• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Produsen Ban Bangkrut Gugat Pendiri, Tuduh Foya-foya & Perkaya Diri

Produsen Ban Bangkrut Gugat Pendiri, Tuduh Foya-foya & Perkaya Diri

November 6, 2025
Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

May 10, 2026
Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

May 10, 2026
Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

May 10, 2026
B50 Hingga RKAB 2026, Ujian & Peluang Baru Bisnis Alat Berat RI

B50 Hingga RKAB 2026, Ujian & Peluang Baru Bisnis Alat Berat RI

May 10, 2026
Pemerintah Sita Harta Karun Rp 15 T, Penemunya Dibiarkan Hidup Melarat

Pemerintah Sita Harta Karun Rp 15 T, Penemunya Dibiarkan Hidup Melarat

May 10, 2026
Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika

Keluarga Batak Ini Dimaling, Emas 1 Ton Hasil Nabung Ludes Seketika

May 10, 2026
BI Siapkan 7 Jurus Penyelamatan Rupiah, Seberapa Efektif?

BI Siapkan 7 Jurus Penyelamatan Rupiah, Seberapa Efektif?

May 10, 2026
Terbongkar! Pengusaha Kaya Arab Ini Diam-Diam Jadi Intel Israel

Terbongkar! Pengusaha Kaya Arab Ini Diam-Diam Jadi Intel Israel

May 10, 2026
Bangun Pembangkit Sampah, Aturan Rumit Masih Jadi Tantangan

Bangun Pembangkit Sampah, Aturan Rumit Masih Jadi Tantangan

May 10, 2026
Jangan Timbun Uang di Rekening, Pakar Keuangan Ungkap Alasannya

Jangan Timbun Uang di Rekening, Pakar Keuangan Ungkap Alasannya

May 10, 2026
Negara Kaya Raya Mendadak Bangkrut, Penyebabnya Bikin Miris

Negara Kaya Raya Mendadak Bangkrut, Penyebabnya Bikin Miris

May 10, 2026
Tabungan Ideal saat Umur 50 Tahun Menurut Pakar, Pensiun Bisa Tenang

Tabungan Ideal saat Umur 50 Tahun Menurut Pakar, Pensiun Bisa Tenang

May 10, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 10, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Produsen Ban Bangkrut Gugat Pendiri, Tuduh Foya-foya & Perkaya Diri

6 months ago
in ENTREPRENEUR
Produsen Ban Bangkrut Gugat Pendiri, Tuduh Foya-foya & Perkaya Diri
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kejatuhan First Brands menimbulkan tanda tanya besar, ke mana perginya semua uang perusahaan pemasok suku cadang mobil itu.

Mengutip The Wall Street Journal, manajemen perusahaan yang baru melontarkan gugatan yang pada hari Senin terhadap pendirinya, Patrick James. Gugatan tersebut mengklaim US$500.000 dihabiskan untuk koki pribadi, US$150.000 untuk pelatih pribadi, dan US$3 juta digunakan untuk menyewa rumah kota di New York.

Kemudian, gugatan itu mengklaim James memperkaya diri sendiri dengan mengorbankan perusahaan, menghabiskan jutaan dolar untuk membayar kemewahan tersebut, sehingga hanya menyisakan US$12 juta dalam bentuk tunai ketika perusahaan mengajukan pailit pada bulan September.

Hakim Kepailitan Christopher Lopez pada hari Senin memberikan perintah penahanan kepada First Brands terhadap James yang mencegahnya dan entitas bisnis yang terkait dengannya melakukan transfer atau pembayaran apa pun kecuali untuk biaya hidup sehari-hari.

Atas tuduhan-tuduhan tersebut, James telah membantah melakukan kesalahan.

“Bapak James dengan tegas membantah tuduhan tidak berdasar dan spekulatif yang terdapat dalam gugatan First Brands,” kata juru bicara James, dikutip dari The Wall Street Journal, Rabu (5/11/2025).

“Bapak James selalu berperilaku etis dan berkomitmen untuk melakukan segala yang beliau bisa untuk mendukung para pemangku kepentingan First Brands selama proses restrukturisasi.”

Tim pengacara James pada hari Selasa mengajukan dokumen ke pengadilan kepailitan yang berupaya membatalkan perintah penahanan terhadapnya, dengan mengatakan bahwa tuduhan perusahaan “dengan mudah mengabaikan fakta bahwa ratusan juta dolar telah diinvestasikan kembali ke First Brands oleh Bapak James dan entitas terkait selama bertahun-tahun.”

Gugatan hari Senin, yang diajukan di Pengadilan Kepailitan AS untuk Distrik Selatan Texas, menuduh bahwa James menyebabkan First Brands mengeluarkan setidaknya US$2,3 miliar dalam pembiayaan piutang usaha yang didasarkan, setidaknya sebagian besar, pada faktur yang tidak ada atau dipalsukan. Gugatan tersebut juga menuduh James terlibat dalam transaksi yang melibatkan perusahaan tujuan khusus (Special Purpose Vehicle) yang menjaminkan agunan ganda untuk mendapatkan pembiayaan.

Alih-alih menggunakan pembiayaan tersebut untuk kepentingan perusahaan, James “secara diam-diam mencuri sebagian aset perusahaan untuk membiayai gaya hidup mewahnya dan keluarganya,” demikian tuduhan dalam gugatan tersebut.

Gugatan terhadap James menuduh bahwa ratusan juta dolar telah ditransfer langsung dari First Brands kepada James atau afiliasinya dari tahun 2018 hingga 2025, dan meskipun James mungkin telah mentransfer sebagian dana kembali ke perusahaan, ia disebut tidak pernah memberikan catatan yang komprehensif tentang jumlah atau tujuan dari semua transfer yang dilakukan antara First Brands dan dirinya serta entitas terafiliasi.

Menurut gugatan tersebut, pada tahun 2024 saja, James memindahkan lebih dari US$100 juta dari rekening bank First Brands ke rekening miliknya atau entitas yang terkait dengannya, termasuk bisnis pribadi dan Patrick James Trust.

Komite khusus independen yang mengawasi kepailitan tersebut, bersama dengan para penasihat First Brands, menemukan beberapa perbedaan dalam cara First Brands menggunakan anjak piutang, sebuah strategi pembiayaan jangka pendek yang didukung oleh faktur pelanggan yang belum dibayar.

Gugatan yang diajukan pada hari Senin menyatakan bahwa dalam banyak kasus, faktur yang dianjak piutang tidak secara akurat mencerminkan pesanan pelanggan, dan terkadang 10 kali lipat atau lebih tinggi dari jumlah sebenarnya pada faktur. Faktur juga diduga dibuat dan diserahkan kepada pihak ketiga untuk pembayaran, meskipun faktur tersebut mungkin tidak ada. Beberapa faktur juga dianjak piutang lebih dari sekali.

Salah satu tuduhan yang diuraikan dalam gugatan tersebut menyebutkan bahwa entitas First Brands, Brake Parts Inc., menjual suku cadang mobil kepada General Motors pada bulan Mei seharga US$179. Namun, ketika faktur tersebut diserahkan kepada perusahaan anjak piutang Katsumi Global di kemudian hari, nilainya menjadi US$9.271.

Adapun, James membangun First Brands dengan meminjam miliaran dolar dari para pemberi pinjaman dan membeli merek-merek seperti filter oli Fram, busi Autolite, dan wiper Trico. Ia adalah kepala eksekutif dan pemegang saham tunggal dari sebuah bisnis dengan pendapatan tahunan sekitar US$5 miliar.

James dikenal sangat tertutup dan menghindari perhatian publik saat membangun kerajaan suku cadang mobilnya. First Brands mengajukan pailit pada bulan September setelah para pemberi pinjaman kehilangan kepercayaan terhadap pengungkapan keuangan perusahaan.

Gugatan tersebut memberikan gambaran sekilas tentang gaya hidup pribadinya. Gugatan tersebut menuduh entitas-entitas yang dikendalikan oleh James menerima jutaan dolar tepat sebelum ia membeli rumah di Malibu dan Hamptons. James juga disebut memiliki koleksi pribadi setidaknya 17 mobil mewah.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Jadi Tempat Cuci Uang 1MDB, Standard Chartered Digugat Rp44 T




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

Pria India Sulap Rp1 Juta Jadi Rp95 Triliun, Begini Caranya

May 10, 2026
Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

Cuan Menggiurkan, Emiten Pelayaran Ekspansi ke Offshore Migas

May 10, 2026
Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Pesta di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

May 10, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .