• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Netflix vs Paramount Berebut Warner Bros

Netflix vs Paramount Berebut Warner Bros

December 9, 2025
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

August 24, 2026
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

August 24, 2026
PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US0.000

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000

August 24, 2026
Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Netflix vs Paramount Berebut Warner Bros

9 months ago
in Lifestyle
Netflix vs Paramount Berebut Warner Bros
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Paramount Skydance resmi meluncurkan hostile bid (penawaran pengambilalihan) untuk mengakuisisi Warner Bros Discovery (WBD). Sebelumnya perusahaan itu kalah dari Netflix dalam perebutan aset studio dan streaming yang sudah berlangsung selama beberapa bulan.

Dalam pengumuman Senin waktu AS, Paramount menyatakan akan langsung menyodorkan penawaran kepada para pemegang saham WBD, tunai US$30 (Rp 500.000) per saham. Penawaran ini sama sebelumnya dengan yang ditolak WBD, dengan valuasi perusahaan mencapai US$108,4 miliar.

Penawaran jumbo ini didukung pendanaan ekuitas dari keluarga Ellison, firma investasi RedBird Capital, serta komitmen utang sebesar US$54 miliar dari Bank of America, Citi, dan Apollo Global Management. Sejumlah investor asal Timur Tengah juga masuk sebagai penyokong ekuitas, termasuk Saudi Arabia Public Investment Fund (PIF), Abu Dhabi’s L’imad Holding Company, dan Qatar Investment Authority (QIA).

Keterlibatan Affinity Partners, perusahaan investasi milik Jared Kushner, menantu Presiden AS Donald Trump, juga dikonfirmasi. Seluruh investor luar negeri disebut tidak akan memiliki hak tata kelola, termasuk kursi dewan, sehingga transaksi ini berada di luar yurisdiksi komite investasi asing AS (CFIUS).

“Kami di sini untuk menyelesaikan apa yang kami mulai,” ujar CEO Paramount Skydance, David Ellison, menegaskan pihaknya berniat menuntaskan proses akuisisi WBD meski sebelumnya kalah dalam proses penawaran, dikutip CNBC International, Selasa (9/12/2025).

Pasca pengumuman, saham Paramount diketahui melonjak 9%. Sementara WBD naik sekitar 4% dan Netflix turun 3%.

Paramount vs Netflix?

Paramount sebenarnya sudah mengajukan tiga penawaran sejak September ke WBD. Bahkan ini dilakukan sebelum kemudian WBD membuka proses penjualan formal yang menarik banyak peminat, termasuk Netflix.

Namun Jumat lalu, Netflix mengumumkan kesepakatan pembelian aset studio dan layanan streaming WBD dengan kombinasi kas dan saham senilai US$27,75 per saham atau total sekitar US$72 miliar. Sebaliknya, Paramount mengajukan penawaran untuk seluruh WBD, termasuk jaringan TV seperti CNN dan TNT Sports.

“Kami menawarkan US$17,6 miliar lebih banyak dalam bentuk tunai dibandingkan kesepakatan dengan Netflix,” tegas Ellison.

Ellison sendiri mengungkap ia menghargai aset TV linear WBD sebesar US$1 per saha. Padahal, manajemen WBD secara internal menilai aset tersebut sekitar US$3 per saham.

Ia juga mengatakan sudah mengubah tawaran sesuai permintaan WBD pada awal Desember dan menaikkan penawaran menjadi US$30 per saham. Namun tidak pernah mendapat respons dari CEO WBD, David Zaslav.

Di sisi lain, Ellison juga mengatakan sempat mengirim pesan teks kepada Zaslav bahwa US$30 bukan penawaran final. Ia mengatakan Paramount masih siap meningkatkan harga.

Keterlibatan Trump

Sementara itu, Ellison menegaskan proses persetujuan regulasi untuk Paramount akan lebih cepat dibanding dengan saingannya Netflix. Karena ukuran perusahaan lebih kecil dan memiliki hubungan baik dengan pemerintahan Trump

“Trump percaya pada kompetisi. Kombinasi kami akan menjadi pesaing nyata untuk Netflix dan Amazon,” tegasnya.

Sebaliknya, ia menilai akuisisi Netflix dan WBD sulit lolos regulasi. Ia berujar ini tidak akan kompetitif.

“Membiarkan layanan streaming nomor 1 bergabung dengan nomor 3 adalah tindakan antikompetitif.”

Sebelumnya, laporan CNBC Internasional memang menyebut pemerintahan Trump memandang kesepakatan Netflix dengan skeptis. Trump juga mengatakan pangsa pasar dapat menjadi “masalah”.

Netflix sepakat membayar US$5,8 miliar jika kesepakatan gagal disetujui regulator. WBD juga setuju membayar US$2,8 miliar jika memilih batal dan beralih ke penawaran lain.

Respons Netflix

Sementara itu, pimpinan Netflix tetap mempromosikan kesepakatan tersebut sebagai langkah positif. Co-CEO Greg Peters mengatakan konten Warner Bros dan HBO Max sangat melengkapi bisnis Netflix.

“Paramount bicara soal US$6 miliar sinergi. Dari mana sinergi berasal? Dari pemangkasan pekerjaan. Kami tidak memangkas, kami menciptakan pekerjaan,” tegas Co-CEO Ted Sarandos menyinggung isu pemutusan hubungan kerja (PHK).

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .