Jakarta, CNBC Indonesia- Emiten penyedia jasa kelautan yang bergerak di bidang layanan perpindahan barang, termasuk mendukung penelitian dan produksi minyak dan gas optimistis terhadap pengembangan sektor hulu migas RI seiring dengan komitmen pemerintah RI mendorong produksi migas nasional.
Direktur Operasi PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), Sofwan Farisyi menyebutkan upaya RI meningkatkan produksi migas tercermin dari sejumlah proyek terkait penawaran 13 wilayah kerja migas yang baru dengan 118 potensi WK migas. Selain itu temuan eksplorasi di Blok Kalimantan Timur, Andaman hingga Masela juga menjadi pendorong kegiatan migas.
Kegiatan migas ini tentu akan berdampak pada bisnis kapal migas, baik untuk offshore support vessel atau kapal penunjang lepas pantai hingga kapal tangker Floating Storage and Offloading (FSO) serta armada LNG dan LPG
Seperti apa dampak pengembangan sektor migas ke bisnis pelayaran migas? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Operasi PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), Sofwan Farisyi dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Selasa, 21/07/2026)


















