• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Merapat! Ada Tanda Bahaya dari Bitcoin

Investor Merapat! Ada Tanda Bahaya dari Bitcoin

November 5, 2025
Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

May 14, 2026
Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

May 14, 2026
Harta Prajogo Pangestu Lenyap Rp 31,5 Triliun Dalam 1×24 Jam

Harta Prajogo Pangestu Lenyap Rp 31,5 Triliun Dalam 1×24 Jam

May 14, 2026
Trump Telepon Manusia Rp 3.000 Triliun Saat di China, Ada Apa?

Trump Telepon Manusia Rp 3.000 Triliun Saat di China, Ada Apa?

May 14, 2026
Eksportir Ikan Pusing, BBM Naik Bikin Biaya Operasional Meroket

Eksportir Ikan Pusing, BBM Naik Bikin Biaya Operasional Meroket

May 14, 2026
Prajogo Jual Rp 1 Triliun Saham CUAN, Harga Ambruk

Prajogo Jual Rp 1 Triliun Saham CUAN, Harga Ambruk

May 14, 2026
MSCI Depak 18 Saham RI, Begini Respons Bos BEI

MSCI Depak 18 Saham RI, Begini Respons Bos BEI

May 14, 2026
Daftar Lengkap CEO Terkaya Dunia yang Diajak Trump ke China

Daftar Lengkap CEO Terkaya Dunia yang Diajak Trump ke China

May 14, 2026
Gilarsi Wahju Setijono Resmi Mengundurkan Diri dari Dirut VKTR

Gilarsi Wahju Setijono Resmi Mengundurkan Diri dari Dirut VKTR

May 14, 2026
Dorong Proyek Strategis, Fundamental Bisnis ANTAM Makin Solid

Dorong Proyek Strategis, Fundamental Bisnis ANTAM Makin Solid

May 13, 2026
Dony Oskaria Kumpulkan Himbara, Bahas Akses Pembiayaan Rumah Murah

Dony Oskaria Kumpulkan Himbara, Bahas Akses Pembiayaan Rumah Murah

May 13, 2026
Imbas MSCI, Harta Prajogo Lenyap Rp 69 Triliun di Hari Ulang Tahun

Imbas MSCI, Harta Prajogo Lenyap Rp 69 Triliun di Hari Ulang Tahun

May 13, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, May 15, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Investor Merapat! Ada Tanda Bahaya dari Bitcoin

6 months ago
in News
Investor Merapat! Ada Tanda Bahaya dari Bitcoin
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bitcoin kembali tergelincir ke wilayah bear market pada Selasa, (4/11/2025), hanya beberapa pekan setelah sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa.

Aset kripto terbesar di dunia itu diperdagangkan di bawah US$100.000 atau sekitar Rp1,67 miliar untuk pertama kalinya sejak Juni. Angka ini turun 21% dari level puncaknya di US$126.200 yang tercatat pada 6 Oktober.

Melansir Business Insider, Rabu (5/11/2025), bulan Oktober yang biasanya membawa optimisme bagi investor kripto kali ini berubah menjadi bulan yang mengecewakan. Bitcoin mencatat kerugian bulanan pertamanya dalam tujuh tahun terakhir, menandai berakhirnya harapan terhadap fenomena “Uptober”.

Penurunan lebih dari 5% pada Selasa terjadi seiring melemahnya aset berisiko secara umum. Pasar saham juga tumbang karena kekhawatiran valuasi setelah laporan keuangan terbaru Palantir dan peringatan dari sejumlah eksekutif bank besar.

Namun, tekanan terhadap bitcoin telah terakumulasi selama beberapa pekan terakhir. Pasar kripto menghadapi berbagai hambatan yang menekan harga, mulai dari likuidasi besar-besaran hingga perubahan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Fed.

“Indeks sentimen turun ke level 21, terendah sejak 9 April, menunjukkan ketakutan ekstrem di pasar,” ujar Alex Kuptsikevich, Chief Market Analyst di FXPro. “Bulan lalu, level ini memicu rebound, tetapi kini pasar sudah jatuh lebih dalam dari titik tersebut,” tambahnya.

Serangkaian aksi jual ini memangkas kenaikan bitcoin sepanjang tahun menjadi hanya sekitar 8%. Angka tersebut tertinggal jauh dari kenaikan indeks S&P 500 yang mencapai 15% secara year-to-date.

Volatilitas terbaru di pasar kripto dipicu oleh kombinasi faktor global. Di antaranya kekhawatiran perdagangan, aksi likuidasi bersejarah, berkurangnya minat terhadap strategi keuangan berbasis kripto, serta revisi ekspektasi pemangkasan suku bunga pasca pertemuan terakhir The Fed.

Salah satu faktor terbesar yang membebani pasar terjadi pada 10 Oktober. Ketika itu, gelombang kekhawatiran perdagangan memicu aksi likuidasi posisi long bitcoin senilai US$19 miliar hanya dalam waktu kurang dari 24 jam.

Beberapa perkiraan bahkan menunjukkan nilai likuidasi mendekati US$30 miliar, menjadikannya yang terbesar dalam sejarah bitcoin. “Hampir tidak penting apa penyebabnya, yang jelas kemarin kita diingatkan betapa rapuhnya pasar ini,” ujar Jonathan Man, Portfolio Manager di Bitwise.

Menurut Li dari Codex, aksi likuidasi berantai di pasar derivatif luar negeri pada awal Oktober turut membentuk sentimen negatif. Ia menambahkan bahwa saat ini faktor makroekonomi menjadi penggerak utama pasar, seiring meningkatnya ketidakpastian terhadap valuasi saham teknologi dan dukungan The Fed.

Bitcoin sempat mencatat penurunan tajam setelah pertemuan The Fed Oktober lalu, ketika Ketua Jerome Powell menegaskan belum ada kepastian pemangkasan suku bunga pada Desember. Ketidakpastian dukungan kebijakan moneter tersebut semakin menekan aset berisiko seperti bitcoin.

Berbeda dengan pasar saham yang masih ditopang oleh tren AI, bitcoin belum memiliki katalis serupa untuk mengangkat harganya. Sebelum aksi jual besar pada Selasa, sejumlah analis mencatat rotasi investor dari kripto ke saham akibat kejatuhan pasar digital pada Oktober.

“Ketika pasar saham dan bitcoin mulai turun, sebagian investor menarik dana dari bitcoin untuk menutup posisi di saham, yang kemudian justru memicu rebound di bursa,” ujar Marcus Sturdivant, Managing Member di The ABC Squared.

Secara keseluruhan, pasar kini jauh lebih skeptis bahwa proyeksi optimistis akhir tahun akan terwujud. Tokoh-tokoh bullish seperti Tom Lee dan Geoff Kendrick dari HSBC masih menargetkan harga bitcoin di kisaran US$200.000, yang berarti aset ini harus melesat 100% hanya dalam dua bulan.

“Dengan tekanan perdagangan yang meningkat, ketidakpastian suku bunga, serta potensi dampak penutupan pemerintahan AS terhadap data ekonomi bulan ini, pembeli belum punya cukup alasan untuk masuk kembali di level US$120.000,” kata Guillermo Fernandes, pendiri Blockpliance.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Investor Aset Kripto Makin Dewasa, Pemilik Akun Tembus 16 Juta




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

Maaf IHSG! Wall Street Cetak Rekor Baru, Dow Jones Tembus 50.000

May 14, 2026
Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

Lembaga Energi Dunia Wanti-Wanti Harga Minyak Bakal Makin Liar

May 14, 2026
Harta Prajogo Pangestu Lenyap Rp 31,5 Triliun Dalam 1×24 Jam

Harta Prajogo Pangestu Lenyap Rp 31,5 Triliun Dalam 1×24 Jam

May 14, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .