• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Beberkan Empat PR Besar Buat Industri Kripto RI

OJK Beberkan Empat PR Besar Buat Industri Kripto RI

May 5, 2026
OJK Bongkar Praktik Debt Collector Nakal, Ini Batasan Resminya

OJK Bongkar Praktik Debt Collector Nakal, Ini Batasan Resminya

May 5, 2026
Setengah Juta Warga RI Kena Tipu, Duit Rp 614,3 Miliar Nyaris Lenyap

Setengah Juta Warga RI Kena Tipu, Duit Rp 614,3 Miliar Nyaris Lenyap

May 5, 2026
RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris Independen

RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris Independen

May 5, 2026
RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris

RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris

May 5, 2026
RUPST BSI (BRIS) Angkat Eks Dirut BNI dan Waketum MUI Jadi Komisaris

RUPST BSI (BRIS) Angkat Eks Dirut BNI dan Waketum MUI Jadi Komisaris

May 5, 2026
Pergadaian Dilarang Ambil Untung dari Lelang Barang Jaminan

Pergadaian Dilarang Ambil Untung dari Lelang Barang Jaminan

May 5, 2026
Tok! BSI (BRIS) Sepakat Tebar Dividen Rp1,51 Triliun

Tok! BSI (BRIS) Sepakat Tebar Dividen Rp1,51 Triliun

May 5, 2026
Asing Borong BBRI! Harga Terbang & Fundamental Makin Solid

Asing Borong BBRI! Harga Terbang & Fundamental Makin Solid

May 5, 2026
Video: Peta Kekuatan Raksasa Farmasi RI: Siapa Sehat, Mana Masih Sakit

Video: Peta Kekuatan Raksasa Farmasi RI: Siapa Sehat, Mana Masih Sakit

May 5, 2026
Jumlah Multifinance Modal Cekak Naik Dua Kali Lipat

Jumlah Multifinance Modal Cekak Naik Dua Kali Lipat

May 5, 2026
Jumlah Multifinance Modal Cekak Naik Dua Kali Lipat

Jumlah Multifinance Modal Cekak Naik Dua Kali Lipat

May 5, 2026
IHSG Turun 19%-Rupiah All Time Low, OJK Tidak Tinggal Diam

IHSG Turun 19%-Rupiah All Time Low, OJK Tidak Tinggal Diam

May 5, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, May 5, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

OJK Beberkan Empat PR Besar Buat Industri Kripto RI

1 hour ago
in ENTREPRENEUR
OJK Beberkan Empat PR Besar Buat Industri Kripto RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dibenahi untuk mendorong penguatan aset kripto di Indonesia. Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan layanan kepada masyarakat agar aset digital dan kripto dapat menjadi pilihan instrumen investasi yang layak.

“Nah ada empat pekerjaan rumah yang perlu segera kita terus benahi dan kembangkan khususnya terkait penguatan ekosistem aset kripto di Indonesia,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto, Adi Budiarso dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (5/5/2026).

Adi Budiarso menyebut, pertama, perlu adanya peningkatan literasi keuangan digital secara berkelanjutan dan merata. Kedua, perlu penguatan tata kelola dan ketahanan cyber, khususnya keterlibatan penyelenggara dan kolaborasinya. Ketiga, perlunya penguatan pemberantasan aktivitas ilegal yang masih marak terjadi di ruang digital. Dan terakhir, pendalaman atau perlunya pendalaman ekosistem domestik untuk mendorong inovasi dan investasi yang sehat.

Ia menjelaskan lebih jauh, terkit upaya peningkatan literasi keuangan digital yang berkelanjutan dan merata sebenarnya sudah dilakukan secara berkolaborasi ya. Sesuai dengan survei nasional literasi inklusi keuangan tahun 2025, meskipun indeks literasi keuangan nasional itu berada di angka 66,46%. Namun indeks inklusinya sudah 80,51%.

“Ini tentunya karena kemudahan dan kemudian aspek lainnya khususnya terkait inovasi digital. Artinya masih ada gap yang cukup signifikan, bahwa orang yang terinvestasi atau mengambil keputusan di sektor keuangan ini tidak ditaruhi dengan literasi yang memandai,” jelasnya.

Adapun investor kripto, yang terinklusi sekirar usia 18-30 tahun dengan karakteristik risk appetite yang jenis lebih agresif. Meskipun merupakan usia produktif, namun perlu ingat bahwa disana juga ada investor spekulator, dan ada berbagai alat investasi atau pelaku yang tidak sesuai dengan tata kelola.

“Ini perlu diadres, isunya adalah pemahaman terkait risiko yang diadapi,” imbuhnya.

Menurutnya, regulasi untuk investasi di sektor ini sudah cukup kuat, melalui P2SK dan bahan hukum untuk P2SK terkait.

Selanjutnya, terkait pengelolaan data, dari diskusi dengan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dan stakeholders, OJK menemukan bersama bahwa keamanan cyber bukan lagi sekedar isu teknis, tetapi menjadi persoaln utama untuk keberlanjutan industri keuangan digital.

“OJK mendorong perubahan paradigma, dari sekedar kepatuhan atau compliance based, kita mendorong resilience based security. Nah ini adalah melalui implementasi secara penuh POJK 30 tahun 2025 tentang penerapan tata keluar dan manajemen risiko serta SOJK 34 tahun 2025 tentang rencana bisnis penyelenggara yang sudah efektif berlaku mulai Juli 2026,” sebutnya.

Kemudian, terkait dengan pemberantasan aktivitas ilegal, sejak awal tahun hingga 31 Maret 2026, Satgas pasti telah menghentikan sebanyak 951 entitas ilegal dan 2 penawaran investasi ilegal dengan modus perdagangan aset virtual ilegal yang menjanjikan keuntungan tinggi tanpa mitigasi risiko.

Terakhir, terkait dengan pendalaman ekosistem ini terus didorong melalui inovasi yang sehat. OJK mempertimbangkan untuk menyusun ketentuan terkait aktivitas penawaran pasar primer aset tersebut sehingga peraturan akan menjadi lebih komprehensif.

“Tujuan kami adalah sebetulnya mendorong munculnya pelaku usaha domestik yang lebih kuat dan memiliki opsi instrumen yang lebih beragam bagi investor kita,” tutupnya.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Bongkar Praktik Debt Collector Nakal, Ini Batasan Resminya

OJK Bongkar Praktik Debt Collector Nakal, Ini Batasan Resminya

May 5, 2026
Setengah Juta Warga RI Kena Tipu, Duit Rp 614,3 Miliar Nyaris Lenyap

Setengah Juta Warga RI Kena Tipu, Duit Rp 614,3 Miliar Nyaris Lenyap

May 5, 2026
RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris Independen

RUPST BSI (BRIS) Angkat Waketum MUI Jadi Komisaris Independen

May 5, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .