• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

April 23, 2026
Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, October 6, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

6 months ago
in News
IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi 1 di zona merah, Kamis (23/4/2026). IHSG ditutup turun 95,64 poin atau -1,27% ke level 7.445,97.

Sebanyak 471 saham turun, 236 naik, dan 252 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 11,67 triliun, melibatkan 31,09 miliar saham dalam 1,88 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar turun menjadi Rp 13.269 triliun. 

Adapun saham-saham konglomerasi bisnis Prajogo Pangestu tercatat ambruk berjamaah pada perdagangan hari ini. Saham BREN dan DSSA yang terdampak pengumuman MSCI terbaru masih menjadi beban utama IHSG.

BREN yang turun 8,52% lebih berkontribusi sebesar 16,97 poin terhadap penurunan IHSG. Kemudian DSSA yang anjlok 4,38% menyumbang -9,7 poin.

Selain itu sejumlah saham komoditas juga ikut membebani IHSG, seperti Amman Mineral (AMMN), Bumi Resources Minerals (BRMS), dan Bayan Resources (BYAN).

Sebagaimana diketahui, BREN dan DSSA mendapatkan tekanan jual besar sejak pengumuman dari MSCI. Indeks global itu mengumumkan akan mendepak saham yang tercatat dalam daftar High Shareholder Concentration (HSC) yang dikeluarkan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Diketahui BREN dan DSSA tercatat di antara 9 saham yang masuk daftar HSC.

Investor asing tercatat kompak secara masif melepas saham BREN dan DSSA pada perdagangan kemarin. Keputusan MSCI untuk mengeksekusi penghapusan emiten HSC pada Mei mendatang akan memicu restrukturisasi portofolio asing yang terukur. Penghapusan saham seperti BREN dan DSSA diproyeksikan akan memaksa likuidasi dana pasif sekitar Rp25,5 triliun.

Sementara itu, pasar minyak dunia kembali bergejolak. Pada perdagangan Kamis pagi pukul 10.10 WIB, harga minyak melanjutkan reli tajam setelah ketegangan di Selat Hormuz semakin dalam.

Melansir Refinitiv, minyak mentah Brent berada di US$103,93 per barel, naik dari penutupan sebelumnya di US$101,91. Sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat ke US$95,05 per barel, dari US$92,96.

Kenaikan ini datang setelah sehari sebelumnya harga juga melonjak lebih dari 3%. Brent pada penutupan Rabu sempat naik US$1,85 atau 1,82%, sedangkan WTI bertambah US$1,91 atau 2,05%. Artinya, pasar sedang menempatkan premi risiko geopolitik dalam skala besar ke harga energi. Dalam kurang dari sepekan, Brent sudah naik dari US$90,38 pada 17 April menjadi nyaris US$104 pagi ini.

Akar kegelisahan pasar berada di Selat Hormuz, jalur sempit yang selama ini menjadi urat nadi perdagangan minyak global.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

Kemenkeu Gelar Lelang Sukuk Hari ini, Target Raup Rp10 Triliun

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .