• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Indika Energy (INDY) Bikin 2 Anak Usaha Baru, Garap Bisnis Ini

Indika Energy (INDY) Bikin 2 Anak Usaha Baru, Garap Bisnis Ini

January 15, 2026
Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

May 21, 2026
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

May 21, 2026
IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

May 21, 2026
Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

May 21, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 2%

Breaking News! IHSG Anjlok 2%

May 21, 2026
BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

May 21, 2026
Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

May 21, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

May 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, May 21, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Indika Energy (INDY) Bikin 2 Anak Usaha Baru, Garap Bisnis Ini

4 months ago
in ENTREPRENEUR
Indika Energy (INDY) Bikin 2 Anak Usaha Baru, Garap Bisnis Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten energi PT Indika Energy Tbk (INDY) mengumumkan pembentukan anak usaha baru yang berbisnis di bidang manufaktur kendaraan bermotor melalui dua entitas anaknya, PT Energi Makmur Buana (EMB) dan PT Mitra Motor Group (MMG), pada 12 Januari 2026.

Anak usaha tersebut bernama PT INVI Manufaktur Andalan Indonesia (IMAI). Dengan ini, IMAI akan menjalankan kegiatan usaha di bidang industri kendaraan bermotor roda empat atau lebih dan industri trailer dan semi trailer.

“Dengan pembentukan anak perusahaan ini, Perseroan akan memiliki anak usaha baru yang laporan keuangannya akan terkonsolidasi,” jelas manajemen INDY dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa, (15/1/2026).

Untuk diketahui, EMB dan MMG merupakan anak perusahaan yang lebih dari 99% sahamnya dimiliki secara tidak langsung oleh PT Indika Energy Tbk. Manajemen Indika Energy menyatakan bahwa pendirian anak usaha ini tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

“Pembentukan ini dilakukan sesuai dengan strategi bisnis diversifikas Perseroan serta untuk memastikar agar Perseroan fokus
pada pelaksanaan kegiatan usaha yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Sebelumnya, emiten terafiliasi konglomerat Arsjad Rasjid ini menegaskan akan melakukan efisiensi operasional dan fokus menggarap proyek tambang emas untuk memperbaiki kinerja keuangannya yang sempat anjlok di kuartal III-2025.

Presiden Direktur Indika Energy Aziz Armand menyebut, kondisi industri batu bara masih menantang. Namun, tren pemulihan mulai terlihat sejak Juli seiring membaiknya keseimbangan supply-demand.

Dia menambahkan bahwa perusahaan akan meningkatkan fokus pada cost efficiency di tahun 2026. Strategi utama INDY akan beralih pada cash preservation dan refocusing belanja modal untuk stabilitas jangka panjang.

Selain itu, perseroan memastikan bahwa sebagian besar capital expenditure tahun depan akan diarahkan untuk pengembangan tambang emas Awak Mas. Fokus tersebut sejalan dengan strategi diversifikasi bisnis non-batubara.

“Memang fokus kita adalah supaya tambang emas ini bisa mencapai atau menyelesaikan konstruksinya dan mulai komersialnya di awal tahun 2027, ataupun di akhir penyelesaian akhir 2026,” jelas Aziz dalam paparan publik INDY, Kamis, (27/11/2025).

Sekadar mengingatkan, emiten pertambangan ini pada 9 bulan pertama 2025 anjlok 99% ke US$497 ribu dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu alias year on year (YoY). Performa INDY terutama ditekan oleh penurunan pendapatan, utamanya akibat penurunan harga rata-rata batu bara dan volume penjualan perseroan.

Sementara pendapatannya sebesar US$1,4 miliar atau turun 19% (YoY), lebih rendah dari US$1,78 miliar yang diraih pada periode yang sama tahun lalu. Namun beban pokok kontrak dan penjualan mengecil dari US$1,51 miliar selama 9M24 menjadi US$1,24 miliar selama sembilan bulan pertama tahun ini.

 

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

May 21, 2026
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .