• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975

July 7, 2026
Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

July 7, 2026
Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

July 7, 2026
IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

July 7, 2026
Penyebab IHSG Ditutup Naik 1,19% Hari Ini

Penyebab IHSG Ditutup Naik 1,19% Hari Ini

July 7, 2026
Kasus Debt Collector Toyota Astra Finance, Ini Teguran dari OJK

Kasus Debt Collector Toyota Astra Finance, Ini Teguran dari OJK

July 7, 2026
Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

July 7, 2026
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

July 7, 2026
Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

July 7, 2026
26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

July 7, 2026
IHSG Anjlok 34,74%, Investor Pasar Modal Malah Tembus 28,96 Juta

IHSG Anjlok 34,74%, Investor Pasar Modal Malah Tembus 28,96 Juta

July 7, 2026
OJK Minta Toyota Astra Financial Evaluasi Total Penagihan

OJK Minta Toyota Astra Financial Evaluasi Total Penagihan

July 7, 2026
Jadi Fondasi Masa Depan, Kebijakan Hilirisasi Untungkan Bisnis Antam

Jadi Fondasi Masa Depan, Kebijakan Hilirisasi Untungkan Bisnis Antam

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975

2 hours ago
in Lifestyle
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (7/7/2026). Penguatan terjadi bersamaan dengan rilis cadangan devisa Indonesia yang meningkat pada Juni 2026.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan sore ini dengan menguat 0,06% ke level Rp17.975/US$. Penguatan ini membalikkan posisi rupiah pada perdagangan sebelumnya. Pada Senin (6/7/2026), rupiah ditutup melemah ke level Rp17.985/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di rentang Rp17.930-Rp17.990/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,09% ke level 100,949.


Penguatan rupiah terjadi di tengah pengumuman Bank Indonesia (BI) mengenai cadangan devisa Indonesia yang meningkat pada Juni 2026.

BI mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 sebesar US$145,6 miliar. Posisi tersebut naik tipis dibandingkan akhir Mei 2026 yang sebesar US$144,9 miliar.

“Perkembangan posisi cadangan devisa Juni 2026 tersebut dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” kata Ramdan Denny Prakoso, Kepala Departemen Komunikasi BI, Selasa (7/7/2026).

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini juga masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Dari sisi kebijakan, koordinasi Bank Indonesia dengan pemerintah juga menjadi perhatian. Dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Selasa (7/7/2026), Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan ada sejumlah langkah koordinasi fiskal dan moneter yang telah dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi, termasuk nilai tukar rupiah.

Perry mengatakan salah satu koordinasi tersebut dilakukan melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang diselaraskan dengan kebijakan moneter. Selain itu, BI dan pemerintah juga menjaga kecukupan likuiditas pasar agar pertumbuhan uang beredar tetap berada di level yang memadai.

Perry juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah karena hal tersebut berpengaruh terhadap kesehatan fiskal. Menurutnya, kenaikan suku bunga instrumen seperti SRBI dan SBN dilakukan untuk menarik aliran modal masuk.

Dia menyebut, pada triwulan I-2026 terjadi aliran modal keluar sebesar US$1,47 miliar. Namun pada triwulan II-2026, arus modal kembali masuk sebesar US$7,98 miliar.

“Kami sepakat sama-sama menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, juga berpengaruh penting kesehatan fiskal. Kami sepakat menaikkan suku bunga SRBI dan SBN agar terjadi inflow hasilnya positif,” ujar Perry dalam rapat tersebut.

Perry menambahkan, upaya menarik aliran modal masuk melalui kenaikan imbal hasil SBN tetap dilakukan dengan koordinasi bersama pemerintah. BI juga berkomitmen menanggung tambahan beban remunerasi pemerintah yang muncul akibat penyesuaian suku bunga SBN.

“Semua kenaikan suku bunga akan kami tanggung dan kami tingkatkan remunerasi pemerintah, jadi win-win solution,” kata Perry.

Selain nilai tukar, BI dan pemerintah juga terus berkoordinasi untuk menjaga inflasi. Perry mengatakan koordinasi diperlukan karena harga global yang tinggi bisa berdampak pada inflasi domestik, sehingga sinergi fiskal dan moneter tetap menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

July 7, 2026
Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

July 7, 2026
IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .