• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Berdatangan ke RI, 6 KEK Baru Segera Dibuka

Investor Berdatangan ke RI, 6 KEK Baru Segera Dibuka

July 8, 2026
AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Langsung Terbang 2% ke US,91

AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Langsung Terbang 2% ke US$75,91

July 8, 2026
Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan Ngacir?

Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan Ngacir?

July 8, 2026
Bos BEI Buka Suara Soal Pengumuman S&P

Bos BEI Buka Suara Soal Pengumuman S&P

July 8, 2026
Danantara Merger 4 BUMN Asset Management, MI Ini Jadi Surviving Entity

Danantara Merger 4 BUMN Asset Management, MI Ini Jadi Surviving Entity

July 8, 2026
Breaking News! Dolas AS Kembali Tembus Rp18.000/US$

Breaking News! Dolas AS Kembali Tembus Rp18.000/US$

July 8, 2026
Breaking News! Dolas AS Kembali Tembus Rp18.000/US$

Breaking News! Dolas AS Kembali Tembus Rp18.000/US$

July 8, 2026
Nasib Pasar Modal RI Saat Indonesia Masuk Watchlist S&P DJI

Nasib Pasar Modal RI Saat Indonesia Masuk Watchlist S&P DJI

July 8, 2026
Tiba-Tiba Muncul Gugatan Baru Hotel Sultan

Tiba-Tiba Muncul Gugatan Baru Hotel Sultan

July 8, 2026
Ada Peringatan Dari S&P, IHSG Anjlok ke Zona Merah

Ada Peringatan Dari S&P, IHSG Anjlok ke Zona Merah

July 8, 2026
Emiten RS Grup Emtek Kantongi Kredit Rp4 T dari CIMB Niaga & OCBC

Emiten RS Grup Emtek Kantongi Kredit Rp4 T dari CIMB Niaga & OCBC

July 8, 2026
Hari Pertama Diperdagangkan, Saham Emiten Healthcare (EMMI) Naik 11,7%

Hari Pertama Diperdagangkan, Saham Emiten Healthcare (EMMI) Naik 11,7%

July 8, 2026
Perdana Melantai, Harga Saham Emiten Grup Djarum (BACH) Mentok Atas

Perdana Melantai, Harga Saham Emiten Grup Djarum (BACH) Mentok Atas

July 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, July 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Investor Berdatangan ke RI, 6 KEK Baru Segera Dibuka

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Investor Berdatangan ke RI, 6 KEK Baru Segera Dibuka
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintah tengah mengupayakan pembukaan enam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru, yang saat ini menunggu penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar regulasi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, sekaligus menjelaskan bahwa tiap KEK harus memiliki satu PP tersendiri sebagai landasan hukum dalam operasional.

“Ada enam KEK yang masih menunggu persetujuan PP-nya, karena satu KEK harus satu PP,” ujar Susiwijono yang akrab dipanggil Susi, kepada pewarta di Kantor Kemenko Perekonomian pada Senin (6/7/2026).

Susiwijono turut membeberkan bahwa minat investor untuk berinvestasi di Kawasan ekonomi Khusus (KEK) sangat besar hingga minta perluasan di kawasan yang sudah ada.

Perluasan investasi yang masuk sangat besar,” ucapnya.

Beberapa waktu lalu, Susi mengungkapkan mengungkapkan bahwa investor asing mengajukan penambahan lahan di tiga KEK tersebut untuk investasi.

“KEK manufaktur terbesar Itu mulai Gresik, kemudian Kendal, dan Galang Batang yang di Bintan. Itu tiga-tiganya itu mengajukan perluasan lahan, kawasan perluasan. Kenapa? Karena investasi yang ada itu sudah penuh dan yang mau datang investor asing itu ngantri,” ucapnya saat ditemui pewarta di Kantor Kemenko Ekonomi, dikutip Senin (6/7/2026).

Susi mengatakan bahwa potensi dari dari perluasan di tiga KEK tersebut bisa mencapai Rp557 triliun.

“Tadi pagi saya diskusi dengan teman-teman potensi untuk masuk tambahannya yang asing yang mau masuk Di tiga KEK saja kita hitung sekitar Rp557 triliun. Ultimate ya, tidak dalam waktu segera,” ucapnya.

Susi mengatakan bahwa investor asing meminta perluasan lahan KEK sebanyak dua kali lipat dari yang sudah ada untuk kepentingan investasi.

Misalnya Gresik diminta untuk perluasan kira-kira 1.200 hektare lagi. Kemudian juga di Kendal juga meminta tambah 1.000 hektare dan Galang Batang di Bintan meminta tambahan 2.600 hektare.

Susi mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa investor asing masih memiliki kepercayaan untuk investasi di Indonesia.

“Kalau ditanya, apakah investor asing masih percaya dengan Indonesia Membawa investasi. Nah ini faktanya tiga KEK terbesar manufaktur Mengajukan perluasan lahan rata-rata dua kali lipatnya lagi,” imbuhnya.

Meskipun demikian, Susi juga menambahkan bahwa perkembangan KEK di luar Pulau Jawa juga tak kalah pesat hingga diburu investor.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Langsung Terbang 2% ke US,91

AS Kembali Serang Iran, Harga Minyak Langsung Terbang 2% ke US$75,91

July 8, 2026
Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan Ngacir?

Purbaya Guyur Rp 400 Triliun, Saham Perbankan Ngacir?

July 8, 2026
Bos BEI Buka Suara Soal Pengumuman S&P

Bos BEI Buka Suara Soal Pengumuman S&P

July 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .