• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Nilai Tukar Dolar AS ke Rupiah Naik Jadi Rp 16.700

Nilai Tukar Dolar AS ke Rupiah Naik Jadi Rp 16.700

November 5, 2025
RATU Mau Private Placement, Terbitkan 271,5 Juta Saham Baru

RATU Mau Private Placement, Terbitkan 271,5 Juta Saham Baru

September 9, 2026
Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat

September 9, 2026
Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS

Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS

September 9, 2026
Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

September 8, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Nilai Tukar Dolar AS ke Rupiah Naik Jadi Rp 16.700

10 months ago
in ENTREPRENEUR
Nilai Tukar Dolar AS ke Rupiah Naik Jadi Rp 16.700
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (5/11/2025), setelah rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025.

Mengutip data Refinitiv, rupiah terkoreksi tipis 0,03% ke level Rp16.700/US$. Secara intraday, rupiah sudah melemah sejak pembukaan perdagangan dengan dibuka turun 0,09% ke posisi Rp16.710/US$.

Sepanjang sesi, tekanan terhadap mata uang Garuda sempat meningkat hingga menyentuh level Rp16.740/US$, sebelum akhirnya pelemahan berkurang menjelang penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB tercatat melemah tipis 0,06% ke level 100,149. Meski demikian, penurunan ini hanya mencerminkan koreksi terbatas setelah reli penguatan DXY yang berlangsung lima hari beruntun sejak 29 Oktober 2025.

Pergerakan rupiah hari ini seiring dengan rilis data pertumbuhan ekonomi nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal III-2025 tumbuh 5,04% (year-on-year/yoy), melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat 5,12% (yoy).

Konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia Research dari 13 institusi memperkirakan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,01% (yoy). Artinya, realisasi ini sedikit melampaui ekspektasi pasar, menandakan perekonomian domestik tetap solid di tengah tekanan eksternal.

Selain faktor domestik, rupiah juga tertekan oleh reli dolar AS. Penguatan indeks dolar AS (DXY) terjadi seiring meningkatnya ketidakpastian arah kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed).

Pelaku pasar kini mulai meragukan kemungkinan bank sentral AS kembali memangkas suku bunga pada akhir tahun ini.

Pekan lalu, The Fed memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), sesuai dengan ekspektasi. Namun, pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang menyebut pemangkasan tambahan pada Desember belum dapat dipastikan, memicu spekulasi baru di pasar.

Sejak itu, sejumlah pejabat The Fed justru mengeluarkan pandangan yang beragam terkait kondisi ekonomi dan risiko yang dihadapi, apalagi di tengah terbatasnya rilis data akibat shutdown pemerintahan AS yang masih berlangsung.

Kendati demikian, sebagian analis menilai reli dolar bersifat sementara. Kepala riset valas global Deutsche Bank, George Saravelos, menyebut bahwa perbaikan ekonomi di Eropa telah mempersempit kesenjangan prospek pertumbuhan antara AS dan kawasan lainnya.

“Lingkungan pertumbuhan global yang relatif stabil tidak mendukung reli dolar berkelanjutan,” tulis Saravelos dalam catatannya.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
RATU Mau Private Placement, Terbitkan 271,5 Juta Saham Baru

RATU Mau Private Placement, Terbitkan 271,5 Juta Saham Baru

September 9, 2026
Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Lompat

September 9, 2026
Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS

Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS

September 9, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .