• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pasokan Berpotensi Surplus, Harga Minyak Dunia Loyo

Pasokan Berpotensi Surplus, Harga Minyak Dunia Loyo

October 16, 2025
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

BI Beri Diskon Premi Swap 12,5%, Investasi Asing Kecipratan

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Pasokan Berpotensi Surplus, Harga Minyak Dunia Loyo

10 months ago
in Market
Pasokan Berpotensi Surplus, Harga Minyak Dunia Loyo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia hanya bergerak tipis alias loyo pada Kamis (16/10/2025). Ini terjadi di tengah kekhawatiran pasar akan potensi surplus pasokan global serta meningkatnya tensi dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang berpotensi menekan permintaan energi dunia.

Mengacu pada data Refinitiv pukul 10.05 WIB, harga minyak mentah berjangka Brent (LCOc1) tercatat di level US$62,34 per barel, naik tipis dari posisi kemarin di US$61,91 per barel. Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI/CLc1) bergerak di level US$58,70 per barel, juga naik dibanding US$58,27 per barel pada perdagangan sebelumnya.



Meski mengalami kenaikan tipis pagi ini, pergerakan harga masih berada di kisaran terendah dalam lima bulan terakhir. Secara keseluruhan, tren pelemahan minyak masih dominan setelah Badan Energi Internasional (IEA) dalam laporannya memperingatkan potensi kelebihan pasokan hingga 4 juta barel per hari pada 2026. Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan produksi dari negara-negara anggota OPEC+ dan produsen non-OPEC, sementara permintaan global cenderung stagnan.

“Pasar kini berfokus pada potensi kelebihan pasokan di tengah sinyal permintaan yang tidak menentu. Risiko geopolitik yang mereda dan meningkatnya ketegangan dagang juga menambah tekanan pada harga,” ujar Emril Jamil, analis senior minyak di LSEG, dikutip dari Reuters.

Tensi dagang antara AS dan China, dua konsumen minyak terbesar dunia, kembali meningkat dalam sepekan terakhir. Kedua negara diketahui saling memberlakukan biaya tambahan di pelabuhan terhadap kapal yang mengangkut barang di antara keduanya. Langkah ini memicu kekhawatiran akan meningkatnya biaya logistik dan melemahnya arus perdagangan internasional.

“Fokus pasar tetap tertuju pada eskalasi baru dalam hubungan dagang AS-China dan risiko yang ditimbulkannya terhadap ekonomi global,” kata Tony Sycamore, analis pasar dari IG.

Dalam jangka pendek, pelaku pasar memperkirakan harga minyak masih akan bergerak terbatas di kisaran US$60-63 per barel untuk Brent, menunggu sinyal baru dari kebijakan OPEC+ dan perkembangan makroekonomi global.

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



OPEC+ Langsung Genjot Produksi Usai Harga Minyak Mentah Naik




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .