• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kisah Raja Supermarket Dunia Sukses Bikin Bisnis Kala Perang

Kisah Raja Supermarket Dunia Sukses Bikin Bisnis Kala Perang

October 29, 2025
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

August 24, 2026
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

August 24, 2026
PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US0.000

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000

August 24, 2026
Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Kisah Raja Supermarket Dunia Sukses Bikin Bisnis Kala Perang

10 months ago
in ENTREPRENEUR
Kisah Raja Supermarket Dunia Sukses Bikin Bisnis Kala Perang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sifat baik seseorang ternyata bisa membawa kepada kekayaan dan kesuksesan. Hal ini terjadi pada pengusaha Yusuff Ali yang bersifat jujur, tulus dan ikhlas.

Berdasarkan catatan Forbes, kekayaan Yusuff Ali mencapai US$7,4 miliar. Jika dirupiahkan dengan kurs Rp15.682 per dolar AS, kekayaannya tembus Rp116,04 triliun. Dengan harta kekayaan tersebut Ia menduduki peringkat orang terkaya nomor 411 di dunia.

Yusuff Ali sendiri merupakan memiliki nama lengkap Yusuff Ali Musaliam Veettil Abdul Kader asal India beragama Muslim. Di negaranya Ia menjadi orang terkaya no. 27.

Mengutip berbagai sumber, cita-cita Ali yang saat muda berkeinginan menjadi seorang pengacara. Namun, latar belakang keluarganya yang hidup sebagai pengusaha mengubah itu cita-citanya. Sejak muda, Ia malah terlibat aktif berbisnis bersama orang tuanya.

Saat berusia remaja, Ia bergabung dengan ayahnya di Ahmedabad di Gujarat menjalankan bisnis toko kelontong. Ia melakoni peran sebagai pebisnis sambil bersekolah hingga mendapat gelar diploma di bidang Manajemen dan Administrasi Bisnis.

Pada tahun 1970-an, saat banyak warga India merantau ke Timur Tengah untuk mencari penghidupan dan peluang karier yang lebih baik. Ali ikut meninggalkan India pada 1973, dan bermigrasi ke Abu Dhabi demi mewujudkan mimpinya menjadi pengusaha sukses.

Banar saja, di negara inilah, Ali mulai menapaki jalan suksesnya. Jalan sukses itu ia mulai dengan bekerja di sebuah perusahaan distribusi produk makanan beku dan lainnya yang dikelola M.K Abdullah, paman dari pihak ayahnya.

Ali belajar banyak dari pekerjaannya saat itu untuk bekal bisnisnya kelak. Ia pun sering ditugaskan ke beberapa negara seperti Hong Kong, Australia dan Singapura. Dari hasil plesir itu, Ia banyak belajar soal karakter konsumen, ciri mereka, dan cara menembusnya.

Dia juga belajar banyak mengenai pasar, rantai pasok dalam peredaran barang kebutuhan pokok. Cukup menimba ilmu di perusahaan pamannya, Ali kemudian membangun kerajaan bisnis sendiri.

Pada usia muda yang produktif pada umur 34 tahun ia membuka supermarket pertamanya bernama Lulu Hypermarket di Abu Dhabi. Dalam bisnisnya itu, menawarkan berbagai macam produk, mulai dari bahan makanan hingga barang elektronik, dengan harga yang kompetitif dan standar baru bagi ritel di wilayah tersebut.

Bahkan, melalui bisnisnya itu, Ia bertekad ingin melampaui bisnis grosir tradisional. Alasannya berbisnis di sektor tersebut karena adanya kesenjangan di pasar gerai ritel berkualitas yang melayani populasi ekspatriat yang terus bertambah di UEA.

Saat itu, gerai ritel berkualitas yang melayani ekspatriat di UEA memang belum banyak. Ia melihatnya sebagai peluang bisnis dan menawarkan sesuatu baru bagi masyarakat UEA, yaitu menjual produk beragam mulai dari bahan makanan hingga barang elektronik. Bahkan, produk yang dijualnya pun memiliki harga yang kompetitif. Langkah bisnis ini menjadi titik balik dalam bisnisnya.

Kegigihannya sebagai seorang pengusaha membuatnya menjadi pribadi dan adaptif. Momentum Perang Teluk tak menghalangi niatnya dalam meluncurkan Lulu Hypermarket.




Lulu hypermart di UEA. (Ist)Foto: Lulu hypermart di UEA. (Ist)
Lulu hypermart di UEA. (Ist)

Ia tetap berinvestasi dan berkeyakinan selalu ada peluang di tengah tantangan. Benar saja, imbas perang, perekonomian UEA berada dalam kesulitan serius.

Ali membuat Iklan yang menarik perhatian raja UEA saat itu, Zayed bin Sultan Al Nahyan. Raja segera pun bertanya soal alasan Ali untuk tetap berinvestasi di negaranya ketika orang lain pergi. Ali menjawab bahwa selama Zayed bin Sultan Al Nahyan menjadi penguasa, UEA tidak akan mengalami kerugian.

Pernyataannya mampu membuat Raja pun tertegun. Itulah awal mula hubungan istimewa Ali dengan keluarga kerajaan. Banyak dukungan yang diberikan keluarga kerajaan bagi Ali untuk mengembangkan bisnis ini.

“Saya selalu merasa berenang melawan arus lebih bermanfaat. Orang-orang meninggalkan kawasan Teluk ketika saya memulai ekspansi saya. Itu berisiko, tapi membuahkan hasil,” katanya seperti dikutip dari economictimes.indiatimes, Senin (7/10/2024).

Setelah perang teluk berakhir, bisnis Ali makin berkembang pesat. Tidak hanya di UEA bisnisnya menggurita ke luar Timur Tengah hingga mencakup Asia, Afrika, Eropa. Total, sudah ada lebih dari 200 hypermarket, supermarket dan pusat perbelanjaan yang berdiri dari perkembangan pesat itu.

Ali mengatakan kesuksesan besar yang didapat itu tak lepas dari motivasi yang Ia dapat dari dua tokoh penting dalam hidupnya. Pertama, Nabi Muhammad. Ia mengaku, Muhammad memberikan banyak inspirasi melalui sifat jujur dan keikhlasan dalam menjalankan usaha.

Selain Nabi Muhammad, inspirasi juga ia dapat dari Mahatma Gandhi. Insipirasi terkait pernyataan Gandhi bahwa pelanggan adalah raja. Inspirasi itu membuatnya selalu berupaya untuk memenuhi selera pelanggan supaya mereka puas.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Begini Cara Investasi ala Rasulullah SAW, Halal dan Sukses!




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .