• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, Dolar AS Naik ke Rp16.610

Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, Dolar AS Naik ke Rp16.610

October 29, 2025
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, Dolar AS Naik ke Rp16.610

10 months ago
in News
Jelang Pengumuman Suku Bunga The Fed, Dolar AS Naik ke Rp16.610
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) jelang pengumuman suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada Rabu (29/10/2025) atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Merujuk data Refinitiv, rupiah harus mengalami pelemahan 0,06% ke level Rp16.610/US$. Rupiah berbalik melemah, setelah di pembukaan perdagangan pagi tadi dibuka menguat tipis 0,03% di level Rp16.595/US$.

Namun seiring perdagangan, rupiah harus mengakui kekuatan dolar AS, hingga kembali menembus ke atas level psikologis di Rp16.600/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tengah mengalami penguatan sebesar 0,19% di level 98,857.


Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi seiring dengan kondisi pasar global yang tengah menanti hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed yang akan dirilis Kamis (30/10/2025) dini hari waktu Indonesia.

Pasar memperkirakan The Fed hampir pasti akan memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75% – 4,00%, menandai penurunan kedua sepanjang tahun ini.

Ekspektasi tersebut didorong oleh melambatnya pasar tenaga kerja dan turunnya inflasi AS ke level 3,0% pada September, di bawah konsensus 3,1%.

Keputusan ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat di tengah tekanan global dan penutupan sebagian aktivitas pemerintahan (government shutdown) yang berkepanjangan.

Penguatan DXY pada perdagangan hari ini turut menjadi faktor pembatas bagi rupiah.

Indeks dolar AS kembali bangkit dari posisi terendah dalam sepekan setelah muncul tanda-tanda bahwa Amerika Serikat dan China berada di jalur untuk menandatangani kesepakatan dagang baru.

Menurut Bart Wakabayashi, Manajer Cabang State Street Tokyo, penguatan dolar saat ini juga merupakan bentuk “relief rally” setelah tekanan jual berkepanjangan.

“Dolar telah dijual cukup dalam dalam beberapa waktu terakhir, dan wajar bila pasar mulai melakukan rebound yang mungkin bersifat reaktif,” ujarnya dikutip dari Reuters.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .