• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Hashim Djojohadikusumo Akui Kekayaannya Berasal dari Bisnis Fosil

Hashim Djojohadikusumo Akui Kekayaannya Berasal dari Bisnis Fosil

August 26, 2026
Destry Gandeng PT DSI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

Destry Gandeng PT DSI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

August 26, 2026
Sentimen Ini Bikin Rupiah Menguat ke Rp 17.600 per USD

Sentimen Ini Bikin Rupiah Menguat ke Rp 17.600 per USD

August 26, 2026
Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite

Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite

August 26, 2026
BI Pastikan Penempatan SAL Aman, Destry: Kami Sudah Koordinasi

BI Pastikan Penempatan SAL Aman, Destry: Kami Sudah Koordinasi

August 26, 2026
Ini Potret Aida S. Budiman Calon Bos Senior BI dengan 7 Misi Besar

Ini Potret Aida S. Budiman Calon Bos Senior BI dengan 7 Misi Besar

August 26, 2026
Calon DGS Aida Ungkap Cara BI Tangani Kekeringan Likuiditas di Himbara

Calon DGS Aida Ungkap Cara BI Tangani Kekeringan Likuiditas di Himbara

August 26, 2026
Danantara Siap Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 254, Ini Tujuannya

Danantara Siap Pangkas Perusahaan BUMN Jadi 254, Ini Tujuannya

August 26, 2026
COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan

COO Danantara Ungkap Jurus Memperkuat BUMN Hingga Bisa Cuan

August 26, 2026
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.695

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.695

August 26, 2026
Jadikan BI Bank Sentral Terbaik di Negara Berkembang

Jadikan BI Bank Sentral Terbaik di Negara Berkembang

August 26, 2026
Purbaya Disodori Keluhan Biaya Kargo, Kini Lampaui Tiket Penumpang!

Purbaya Disodori Keluhan Biaya Kargo, Kini Lampaui Tiket Penumpang!

August 26, 2026
Calon Gubernur BI Destry Ungkap Cara Bantu Pemerintah Kejar Target 8%

Calon Gubernur BI Destry Ungkap Cara Bantu Pemerintah Kejar Target 8%

August 26, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 26, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Hashim Djojohadikusumo Akui Kekayaannya Berasal dari Bisnis Fosil

52 minutes ago
in News
Hashim Djojohadikusumo Akui Kekayaannya Berasal dari Bisnis Fosil
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim Hashim Djojohadikusumo mengaku, sumber pundi-pundi kekayaannya sebagian besar berasal dari bisnis sektor energi dan pertambangan, termasuk energi fosil seperti minyak dan gas bumi.

“Meskipun saya adalah utusan khusus Presiden Indonesia untuk iklim dan energi, ini adalah rahasia umum, saya tidak menyembunyikan in, bahwa sebagian besar kekayaan pribadi saya ada di bahan bakar fosil,” ujarnya dalam acara Internasional Indonesia CCS Forum 2026 di Hotel Mulia Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Hashim mengungkapkan, Ia menggeluti bisnis di sektor sektor migas dan pertambangan dalam kurun waktu selama puluhan tahun. “Bisnis minyak dan gas selama 34 tahun. Ya. Saya sudah di minyak dan gas lebih lama daripada beberapa dari Anda sejak Anda lahir, sejujurnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, Hashim mengaku, pemerintah berkomitmen untuk mendorong net zero emisi pada tahun 2060. Namun, menurutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia tak luput dari berkat sumber daya alam yang melimpah termasuk kekayaan hasil bumi.

Hashim optimis bahwa pemerintah Indonesia dapat terus mendorong pencapaian target net zero emission pada 2060, tanpa mengorbankan agenda pertumbuhan ekonomi nasional pemerintah yang ditargetkan mencapai 8%.

“Pak Prabowo merasa bahwa kita bisa mempercepatnya, tetapi Indonesia tidak ingin melakukan bunuh diri ekonomi. Kita ingin memiliki pertumbuhan setidaknya 8% dari beberapa tahun ke depan, dan salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan dan menggunakan semua yang kita miliki, termasuk bahan bakar fosil dan sumber energi,” ungkapnya.

Hashim memaparkan, di tengah ketergantungan terhadap sumber daya alam, Ia melihat potensi tersebut dapat tercipta dari teknologi penangkapan dan pemanfaatan karbon atau carbon capture, utilization and storage (CCUS) sebagai salah satu solusi untuk menjaga industri energi sekaligus menekan emisi.

Ia menjabarkan, perkembangan teknologi dapat dimulai dari mengubah cara pandang terhadap karbon dioksida (CO2). Jika selama ini CO2 dianggap sebagai beban bagi industri, khususnya industri minyak dan gas, kini gas tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Ia menjelaskan lebih jauh, mikroalga dapat dikembangkan untuk menghasilkan biofuel sekaligus pakan ternak. Sejumlah eksperimen juga telah dilakukan untuk memanfaatkan CO2 dalam produksi mikroalga. Menurutnya, CO2 justru dapat meningkatkan produksi mikroalga.

“Faktanya, karbon dioksida Anda akan menjadi aset positif, bukan liabilitas di neraca Anda. Ini adalah sesuatu yang ingin saya bagikan kepada Anda,” ucapnya.

Pemanfaatan mikroalga, lanjutnya, tidak hanya berpotensi menghasilkan biofuel dan pakan ternak. Teknologi tersebut juga dapat digunakan untuk menghasilkan spirulina dan chlorella yang memiliki kandungan protein tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan maupun pakan.

Selain pemanfaatan CO2 melalui mikroalga, perkembangan teknologi penangkapan karbon juga ditunjukkan melalui eksperimen teknologi asal Jepang di Petrokimia Gresik. Hashim mengatakan teknologi tersebut dilaporkan mampu mengurangi emisi karbon sekitar 90%-95%.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Destry Gandeng PT DSI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

Destry Gandeng PT DSI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa

August 26, 2026
Sentimen Ini Bikin Rupiah Menguat ke Rp 17.600 per USD

Sentimen Ini Bikin Rupiah Menguat ke Rp 17.600 per USD

August 26, 2026
Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite

Purbaya Angkat Bicara Soal Desil di Rencana Pembatasan Pertalite

August 26, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .