• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ngeri! Sengketa dengan Investor, Bos Danantara Buka Borok BUMN Farmasi

Ngeri! Sengketa dengan Investor, Bos Danantara Buka Borok BUMN Farmasi

August 27, 2026
IHSG Naik 1,81%, Ditutup di Level Tertinggi Harian

IHSG Naik 1,81%, Ditutup di Level Tertinggi Harian

August 27, 2026
RI Wujudkan Ambisi Bangun Aset Manajemen Berstandar Global

RI Wujudkan Ambisi Bangun Aset Manajemen Berstandar Global

August 27, 2026
Pemerintah-BI Kompak Ramal Dolar Rp 17.500 di 2027, Ini Alasannya

Pemerintah-BI Kompak Ramal Dolar Rp 17.500 di 2027, Ini Alasannya

August 27, 2026
Jalani Tes Calon Deputi Gubernur BI, Ini Visi Besar Solikin M. Juhro

Jalani Tes Calon Deputi Gubernur BI, Ini Visi Besar Solikin M. Juhro

August 27, 2026
Danantara Ingin RI Memiliki Aset Manajemen Besar Berstandar Global

Danantara Ingin RI Memiliki Aset Manajemen Besar Berstandar Global

August 27, 2026
OJK Catat Transaksi Kripto Turun Jadi Rp20,52 T per Juli

OJK Catat Transaksi Kripto Turun Jadi Rp20,52 T per Juli

August 27, 2026
Bank Sentral Korea Kerek Suku Bunga 25 Bps

Bank Sentral Korea Kerek Suku Bunga 25 Bps

August 27, 2026
Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan Rumah Mulai Rp 120 Juta

Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan Rumah Mulai Rp 120 Juta

August 27, 2026
Danantara Sebut Bank Mandiri Sukses Cetak Talenta Unggul

Danantara Sebut Bank Mandiri Sukses Cetak Talenta Unggul

August 27, 2026
Perbaiki BUMN, Bos Danantara Janji Tidak Akan PHK Karyawan

Perbaiki BUMN, Bos Danantara Janji Tidak Akan PHK Karyawan

August 27, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,11%, Dolar AS Naik ke Rp17.715

Rupiah Ditutup Melemah 0,11%, Dolar AS Naik ke Rp17.715

August 27, 2026
Cerita Bos Danantara Soal Kondisi BUMN Karya Sebelum Terlilit Utang

Cerita Bos Danantara Soal Kondisi BUMN Karya Sebelum Terlilit Utang

August 27, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, August 27, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Ngeri! Sengketa dengan Investor, Bos Danantara Buka Borok BUMN Farmasi

55 minutes ago
in Market
Ngeri! Sengketa dengan Investor, Bos Danantara Buka Borok BUMN Farmasi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara Dony Oskaria angkat bicara soal berbagai masalah yang dihadapi oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor farmasi. Masalah tersebut meliputi investasi pabrik, utilisasi rendah, beban utang tinggi, hingga persoalan jaringan apotek.

Dirinya mengaku bahwa pada saat Danantara melakukan transformasi, kondisi PT Kimia Farma Tbk tergolong memprihatinkan. Sebab, posisi keuangan perusahaan tersebut sedang tidak sehat lantaran adanya keputusan investasi yang tidak mempertimbangkan tingkat pengembalian (return on investment).

“Yang disebabkan oleh tadi investment yang berlebihan. Investasi yang tidak diukur return on investment. Mereka membangun pabrik yang besar banyak dengan utilisasi yang rendah. Akibat pabrik investasinya begitu besar di pabrik ini tentu ada financing costnya melalui utang dan ada depresiasinya menyebabkan perusahaan rugi, sementara utilisasinya cuma 40%,” kata Dony dalam Squawk Box CNBC Indonesia, Kamis (27/8/2026).

Persoalan kedua, lanjut dia, masalah juga menimpa anak usaha Kimia Farma yaitu PT Kimia Farma Apotek yang memiliki lebih dari 1.000 apotek. Sebelumnya, perusahaan ini sempat menerima investasi Rp 1,5 triliun dari Indonesia Investment Authority (INA) bersama mitra asal China. Akan tetapi, ketika dilakukan proses verifikasi, muncul persoalan pada data inventory atau persediaan.

“Dalam perjalanannya, data yang disajikan oleh Kimia Farma Apotek itu datanya palsu. Karena datanya palsu, tentu investor ini komplain. Palsu itu bagaimana? Seluruh investory, Anda bisa bayangkan kita punya 1.000 lebih apotek itu datanya, persediaannya itu manual, tidak bisa diverifikasi. Waktu mereka melakukan verifikasi, datanya itu bohong semua,” ungkap Dony.

Pada akhirnya, masalah tersebut berujung pada sengketa dengan investor. Dari situ, Kimia Farma memiliki kewajiban untuk mengembalikan investasi sekaligus denda dan biaya lainnya. Alhasil, Danantara mendorong restrukturisasi dengan mengganti manajemen serta membenahi sistem teknologi informasi di Kimia Farma Apotek.

Dari sisi holding, Kimia Farma juga menghadapi persoalan keterbatasan keuangan yang membuat jumlah produk yang dihasilkan terus dipangkas. Dengan begitu, saat ini hanya tersisa 99 produk yang diproduksi perusahaan tersebut.

Dalam rangka menyelamatkan Kimia Farma, Danantara juga melakukan equity injection atau injeksi ekuitas sekaligus restrukturisasi utang. Upaya ini akhirnya mulai memberikan hasil karena Kimia Farma telah mencatatkan keuntungan tahun ini.

Kendati begitu, Dony mengakui bahwa tidak seluruh perusahaan BUMN bisa diselamatkan. Dalam hal ini, ia mencontohkan Indofarma yang dinilai memiliki skala bisnis terlalu kecil, kapasitas produksi terbatas, minim produk unggulan, serta kondisi utang dan aset yang tidak lagi seimbang.

Sebagaimana diketahui, Danantara telah memiliki sejumlah parameter untuk menentukan BUMN mana saja yang masih layak diselamatkan atau harus masuk proses likuidasi. Dony menyebutkan proses penyelamatan BUMN akan dilakukan secara bertahap, mengingat terdapat ribuan perusahaan dan entitas yang perlu ditangani.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Naik 1,81%, Ditutup di Level Tertinggi Harian

IHSG Naik 1,81%, Ditutup di Level Tertinggi Harian

August 27, 2026
RI Wujudkan Ambisi Bangun Aset Manajemen Berstandar Global

RI Wujudkan Ambisi Bangun Aset Manajemen Berstandar Global

August 27, 2026
Pemerintah-BI Kompak Ramal Dolar Rp 17.500 di 2027, Ini Alasannya

Pemerintah-BI Kompak Ramal Dolar Rp 17.500 di 2027, Ini Alasannya

August 27, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .