ini Penyebabnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Kamis (30/7/2026), setelah sehari sebelumnya melonjak tajam akibat meningkatnya eskalasi konflik Amerika Serikat (AS)-Iran. Berdasarkan data Refinitiv hingga pukul 11.00 WIB, harga minyak Brent berada di US$89,60 per barel, turun 1,26% dibanding penutupan sebelumnya di US$90,74 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 0,97% menjadi US$83,64 per barel dari US$84,46 per barel.

Pelemahan tersebut hadir setelah reli besar pada Rabu. Dalam sehari, Brent sempat melonjak hampir 8% dan WTI lebih dari 6%, membalikkan penurunan sekitar 5% yang terjadi sehari sebelumnya ketika pasar sempat berharap ketegangan geopolitik mulai mereda.



Meski harga kini terkoreksi, level minyak masih jauh lebih tinggi dibanding awal pekan. Dibandingkan posisi 20 Juli, Brent telah naik sekitar 0,43%, sedangkan WTI menguat 0,49%. Sementara jika dibandingkan harga 28 Juli, kenaikannya bahkan mencapai sekitar 6,6% untuk Brent dan 5,5% untuk WTI.

Pergerakan harga kali ini dipengaruhi perkembangan terbaru di jalur distribusi minyak global. Data pelayaran awal memperlihatkan 39 kapal komoditas melintasi Selat Bab el-Mandeb menuju Laut Merah pada Selasa, menjadi jumlah tertinggi sejak 19 Juli.

Di sisi lain, kapal yang melintas di Selat Hormuz masih sangat terbatas. Kondisi tersebut memberi sinyal bahwa pasokan minyak masih dapat keluar dari kawasan Timur Tengah melalui rute alternatif, sehingga sebagian premi risiko yang sempat mendorong harga mulai berkurang. Analis IG Tony Sycamore menilai semakin lama situasi ini berlangsung, semakin besar peluang pelaku pasar mengembangkan jalur distribusi lain yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap Selat Hormuz.

Meski begitu, risiko geopolitik belum surut. Iran menolak usulan Oman mengenai pengelolaan bersama Selat Hormuz. Pada saat yang sama, serangan udara gabungan AS dan Arab Saudi menghantam kelompok paramiliter pro-Iran di Irak sebagai balasan atas serangan drone ke fasilitas minyak Saudi. Iran kemudian mengaku menyerang pangkalan AS di Yordania serta tiga kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz melalui jalur yang disebut tidak sah.

Di Laut Merah, Arab Saudi dikabarkan tengah membangun koalisi untuk melindungi jalur pelayaran dari ancaman Houthi, setelah kelompok tersebut sebelumnya mengumumkan blokade laut terhadap Saudi dan memperluas serangan ke kapal tanker di sekitar Bab el-Mandeb.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0

Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 30, 2026
Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

July 30, 2026
Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

July 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .