• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Pengendali Buang Barang, Saham Properti (DADA) ARB 4 Hari Beruntun

Pengendali Buang Barang, Saham Properti (DADA) ARB 4 Hari Beruntun

October 16, 2025
Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS

Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS

September 9, 2026
Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

September 8, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 9, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Pengendali Buang Barang, Saham Properti (DADA) ARB 4 Hari Beruntun

11 months ago
in News
Pengendali Buang Barang, Saham Properti (DADA) ARB 4 Hari Beruntun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten yang bergerak di bidang properti, PT Diamond Citra Propertindo Tbk. (DADA) anjlok selama 4 hari berturut-turut menyentuh auto reject bawah (ARB). Hingga saat ini saham DADA amblas 14,74% ke level Rp 81 per saham. Adapun kapitalisasi pasar DADA mencapai Rp 601,9 miliar.

Pengendali PT Diamond Citra Propertindo Tbk, PT Karya Permata Inovasi Indonesia pada 10 Oktober 2025 lalu telah melepas 2,14 miliar saham tersebut pada saat DADA menyentuh level harga tertinggi.

Belum ada keterangan mengenai harga penjualan dan tujuan dari transaksi. Akan tetapi dengan asumsi harga penutupan pada 10 Oktober 2025, yakni Rp 152, maka pengendali mengantongi Rp 326,04 miliar.

Sebagai informasi, saham DADA sempat menjadi sorotan. Pada awal tahun harga saham emiten bersandi DADA ini bertengger di level Rp 9.

Kemudian saham DADA sempat menyentuh level tertinggi Rp 240 pada 10 Oktober 2025, setelah sebelumnya mencapai harga penutupan tertinggi Rp 178 pada 8 Oktober 2025. Dengan demikian saham DADA sempat melonjak 2.000% lebih sepanjang tahun berjalan (ytd).

Kenaikan saham DADA diikuti dengan rumor yang menyebut harga saham akan menyentuh ratusan ribu rupiah. Akan tetapi tidak ada kejelasan informasi mengenai hal tersebut.

Bursa Efek Indonesia sempat mengkritisi kenaikan saham DADA. Manajemen menyebut bahwa tidak memiliki informasi penting yang belum diungkapkan dan dapat mempengaruhi saham perusahaan. “Hingga surat ini dibuat, tidak terdapat kejadian, kondisi, atau fakta penting lainnya yang material yang dapat mempengaruhi harga saham Perseroan maupun kelangsungan usaha Perseroan,” tulis manajemen.

Sebelumnya, DADA sempat masuk ke Papan Pemantauan Khusus atau Full Call Auction (FCA). Kemudian Bursa Efek Indonesia mengeluarkan DADA dari FCA setelah sahamnya menunjukkan peningkatan likuiditas signifikan.

Saham DADA masuk ke daftar FCA karena rendahnya nilai transaksi dan aktivitas perdagangan yang terbatas. Namun, akhir-akhir ini, pergerakan sahamnya menunjukkan peningkatan volume dan frekuensi transaksi.

Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar membenarkan hal ini bahwa, saham DADA dipindahkan dari Papan Pemantauan Khusus ke Papan Pengembangan, efektif mulai Jumat (10/10/2025).

Dalam keterangan tersebut, BEI menyebut saham DADA tidak lagi memenuhi kriteria efek berisiko rendah likuiditas, yakni harga rata-rata saham di bawah Rp51 atau nilai transaksi harian di bawah Rp5 juta dengan volume kurang dari 10.000 saham selama tiga bulan terakhir.

.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Cara Jadi Miliarder Lewat Saham Mulai dari Rp10 Juta




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS

Prabowo Siapkan Rekening Otomatis Buat Warga, Terintegrasi dengan QRIS

September 9, 2026
Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

Ekosistem Ekonomi Syariah RI Tembus Rp3.131 T, Ranking 4 Dunia

September 8, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .