• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Nunggu Data Penting China, Bursa Asia Dibuka Galau

Nunggu Data Penting China, Bursa Asia Dibuka Galau

January 9, 2026
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

May 21, 2026
IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

May 21, 2026
Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

May 21, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 2%

Breaking News! IHSG Anjlok 2%

May 21, 2026
BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

May 21, 2026
Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

May 21, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

May 21, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 1,43%

Breaking News! IHSG Anjlok 1,43%

May 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, May 21, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Nunggu Data Penting China, Bursa Asia Dibuka Galau

4 months ago
in Lifestyle
Nunggu Data Penting China, Bursa Asia Dibuka Galau
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Asia-Pasifik bergerak bervariasi pada perdagangan Jumat, (9/1/2026) seiring pelaku pasar menanti rilis data inflasi China yang dijadwalkan keluar hari ini.

Melansir CNBC.com, inflasi harga konsumen China untuk Desember diperkirakan berada di level 0,8% secara tahunan, naik dari 0,7% pada November, berdasarkan survei ekonom Reuters.

Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 menguat 0,54% dan Topix naik 0,46% pada akhir perdagangan. Sementara itu, bursa Korea Selatan melemah dengan Kospi turun 0,41% dan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq terkoreksi 0,21%.

Pasar saham Australia bergerak mendatar dengan indeks S&P/ASX 200 sedikit berada di bawah garis flat. Saham raksasa tambang Rio Tinto anjlok hampir 5% setelah perusahaan mengumumkan telah memasuki pembicaraan tahap awal terkait rencana akuisisi dengan Glencore, yang jika berhasil akan membentuk perusahaan tambang senilai hampir US$207 miliar.

Di Hong Kong, indeks Hang Seng diperkirakan dibuka menguat, tercermin dari kontrak berjangka yang diperdagangkan di level 26.312 dibandingkan penutupan sebelumnya di 26.149,31. Investor juga mencermati pergerakan saham Hang Seng Bank setelah para pemegang saham menyetujui rencana pemegang saham mayoritas HSBC untuk melakukan privatisasi bank tersebut.

Kontrak berjangka saham Amerika Serikat bergerak relatif datar pada awal perdagangan Asia menjelang rilis data ketenagakerjaan AS bulan Desember serta potensi putusan Mahkamah Agung terkait tarif. Putusan tersebut berpotensi mempengaruhi kebijakan perdagangan dan kondisi fiskal Amerika Serikat di tengah kebijakan tarif Presiden Donald Trump.

Pada perdagangan semalam di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average menguat sementara Nasdaq Composite tertekan akibat rotasi investor keluar dari saham teknologi.

Dow naik 270,03 poin atau 0,55% ke level 49.266,11, sedangkan Nasdaq turun 0,44% ke 23.480,02 dan S&P 500 naik tipis 0,01% ke 6.921,46, dengan sektor teknologi informasi menjadi yang terlemah setelah turun lebih dari 1%.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

May 21, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .