• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Penyebab Tiba-Tiba IHSG Anjlok 1,5%

Penyebab Tiba-Tiba IHSG Anjlok 1,5%

July 29, 2026
Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026

Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026

July 30, 2026
Video: Sentimen Perang & The Fed Dorong Lonjakan Harga Minyak

Video: Sentimen Perang & The Fed Dorong Lonjakan Harga Minyak

July 30, 2026
Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 30, 2026
Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

July 30, 2026
Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

July 30, 2026
Harga Minyak Turun di Bawah US, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya

July 30, 2026
Suku Bunga The Fed Ditahan, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

Suku Bunga The Fed Ditahan, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

July 30, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Efeknya ke Pasar Saham & SBN?

The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Efeknya ke Pasar Saham & SBN?

July 30, 2026
Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih

Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih

July 30, 2026
Breaking News! IHSG Melesat 1,17%

Breaking News! IHSG Melesat 1,17%

July 30, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Dibuka Menguat & Rupiah Melemah

The Fed Tahan Suku Bunga, IHSG Dibuka Menguat & Rupiah Melemah

July 30, 2026
Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

July 30, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 30, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Penyebab Tiba-Tiba IHSG Anjlok 1,5%

1 day ago
in Lifestyle
Penyebab Tiba-Tiba IHSG Anjlok 1,5%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan hingga pertengahan sesi I perdagangan, Rabu (29/7/2026), di tengah pelemahan mayoritas sektor, terutama saham-saham properti dan utilitas, serta tekanan dari sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Hingga pukul 10.15 WIB, IHSG turun 92,78 poin atau 1,51% ke level 6.037,81. Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp14,41 triliun dengan volume perdagangan 20,72 miliar saham dalam 891 ribu kali transaksi. Sebanyak 573 saham melemah, 124 saham menguat, dan 268 saham bergerak stagnan.

Tekanan terbesar datang dari sektor properti dan utilitas, yang masing-masing ambles 4,88%. Pelemahan juga terjadi pada sektor bahan baku (-2,28%), konsumer siklikal (-2,18%), industri (-1,47%), energi (-1,39%), teknologi (-1,39%), keuangan (-0,91%), konsumer non-primer (-0,85%), serta kesehatan (-0,66%).

Dari sisi saham penggerak indeks, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi pemberat utama IHSG dengan kontribusi negatif 8,56 poin. Di belakangnya terdapat PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang memangkas indeks 8,30 poin, disusul PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) sebesar 7,27 poin dan PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) sebesar 6,20 poin.

Tekanan juga datang dari PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang turut menyeret laju indeks.

Di sisi lain, penguatan IHSG tertahan oleh kontribusi positif yang relatif terbatas dari PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA), PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP).

Pelaku pasar juga masih mengambil posisi hati-hati menjelang pengumuman hasil rapat Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan dini hari nanti waktu Indonesia.

Mayoritas pelaku pasar memperkirakan bank sentral Amerika Serikat akan kembali mempertahankan suku bunga acuannya, sehingga investor cenderung membatasi pengambilan risiko di pasar saham.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026

Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026

July 30, 2026
Video: Sentimen Perang & The Fed Dorong Lonjakan Harga Minyak

Video: Sentimen Perang & The Fed Dorong Lonjakan Harga Minyak

July 30, 2026
Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 30, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .