• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Ambruk 3,8%, Lo Kheng Hong: Peluang Emas

IHSG Ambruk 3,8%, Lo Kheng Hong: Peluang Emas

October 27, 2025
Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

July 18, 2026
Pasar Pantau Penilaian MSCI Cs, Apa Efeknya ke Bursa Saham?

Pasar Pantau Penilaian MSCI Cs, Apa Efeknya ke Bursa Saham?

July 18, 2026
Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK

Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK

July 18, 2026
Terbaru, Ketentuan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI 18 Juli 2026

Terbaru, Ketentuan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI 18 Juli 2026

July 18, 2026
Bursa Asia Kebakaran, IHSG Dapat Untung?

Bursa Asia Kebakaran, IHSG Dapat Untung?

July 17, 2026
DPR, BI & OJK Kumpul Sama Investor di BEI, Saham Hijau Sepanjang Hari!

DPR, BI & OJK Kumpul Sama Investor di BEI, Saham Hijau Sepanjang Hari!

July 17, 2026
Asing Kalap Borong Saham Bank, Catat Net Buy Rp 638,6 Miliar

Asing Kalap Borong Saham Bank, Catat Net Buy Rp 638,6 Miliar

July 17, 2026
DJP Mulai Bidik Wajib Pajak Baru, Sisir Data Rekening-Plat Nomor

DJP Mulai Bidik Wajib Pajak Baru, Sisir Data Rekening-Plat Nomor

July 17, 2026
Usai BI Batasi Beli Dolar US.000, Begini Kondisi di Money Changer

Usai BI Batasi Beli Dolar US$10.000, Begini Kondisi di Money Changer

July 17, 2026
IHSG Lawan Arus! Naik 1,1% Saat Bursa Asia Kebakaran

IHSG Lawan Arus! Naik 1,1% Saat Bursa Asia Kebakaran

July 17, 2026
BI Klaim Likuiditas Perbankan Masih Longgar, Beri Bukti Ini

BI Klaim Likuiditas Perbankan Masih Longgar, Beri Bukti Ini

July 17, 2026
IHSG Naik 1,1%, Volume Pasar Naik dan Emiten Bank Diserbu

IHSG Naik 1,1%, Volume Pasar Naik dan Emiten Bank Diserbu

July 17, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 18, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

IHSG Ambruk 3,8%, Lo Kheng Hong: Peluang Emas

9 months ago
in News
IHSG Ambruk 3,8%, Lo Kheng Hong: Peluang Emas
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Investor kawakan Lo Kheng Hong merespons pasar saham Indonesia pada perdagangan sesi I hari ini yang amblas diatas 3,5%.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak pada rentang 7.959,17-8.354,67. Lebih dari 500 saham turun dan pasar kehilangan kapitalisasi Rp 639 triliun dalam hitungan menit.

Namun, Lo Kheng Hong memandang kondisi ini menjadi momentum terbaik dalam mengakumulasi saham-saham berkinerja baik. 

“Penurunan harga saham adalah peluang emas, di mana Investor bisa membeli wonderful company di harga discount,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Senin (27/10).

Indeks mendadak ambruk hari ini disebabkan oleh koreksi tajam di sejumlah saham konglomerat, khususnya emiten milik Prajogo Pangestu dan Hapsoro.

Secara total, saham Prajogo menyeret IHSG turun lebih dari 84,8 indeks poin. Penurunan terbesar terjadi di saham Barito Renewables Energy (BREN) yang kembali bertengger di level 8.000, setelah sebelumnya berada di level 9.000 lebih.

Secara individu, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menjadi saham dengan bobot indeks terbesar. DSSA yang turun 13,42% menyumbang -52,64 indeks poin.

Lo Kheng Hong sempat membocorkan strategi investasinya yaitu memburu saham emiten yang memiliki prospek cemerlang. Investor ini dikenal dengan strategi value investing-nya,

Ia memandang, banyak saham-saham perusahaan bagus di Bursa Efek Indonesia (BEI) namun memiliki harga saham yang undervalue alias murah ketimbang valuasi aslinya.

Namun dia menegaskan perlu kecermatan dari investor dalam melihat kesempatan saham mana yang masuk dalam kategori ini.

Analoginya, jika cermat investor bisa membeli saham di harga bajaj, padahal aslinya harga saham tersebut masuk kategori lebih tinggi alias masuk tipe mobil Mercedes Benz (Mercy).

“Di dunia nyata tidak ada orang yang menjual Mercy harga Bajaj, tapi di bursa saham banyak,” ujarnya.

Untuk menemukan wonderful company di pasar saham, kata Lo, kunci sederhananya adalah dari valuasi price to earnings (PER) dan price to book (PBV).

“Sebenarnya cuma melakukan penambahan, pembagian, pengurangan, perkalian, yang simple tapi ini sempurna,” imbuhnya.

Setelah membeli saham dengan PER dan PBV rendah, lanjutnya, tentu memerlukan waktu agar saham dengan harga Bajaj ini untuk bisa kembali ke harga Mercy. Dalam hal ini, kesabaran investor harus diuji.

“Memang kesabaran adalah ilmu tingkat tinggi, belajarnya setiap hari, ujiannya sering mendadak, tetapi investor yang lulus ujian akan mendapat cuan yang besar,” sebutnya.

Untuk bisa mencapai tahapan melakukan value investing atau investasi dengan prinsip nilai, diakuinya memang tidak mudah.

Sebab di masa awalnya berinvestasi kurang lebih 32 tahun silam, seorang Lo Kheng Hong pun pernah merasakan menjadi investor yang ikut-ikutan karena belum paham cara berinvestasi yang benar.

“Saya sama sekali buta dengan saham, jadi saya beli saham tanpa pengetahuan sama sekali. Waktu itu strategi saya bukan value investing tapi pertama kali itu adalah beli saham IPO [initial public offering], ketika listing saya jual. Itu strategi saya, itu yang 32 tahun yang lalu,” terang dia.

Langkah ini dilakukan karena melihat tren saham-saham yang baru melakukan IPO lalu sahamnya naik. Namun sayangnya, ketika pertama kali mencoba dia malah mengalami kerugian padahal demand atas saham tersebut cukup tinggi.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, dia banyak belajar mulai dengan memahami kinerja emiten dan strategi investasi dari investor yang sudah lebih dulu sukses, seperti Warren Buffet. Dia juga mulai memperhatikan kondisi pergerakan harga saham untuk menentukan posisinya.

“Jadi saya selalu mikirin safety, tidak mengejar yang naik tapi membeli saham yang belum naik,” imbuhnya.

Pergerakan saham ‘Mercy’ ini, menurut dia tercermin dalam kondisi pandemi. Sebab banyak saham-saham dengan kondisi fundamental baik justru banyak dilepas investor saat ini.

Dia menilai kondisi ini hanya terjadi dalam jangka pendek saja, untuk jangka panjang nantinya akan terseleksi mana saham yang benar-benar memiliki potensi kenaikan karena fundamentalnya baik.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Banyak Dilakukan Warga RI, Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Miskin




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

Resmi! Apple Salip Nvidia Jadi Perusahaan Paling Bernilai di Dunia

July 18, 2026
Pasar Pantau Penilaian MSCI Cs, Apa Efeknya ke Bursa Saham?

Pasar Pantau Penilaian MSCI Cs, Apa Efeknya ke Bursa Saham?

July 18, 2026
Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK

Video: Jawab Sentimen MSCI hingga S&P, OJK

July 18, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .