• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pasar Cemas, Harga Minyak Lanjut Memanas

Pasar Cemas, Harga Minyak Lanjut Memanas

January 9, 2026
Mau Jadi Bos Indomaret? Ini Syarat dan Modal yang Dibutuhkan

Mau Jadi Bos Indomaret? Ini Syarat dan Modal yang Dibutuhkan

May 10, 2026
Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

May 10, 2026
Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

May 10, 2026
Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

May 10, 2026
B50 Hingga RKAB 2026, Ujian & Peluang Baru Bisnis Alat Berat RI

B50 Hingga RKAB 2026, Ujian & Peluang Baru Bisnis Alat Berat RI

May 10, 2026
Pemerintah Sita Harta Karun Rp 15 T, Penemunya Dibiarkan Hidup Melarat

Pemerintah Sita Harta Karun Rp 15 T, Penemunya Dibiarkan Hidup Melarat

May 10, 2026
Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika

Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika

May 10, 2026
BI Siapkan 7 Jurus Penyelamatan Rupiah, Seberapa Efektif?

BI Siapkan 7 Jurus Penyelamatan Rupiah, Seberapa Efektif?

May 10, 2026
Terbongkar! Pengusaha Kaya Arab Ini Diam-Diam Jadi Intel Israel

Terbongkar! Pengusaha Kaya Arab Ini Diam-Diam Jadi Intel Israel

May 10, 2026
Bangun Pembangkit Sampah, Aturan Rumit Masih Jadi Tantangan

Bangun Pembangkit Sampah, Aturan Rumit Masih Jadi Tantangan

May 10, 2026
Jangan Timbun Uang di Rekening, Pakar Keuangan Ungkap Alasannya

Jangan Timbun Uang di Rekening, Pakar Keuangan Ungkap Alasannya

May 10, 2026
Negara Kaya Raya Mendadak Bangkrut, Penyebabnya Bikin Miris

Negara Kaya Raya Mendadak Bangkrut, Penyebabnya Bikin Miris

May 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 10, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Pasar Cemas, Harga Minyak Lanjut Memanas

4 months ago
in News
Pasar Cemas, Harga Minyak Lanjut Memanas
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Harga minyak dunia menguat pada perdagangan Jumat (9/1/2026) pagi.

Melansir dari Refinitiv hingga pukul 10.10 WIB, minyak Brent tercatat di US$62,41 per barel, sementara WTI berada di US$58,13 per barel.

Jika dibandingkan dengan posisi Senin (5/1/2026), Brent naik dari US$61,76 ke US$62,41, sementara WTI dari US$57,76 menjadi US$58,13 dengan volatilitas tinggi sepanjang pekan.



Lonjakan paling tajam terjadi sejak Rabu-Kamis, ketika Brent melonjak dari US$59,96 pada 7 Januari menjadi US$61,99 pada 8 Januari, lalu berlanjut ke atas US$62 hari ini.

Pergerakan ini mencerminkan kembalinya kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan, terutama setelah serangkaian eskalasi geopolitik yang melibatkan Venezuela, Rusia, Irak, dan Iran.

Pasar minyak kembali bergerak ke level sebelum gejolak besar di Caracas, ketika Presiden Venezuela Nicolas Maduro ditangkap oleh militer AS, sebuah peristiwa yang sempat mengguncang arus minyak di kawasan Amerika Latin.

Meski Amerika Serikat kini membuka peluang kembalinya perusahaan minyak Barat ke Venezuela, pasar tidak melihat dampaknya akan cepat terasa. Potensi masuknya minyak Venezuela ke pasar global, terutama ke kawasan Teluk Meksiko AS, diperkirakan membutuhkan waktu bertahun-tahun. Itu sebabnya, lonjakan harga lebih banyak dipicu oleh faktor risiko jangka pendek, bukan oleh ekspektasi tambahan suplai.

Tekanan juga datang dari jalur pasokan Rusia. Sebuah tanker yang mengangkut minyak menuju Rusia dilaporkan diserang drone di Laut Hitam dan terpaksa mengubah rute. Pada saat yang sama, Washington mendorong pengesahan rancangan undang-undang sanksi baru terhadap negara atau entitas yang masih melakukan bisnis dengan Rusia, yang merupakan produsen minyak terbesar kedua dunia setelah AS.

Dari Timur Tengah, Irak menambah ketidakpastian dengan memutuskan menasionalisasi operasi ladang minyak raksasa West Qurna 2. Langkah ini diambil untuk menghindari gangguan produksi akibat sanksi AS terhadap perusahaan Rusia Lukoil, yang selama ini menjadi salah satu pemegang saham utama di lapangan tersebut. Setiap gangguan di ladang ini berpotensi langsung mempengaruhi pasokan global.

Iran juga menjadi sumber risiko baru. Protes nasional yang dipicu reformasi subsidi dan tekanan ekonomi disertai pemadaman internet secara luas memperbesar kekhawatiran pasar. Dengan Iran menyumbang sekitar 2% pasokan minyak dunia, setiap gangguan ekspor dari negara ini berpotensi memicu lonjakan harga lebih lanjut, terutama di tengah pasar yang sudah sensitif terhadap isu geopolitik.

Di sisi lain, keterlibatan AS dan Eropa di Venezuela belum serta-merta menurunkan harga. Rencana kunjungan perusahaan minyak besar seperti Chevron, ConocoPhillips, dan ExxonMobil ke Caracas justru dilihat pasar sebagai sinyal bahwa Washington ingin mengatur ulang aliran minyak Venezuela sesuai kepentingannya sendiri, bukan untuk menambah pasokan bebas ke pasar global.

Kombinasi risiko dari Amerika Latin, Eropa Timur, dan Timur Tengah membuat premi geopolitik kembali masuk ke harga. Ini terlihat dari konsistensi Brent bertahan di atas US$62 dan WTI di sekitar US$58, level tertinggi sejak akhir Desember, meskipun secara fundamental belum ada gangguan fisik besar terhadap arus minyak global.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mau Jadi Bos Indomaret? Ini Syarat dan Modal yang Dibutuhkan

Mau Jadi Bos Indomaret? Ini Syarat dan Modal yang Dibutuhkan

May 10, 2026
Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

May 10, 2026
Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

May 10, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .