• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Mayat Pejabat RI Ditelantarkan di Jalan Gara-Gara Zalim ke Rakyat

Mayat Pejabat RI Ditelantarkan di Jalan Gara-Gara Zalim ke Rakyat

June 13, 2026
Perluas Pasar di Indonesia, Motor Premium Incar Pembeli Royal

Perluas Pasar di Indonesia, Motor Premium Incar Pembeli Royal

June 13, 2026
LUX Property Group Reports Major Progress on Lombok Tourism Rezoning and Stage 1 Approvals

LUX Property Group Reports Major Progress on Lombok Tourism Rezoning and Stage 1 Approvals

June 13, 2026
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Tolak Jual Nama Besar Orang Tua

Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Tolak Jual Nama Besar Orang Tua

June 13, 2026
Pengemis Terkaya Tinggal di Apartemen Mewah, Tabungan Rp 14 Miliar

Pengemis Terkaya Tinggal di Apartemen Mewah, Tabungan Rp 14 Miliar

June 13, 2026
Emas 30.000 Ton Ditemukan di Banten, Hasilnya Dirampok Asing

Emas 30.000 Ton Ditemukan di Banten, Hasilnya Dirampok Asing

June 13, 2026
Salah Transfer Uang, Begini Cara Mudah Lacak dan Tarik Kembali

Salah Transfer Uang, Begini Cara Mudah Lacak dan Tarik Kembali

June 13, 2026
Geger Tukang Gali Kubur Ketemu Emas 2,4 Kilogram di Cirebon

Geger Tukang Gali Kubur Ketemu Emas 2,4 Kilogram di Cirebon

June 12, 2026
Bank Dunia Soroti Isu MSCI di Pasar Modal RI, Ini Penjelasannya

Bank Dunia Soroti Isu MSCI di Pasar Modal RI, Ini Penjelasannya

June 12, 2026
PT Timah Jajaki Kerja Sama dengan ‘Raksasa dari China’

PT Timah Jajaki Kerja Sama dengan ‘Raksasa dari China’

June 12, 2026
Cadangan Menipis, PT Timah Bakal Nambang hingga Kedalaman 80 Meter

Cadangan Menipis, PT Timah Bakal Nambang hingga Kedalaman 80 Meter

June 12, 2026
Phapros (PEHA) Bidik Laba Double Digit 2026, Bos Besar Ungkap Jurusnya

Phapros (PEHA) Bidik Laba Double Digit 2026, Bos Besar Ungkap Jurusnya

June 12, 2026
Meski Pendapatan Turun, Laba Emiten Grup Bakrie (BNBR) Melonjak 49,6%

Meski Pendapatan Turun, Laba Emiten Grup Bakrie (BNBR) Melonjak 49,6%

June 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, June 13, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Mayat Pejabat RI Ditelantarkan di Jalan Gara-Gara Zalim ke Rakyat

5 hours ago
in ENTREPRENEUR
Mayat Pejabat RI Ditelantarkan di Jalan Gara-Gara Zalim ke Rakyat
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya pada masa lalu. Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran pada hari ini.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Ada banyak cerita yang terekam dalam sejarah kolonial. Salah satunya terkait kebijakan buruk para pejabat, seperti kisah pejabat Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang hidupnya penuh kontroversi lantaran kerap membuat kebijakan yang tidak pro-rakyat.

Pejabat tersebut dibenci rakyat hingga meninggal. Bahkan, ketika jasadnya sudah terbaring di peti mati, tak ada satupun orang yang mau mengantarnya.

Qiu Zuguan merupakan nama pejabat yang dimaksud. Walau tak sepopuler para Gubernur Jenderal VOC, dia menduduki posisi penting sebagai kepala lembaga Boedelkalmer. Lembaga ini bertugas mengurus harta peninggalan orang-orang Tionghoa di Batavia (kini Jakarta).

Pada masa itu, banyak warga Tionghoa yang kembali ke negeri asal sambil membawa aset mereka. Qiu diberi tugas untuk menarik pajak dari aset tersebut. Selain itu, dia juga berwenang mengurus ahli waris maupun peninggalan yang ditinggalkan di Jakarta.

Sejarawan Leonard Blusse dalam The Chinese Annals of Batavia (2018) menulis, sejak menjabat pada 1715, Qiu kerap membuat rakyat sengsara melalui kebijakan-kebijakan pajaknya. Nyaris semua aktivitas masyarakat dikenakan pajak atau pungutan.

Salah satunya adalah pernikahan. Dalam hal ini, warga Tionghoa yang hendak menggelar upacara pernikahan wajib membayar pajak.

Kebijakan pajak juga diterapkan ketika seseorang meninggal. Pihak keluarga harus membayar pungutan berdalih sertifikat kematian, meskipun sedang berduka. Bisa dibayangkan, rakyat yang sedang dilanda duka tetap diperas oleh pemerintah lewat pembelian sertifikat kematian.

Maka dari itu, tak heran bila masyarakat, khususnya warga Tionghoa, memendam rasa benci pada Qiu. Sebagai pengingat, pada era VOC memang orang-orang Tionghoa jadi kelompok yang paling sering diperas pajak untuk hal-hal pribadi.

Benny G. Setiono dalam Tionghoa dalam Pusaran Politik (2008) menyebut, masyarakat kala itu bahkan dikenakan pajak kepala dan kuku. Jika menolak membayar, maka mereka terancam dikenakan denda 25 gulden atau hukuman penjara.

Kendati dalam kondisi tercekik, warga hanya bisa patuh pada aturan itu jika tidak ingin mendapat konsekuensi penjara. Ketika Qiu meninggal pada Juli 1721, kesempatan untuk melampiaskan kekesalan akhirnya datang. Pada umumnya, pejabat atau tokoh terkenal diantar dengan hormat ke pemakaman, namun hal itu tidak berlaku bagi Qiu.

Tidak ada seorang pun mau mengangkat petinya.

“Alhasil, peti mati berisi jasad Qiu diletakkan begitu saja di tengah jalan karena tidak ada orang mau mengangkatnya sampai kuburan,” tulis Leonard Blusse.

Keluarga Qiu juga kebingungan. Berbagai bujukan agar warga mau mengantar jasadnya ditolak begitu saja. Pada akhirnya, mereka terpaksa menyewa warga lokal untuk mengusung peti Qiu ke liang lahat. Meski sudah terkubur, kenangan pahit akibat kebijakan menyengsarakan Qiu tetap melekat kuat di ingatan rakyat.

(fab/fab)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perluas Pasar di Indonesia, Motor Premium Incar Pembeli Royal

Perluas Pasar di Indonesia, Motor Premium Incar Pembeli Royal

June 13, 2026
LUX Property Group Reports Major Progress on Lombok Tourism Rezoning and Stage 1 Approvals

LUX Property Group Reports Major Progress on Lombok Tourism Rezoning and Stage 1 Approvals

June 13, 2026
Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Tolak Jual Nama Besar Orang Tua

Anak Pejabat RI Hidup Melarat, Tolak Jual Nama Besar Orang Tua

June 13, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .