• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 0,59%, DSSA dan BREN Ambruk

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 0,59%, DSSA dan BREN Ambruk

April 21, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 0,59%, DSSA dan BREN Ambruk

6 months ago
in Lifestyle
IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 0,59%, DSSA dan BREN Ambruk
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi 1 ditutup di level 7.549,41, Selasa (21/4/2026). Indeks turun 44,7 poin atau 0,59%. 

IHSG mengalami koreksi, meskipun saham yang berada di zona hijau lebih banyak. Tercatat 373 saham naik, 315 turun, dan 271 tidak bergerak. 

Nilai transaksi mencapai Rp 9,79 triliun. Sebanyak 22,83 miliar saham berpindah tangan dalam 1,55 juta kali transaksi. 

Hingga jeda makan siang, BBRI dan BRPT menjadi saham dengan nilai transaksi terbesar, dengan masing-masing Rp 1,75 triliun dan Rp 1,35 triliun. 

Mengutip Refinitiv, ada empat saham yang menjadi pemberat utama IHSG siang ini. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang turun 13,15% ke level 2.840 berkontribusi -37,92 poin. Begitu pula dengan Barito Renewables Energy (BREN) yang berkontribusi -17,52 poin. 

Saham keduanya anjlok seiring dengan potensi didepak dari indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

MSCI menegaskan bahwa saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC) berpotensi dikeluarkan dari indeks, mengikuti kebijakan global yang berlaku.

Dalam konteks tersebut, BREN dan DSSA termasuk dalam daftar 9 saham HSC yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodia Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Tercatat, BBRI juga masuk dalam daftar top laggards siang ini. BBRI menyeret IHSG sebesar 26,66 poin. Emiten bank jumbo ini koreksi 4,94% seiring dengan memasuki periode ex dividend hari ini. 

Sebagaimana diketahui, MSCI telah mengumumkan pembaruan terkait evaluasi free float sekuritas Indonesia per 20 April 2026, sebagai tindak lanjut dari kebijakan pembekuan rebalancing indeks yang telah disampaikan sebelumnya pada Januari 2026.

Dalam pernyataannya, MSCI menyoroti adanya kebijakan reformasi transparansi pasar modal yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BEI, dan KSEI.

Dalam tinjauan indeks Mei 2026, MSCI memutuskan untuk mempertahankan kebijakan sementara, yakni tetap membekukan peningkatan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), tidak menambahkan saham baru ke dalam indeks MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta tidak melakukan kenaikan kelas saham antar segmen kapitalisasi.

Selain itu, MSCI dapat menggunakan data keterbukaan pemegang saham 1% untuk menyesuaikan estimasi free float jika diperlukan. Namun, data baru lainnya belum akan dimasukkan dalam perhitungan indeks hingga proses evaluasi selesai dan masukan dari pelaku pasar telah dipertimbangkan.

Ke depan, MSCI membuka ruang bagi masukan dari pelaku pasar terkait efektivitas kebijakan baru tersebut. Pembaruan lanjutan diharapkan akan disampaikan dalam Market Accessibility Review yang dijadwalkan pada Juni 2026.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .