• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Permintaan AS Melemah, Harga Minyak Merosot Lagi

Permintaan AS Melemah, Harga Minyak Merosot Lagi

September 19, 2025
Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

August 25, 2026
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

August 24, 2026
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

August 24, 2026
PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US0.000

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000

August 24, 2026
Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Permintaan AS Melemah, Harga Minyak Merosot Lagi

11 months ago
in News
Permintaan AS Melemah, Harga Minyak Merosot Lagi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia cenderung bergerak datar pada perdagangan Jumat pagi (19/9/2025). Mengacu data Refinitiv pukul 09.40 WIB, harga Brent tercatat di US$67,42 per barel, turun tipis dari posisi kemarin di US$67,44. Sementara itu, harga West Texas Intermediate (WTI) berada di US$63,54 per barel, juga melemah tipis dari US$63,57 pada sesi sebelumnya.

Pergerakan tipis ini terjadi setelah harga sempat melemah sehari sebelumnya. Sentimen positif dari langkah The Federal Reserve memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya tahun ini justru terbentur oleh data permintaan bahan bakar di Amerika Serikat yang kurang meyakinkan.



The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada Rabu (17/9), sekaligus memberi sinyal ruang penurunan lanjutan sebagai respons terhadap pelemahan pasar tenaga kerja. Secara teori, kebijakan ini bisa mendorong konsumsi energi melalui biaya pinjaman yang lebih rendah. Namun, pasar minyak justru tertekan oleh kenaikan persediaan di AS sebesar 4 juta barel, jauh melampaui ekspektasi 1 juta barel. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa permintaan bahan bakar di konsumen terbesar dunia masih rapuh.

Selain itu, penguatan dolar AS turut menekan harga minyak. Indeks dolar naik 0,43% ke level 97,37, memperkuat posisinya terhadap franc Swiss dan yen Jepang. Kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang AS semakin mempersempit ruang reli harga minyak.

Dari sisi pasokan, langkah Rusia yang merilis kebijakan fiskal baru untuk melindungi anggaran negara dari fluktuasi harga minyak sempat memberi ketenangan pasar. Namun, pernyataan Presiden AS Donald Trump yang kembali menegaskan preferensi harga minyak rendah dibanding sanksi terhadap Rusia membuat kecemasan suplai mereda.

Meski pagi ini harga bergerak tipis, baik Brent maupun WTI masih berada di jalur penguatan mingguan untuk pekan kedua berturut-turut. Kombinasi kebijakan moneter The Fed, kondisi suplai global, serta dinamika ekonomi AS akan terus menjadi faktor utama yang menggerakkan harga minyak dalam waktu dekat.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Tensi AS-Iran Bikin Harga Minyak Naik ke Level Tertinggi 2 Bulan




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

Geger Penipuan Gunung Emas di Kalimantan, Mayat Pelaku Diduga Palsu

August 25, 2026
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .