• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Emiten Farmasi Medela (MDLA) Naik 16,3% Jadi Rp 293,9 Miliar

Laba Emiten Farmasi Medela (MDLA) Naik 16,3% Jadi Rp 293,9 Miliar

November 6, 2025
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

September 22, 2026
Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

September 22, 2026
Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

September 22, 2026
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

September 22, 2026
IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

September 22, 2026
Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

September 22, 2026
Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

September 22, 2026
Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

September 22, 2026
Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

September 22, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 22, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Laba Emiten Farmasi Medela (MDLA) Naik 16,3% Jadi Rp 293,9 Miliar

11 months ago
in News
Laba Emiten Farmasi Medela (MDLA) Naik 16,3% Jadi Rp 293,9 Miliar
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten farmasi PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan peningkatan laba periode berjalan sebesar 16,3% sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Melalui laporan keuangan terbaru, laba periode berjalan emiten distributor obat-obatan ini tercatat sebesar Rp293,9 miliar per September 2025. Angka ini naik dari sebelumnya Rp252,7 miliar.

kenaikan laba ini ditunjang oleh peningkatan pendapatan sebesar 2,8% menjadi Rp11,1 triliun. Sementara pada periode sama tahun lalu, pendapatannya tercatat sebesar Rp10,79 triliun.

Direktur Utama Medela Potentia Krestijanto Pandji menyampaikan, pertumbuhan ini didorong oleh beberapa faktor. Pada sektor manufaktur alat kesehatan, entitas anak PT Deca Metric Medica (DMM) disebut telah melaksanakan ekspor perdana ke Timor Leste dan Kamboja.

“Kami terus memperkuat integrasi lintas entitas anak dan menjaga efisiensi operasional, sehingga pertumbuhan yang dicapai tetap berkualitas dan berkelanjutan,” kata Krestijanto terpisah.

Di sisi platform digital, platform GPOS B2B berkontribusi terhadap pertumbuhan penjualan sebesar 10% dengan peningkatan cakupan distribusi hingga 22%. Sementara GoApotik mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 31%, disertai kenaikan jumlah pelanggan 34% dan peningkatan transaksi 13%.

Dalam segmen distribusi, melalui entitas anak PT Anugrah Argon Medica (AAM), MDLA terus memperluas kemitraan strategis dengan penambahan empat principal baru, terdiri dari satu kategori consumer health dan tiga alat kesehatan. Langkah ini memperkuat posisi AAM sebagai mitra distribusi berbagai produsen farmasi dan alat kesehatan nasional maupun internasional.

Dari sisi permodalan, MDLA mencatat total aset sebesar Rp6,5 triliun per Kuartal III-2025. Angka ini naik dari akhir tahun 2024 sebesar Rp5,73 triliun. Sementara itu, liabilitas dan ekuitas perseroan tercatat masing-masing sebesar Rp3,5 triliun dan Rp3,00 triliun.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Laba MDLA Naik, Distribusi Farmasi Jadi Kunci Pertumbuhan




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .