• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Laba Operasional Toyota Anjlok, Kena Gilas Trump & EV China

Laba Operasional Toyota Anjlok, Kena Gilas Trump & EV China

May 9, 2026
Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

July 4, 2026
BNI Hadirkan Ragam Promo Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri

BNI Hadirkan Ragam Promo Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri

July 4, 2026
Bisnis Keluarga Trump Raup Rp5 T dari Timur Tengah, Terbanyak Kripto

Bisnis Keluarga Trump Raup Rp5 T dari Timur Tengah, Terbanyak Kripto

July 4, 2026
Mau Dikenakan Pajak Rp144 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

Mau Dikenakan Pajak Rp144 T, Taipan Ini Kasih Respons Tak Terduga

July 4, 2026
Jurus Bisnis Karoseri Ekspansi ke Luar Negeri & Sambut Era EV

Jurus Bisnis Karoseri Ekspansi ke Luar Negeri & Sambut Era EV

July 4, 2026
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

July 4, 2026
Keluarga Ini Punya Pendapatan Pasif Rp2,88 Miliar Sebulan

Keluarga Ini Punya Pendapatan Pasif Rp2,88 Miliar Sebulan

July 4, 2026
Tertarik Punya Alfamart Sendiri? Segini Biaya dan Balik Modal

Tertarik Punya Alfamart Sendiri? Segini Biaya dan Balik Modal

July 4, 2026
Tantangan RI Perkuat Ekosistem AI Untuk Perkuat Daya Saing

Tantangan RI Perkuat Ekosistem AI Untuk Perkuat Daya Saing

July 4, 2026
Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

July 4, 2026
Cara Daftar Program Magang Nasional, Gaji Rp3,5 Juta-6 juta/bulan

Cara Daftar Program Magang Nasional, Gaji Rp3,5 Juta-6 juta/bulan

July 4, 2026
Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Auto Ludes, Perhatikan Modus Baru Maling M-Banking

July 4, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, July 4, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Laba Operasional Toyota Anjlok, Kena Gilas Trump & EV China

2 months ago
in ENTREPRENEUR
Laba Operasional Toyota Anjlok, Kena Gilas Trump & EV China
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Toyota Motor Jepang melaporkan penurunan laba operasi sebesar 49% pada kuartal keempat. Realisasi ini meleset dari perkiraan analis.

Penurunan laba dipicu oleh tarif AS dan persaingan yang semakin ketat dari produsen mobil Tiongkok yang turut menekan pendapatan. Pendapatan produsen mobil Jepang ini mencapai 12,6 triliun yen pada kuartal IV yang berakhir Maret 2026. Sementara itu, labanya hanya mencapai 569,4 miliar yen, jauh dari proyeksi analis 813,28 miliar yen pada kuartal IV.

Produsen mobil terbesar di dunia berdasarkan volume penjualan ini mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 1,89% dari tahun ke tahun selama kuartal keempat yang berakhir Maret, sesuai dengan ekspektasi.

Laba operasi menurun untuk periode tahun-ke-tahun keempat berturut-turut, mencerminkan tekanan yang terus-menerus dari tarif AS. Lalu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada perusahaan meningkat menjadi 817,2 miliar yen dari 664,6 miliar yen tahun lalu.

Penjualan kendaraan konsolidasi Toyota pada kuartal keempat tahun fiskalnya turun menjadi 2,29 juta unit dari 2,36 juta unit pada tahun sebelumnya.

Toyota menurunkan perkiraan pendapatan operasionalnya lebih dari 20% menjadi 3 triliun yen untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2027, sementara menaikkan perkiraan pendapatan penjualannya sebesar 0,6%.

“Kami baru-baru ini melihat peningkatan signifikan dalam volume titik impas kami karena kombinasi peningkatan investasi dalam sumber daya manusia dan investasi berorientasi masa depan serta dampak tarif AS,” kata perusahaan dalam pernyataan resmi, dikutip dari CNBC Internasional, Sabtu (9/5/2026).

Produsen mobil tersebut mengatakan dalam konferensi pers pada hari Jumat bahwa mereka mengadopsi rata-rata enam bulan untuk asumsi nilai tukar asingnya, bukan rata-rata bulanan seperti biasanya, karena volatilitas saat ini. Toyota menetapkan asumsi nilai tukar rata-rata untuk tahun fiskal pada 150 yen terhadap dolar AS.

Melemahnya yen telah meningkatkan daya saing eksportir seperti Toyota dengan membuat produknya lebih murah bagi pembeli asing dan meningkatkan nilai keuntungan luar negeri ketika dikonversi kembali ke mata uang tersebut.

Toyota mengatakan pengeluaran penelitian dan pengembangannya mencapai rekor tertinggi sebagian karena masalah terkait sertifikasi dan kendala kapasitas, meskipun perusahaan memperkirakan pengeluaran modalnya akan stabil ke depannya.

Perusahaan mengatakan pihaknya juga terus memangkas biaya dan mengurangi produksi yang boros, tetapi memperkirakan pengeluaran yang lebih tinggi akibat konflik Timur Tengah dan inflasi.

Produktivitas aset Toyota Motor menurun selama periode penuh 2016-2025, dengan sedikit penurunan dalam perputaran aset, menurut laporan 5 Mei oleh Price Target Research.

Adapun, Toyota menghadapi tantangan, terbebani oleh melambatnya penjualan di pasar otomotif China, penarikan kendaraan, persaingan yang semakin ketat di sektor kendaraan listrik dari para pesaing, dan tarif terkait Trump.

Perusahaan mencatatkan penjualan triwulanan di AS yang lebih lemah pada kuartal pertama di tengah kekhawatiran tentang keterjangkauan dan tekanan harga bahan bakar dari konflik Timur Tengah.

Toyota juga telah mencoba untuk menavigasi rencana produksi di tengah tarif dan perubahan peraturan lainnya. Perusahaan mengatakan pada bulan Maret bahwa mereka akan menghabiskan total US$1 miliar di dua pabrik AS sebagai bagian dari rencana untuk berinvestasi hingga US$10 miliar di sana selama lima tahun ke depan.

Toyota memperkirakan akan melihat pertumbuhan di sektor kendaraan listrik bertenaga baterai di Tiongkok, Eropa, dan Amerika Utara, dan berencana untuk memperluas bisnisnya di wilayah tersebut. Saham Toyota terakhir diperdagangkan 2,18% lebih rendah di Tokyo pada hari Jumat lalu.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

Pakar Ingatkan Jangan Timbun Uang Tunai, Cek Aturan Saldo Minimum Bank

July 4, 2026
BNI Hadirkan Ragam Promo Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri

BNI Hadirkan Ragam Promo Rayakan 80 Tahun Pengabdian untuk Negeri

July 4, 2026
Bisnis Keluarga Trump Raup Rp5 T dari Timur Tengah, Terbanyak Kripto

Bisnis Keluarga Trump Raup Rp5 T dari Timur Tengah, Terbanyak Kripto

July 4, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .