• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rugi MAPB Bengkak Jadi Rp108 M, Starbucks Sudah Ditinggal Warga RI?

Rugi MAPB Bengkak Jadi Rp108 M, Starbucks Sudah Ditinggal Warga RI?

November 5, 2025
Breaking! Pemerintah Revisi PP Danantara, Ini Poin-Poin Pentingnya

Breaking! Pemerintah Revisi PP Danantara, Ini Poin-Poin Pentingnya

May 31, 2026
Purbaya Ungkap Dampak DSI ke Market, Suruh Serok Saham Ini

Purbaya Ungkap Dampak DSI ke Market, Suruh Serok Saham Ini

May 31, 2026
Prinsip GCG Bantu BUMN Pertahankan Performa

Prinsip GCG Bantu BUMN Pertahankan Performa

May 31, 2026
Bikin Warga RI Pindah ke EV, Pengusaha Butuh Insentif Ini

Bikin Warga RI Pindah ke EV, Pengusaha Butuh Insentif Ini

May 31, 2026
Purbaya Pede Pelemahan Rupiah Belum Ganggu Ekonomi

Purbaya Pede Pelemahan Rupiah Belum Ganggu Ekonomi

May 31, 2026
Gunung Emas 53 Juta Ton Ditemukan di Kalimantan, Ternyata…

Gunung Emas 53 Juta Ton Ditemukan di Kalimantan, Ternyata…

May 31, 2026
6 Rahasia Menabung Orang Jepang yang Bikin Cepat Kaya

6 Rahasia Menabung Orang Jepang yang Bikin Cepat Kaya

May 31, 2026
Ini Alasan Danantara Belum Rilis Laporan Keuangan ke Publik

Ini Alasan Danantara Belum Rilis Laporan Keuangan ke Publik

May 31, 2026
Jurus Investasi MI Saat Sentimen Negatif Hantui IHSG & Rupiah

Jurus Investasi MI Saat Sentimen Negatif Hantui IHSG & Rupiah

May 31, 2026
Nyicil Rumah Bakal Bisa Sampai 40 Tahun, Ini Bocorannya

Nyicil Rumah Bakal Bisa Sampai 40 Tahun, Ini Bocorannya

May 31, 2026
IHSG-Rupiah Bergejolak, Kemana Investasi Pengelola Dana Jumbo?

IHSG-Rupiah Bergejolak, Kemana Investasi Pengelola Dana Jumbo?

May 31, 2026
BI Naikkan Suku Bunga, Bos Pengusaha Beri Pengakuan Mengejutkan

BI Naikkan Suku Bunga, Bos Pengusaha Beri Pengakuan Mengejutkan

May 31, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, May 31, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rugi MAPB Bengkak Jadi Rp108 M, Starbucks Sudah Ditinggal Warga RI?

7 months ago
in ENTREPRENEUR
Rugi MAPB Bengkak Jadi Rp108 M, Starbucks Sudah Ditinggal Warga RI?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten pengelola Starbucks Indonesia PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB) mencatat kenaikan 37,36% pada rugi bersih sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025.

Melansir laporan keuangan terbaru rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada entitas induk MAPB tercatat sebesar Rp108,69 miliar. Angka ini naik dari periode sama tahun lalu sebesar Rp79,13 miliar.

Penurunan laba ini seiring dengan penjualannya yang juga turun 2,84% yoy. Diketahui, penjualan pengelola Krispy Kreme hingga Subway ini turun dari Rp2,42 triliun menjadi Rp2,35 triliun.

Penjualan ini dikontribusi oleh penjualan minimuman sebesar Rp1,31 triliun, makanan Rp910,79 miliar dan lain-lain sebesar Rp127,06 miliar.

Kendati turunnya pendapatan laba MAPB terbantu dengan beban pokok yang membaik. Diketahui, beban pokok penjualannya tercatat turun dari Rp736,67 miliar menjadi Rp719,56 miliar.

Dari segi permodalan, aset MAPB tercatat sebanyak Rp2,8 triliun per September 2025. Adapun ekuitas dan liabilitasnya masing-masing tercatat sebesar Rp1,44 triliun dan Rp1,36 triliun.

Starbucks Ditinggal Warga RI?

Kondisi suboptimal jaringan pengelola gerai kopi Starbucks di Indonesia terlihat dari sejumlah indikator termasuk pendapatan yang diterima di muka. Starbucks mengklasifikasikan akun tersebut sebagai saldo yang terdapat pada kartu Starbucks (Starbucks Card) yang belum digunakan oleh pelanggan.

Tercatat saldo Starbucks Card yang belum digunakan besarannya turun nyaris 9% dari Rp91,9 miliar menjadi Rp83,94 miliar. Hal ini dapat memberikan sentimen bahwa sejumlah masyarakat Indonesia memilih untuk tidak lagi menambah dananya ke dalam kartu tersebut.

Sebelumnya, perseroan tak menyangkal pihaknya menghadapi tantangan besar, bukan karena operasional, tapi karena adanya narasi negatif terkait boikot.

“Beredar narasi yang salah yang mengaitkan Starbucks dengan konflik di Israel. Kami tegaskan, Starbucks tidak memiliki gerai, karyawan, ataupun kegiatan operasional di Israel, dan memang sudah tidak ada sejak tahun 2008,” sebagaimana diungkap dalam hasil Public Expose di Keterbukaan informasi BEI.

Perseroan menambahkan, dampak dari informasi yang salah itu sangat terasa, dimana karyawannya yang berjumlah sekitar 7.500 orang, termasuk keluarga mereka bahkan anak-anak mereka, mengalami tekanan dan pertanyaan hanya karna memakai logo Starbucks atau menggunakan produknya.

“Pada nyatanya, Starbucks memberikan kontribusi besar untuk Indonesia. Kami adalah pengguna terbesar kopi Arabika asal Indonesia di seluruh dunia, membawa kopi Indonesia ke konsumen di berbagai negara. Melalui bisnis kami, kami mendukung lebih dari 100.000 orang, termasuk petani, pemasok, kontraktor, pemilik gedung, dan tentu saja para karyawan kami,” kata dia.

Perseroan menegaskan, sejak tahun lalu, Starbucks secara resmi sudah dihapus dari daftar boikot. Sejak saat itu, sentimen dinilai mulai membaik, namun proses pemulihan masih berjalan.

Atas kondisi tersebut, Starbucks menutup 11 gerainya. Selain itu, perseroan juga mengerem ekspansi gerainya menjadi 10-15 gerai per tahun, padahal sebelumnya pembukaan gerai bisa mencapai 10-15 per tahun.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Ada yang Harganya Melesat 159%, BEI Pelototi 2 Saham Ini




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

Did Channel 9, “A Current Affair”, journalist Margueritte Rossi commit a criminal offence by aiding and abetting a corporate extortion and blackmail attempt?

January 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! Pemerintah Revisi PP Danantara, Ini Poin-Poin Pentingnya

Breaking! Pemerintah Revisi PP Danantara, Ini Poin-Poin Pentingnya

May 31, 2026
Purbaya Ungkap Dampak DSI ke Market, Suruh Serok Saham Ini

Purbaya Ungkap Dampak DSI ke Market, Suruh Serok Saham Ini

May 31, 2026
Prinsip GCG Bantu BUMN Pertahankan Performa

Prinsip GCG Bantu BUMN Pertahankan Performa

May 31, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .