• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Kian Tertekan, Dolar Ditutup di Atas Rp17.000

Rupiah Kian Tertekan, Dolar Ditutup di Atas Rp17.000

April 6, 2026
Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

July 7, 2026
Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

July 7, 2026
Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

July 7, 2026
IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

IHSG Belum Pulih tapi Ada 11 Perusahaan Antre IPO

July 7, 2026
Penyebab IHSG Ditutup Naik 1,19% Hari Ini

Penyebab IHSG Ditutup Naik 1,19% Hari Ini

July 7, 2026
Kasus Debt Collector Toyota Astra Finance, Ini Teguran dari OJK

Kasus Debt Collector Toyota Astra Finance, Ini Teguran dari OJK

July 7, 2026
Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

Multifinance Seret, Pinjol Melambat, Pegadaian Melesat 58%

July 7, 2026
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 T di Mei 2026

July 7, 2026
Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

Kredit per Mei 2026 Naik 11,51%, Bank BUMN Jadi Motor Penggerak Utama

July 7, 2026
26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

26 Asuransi Syariah Spin Off, 15 Perusahaan Bakal Merger

July 7, 2026
IHSG Anjlok 34,74%, Investor Pasar Modal Malah Tembus 28,96 Juta

IHSG Anjlok 34,74%, Investor Pasar Modal Malah Tembus 28,96 Juta

July 7, 2026
OJK Minta Toyota Astra Financial Evaluasi Total Penagihan

OJK Minta Toyota Astra Financial Evaluasi Total Penagihan

July 7, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, July 7, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Kian Tertekan, Dolar Ditutup di Atas Rp17.000

3 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Kian Tertekan, Dolar Ditutup di Atas Rp17.000
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah mengakhiri perdagangan awal pekan ini dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). seiring tekanan dari penguatan dolar AS di pasar global serta sentimen domestik.

Melansir Refinitiv, pada perdagangan Senin (6/4/2026), rupiah ditutup di zona merah dengan depresiasi 0,24% ke level Rp17.030/US$. Posisi ini menjadi level penutupan terlemah sepanjang sejarah bagi rupiah. Penutupan hari ini juga menandai pertama kalinya mata uang Garuda berakhir di atas level psikologis Rp17.000/US$ di pasar spot.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau masih bergerak di zona positif, meski cenderung stabil, yakni di level 100,044.


Pelemahan rupiah hari ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan domestik.

Dari eksternal, penguatan dolar AS di pasar global membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi semakin sempit. Dolar AS masih diburu investor seiring pasar mencermati perkembangan terbaru konflik Iran, terutama setelah muncul ultimatum terbaru dari Presiden AS Donald Trump terkait pembukaan kembali Selat Hormuz.

Dalam unggahan di media sosial pada Minggu Paskah, Trump mengancam akan menyerang infrastruktur penting Iran pada Selasa waktu setempat apabila jalur strategis tersebut belum juga dibuka. Sikap ini dinilai memperkuat kekhawatiran pasar bahwa gangguan geopolitik berpotensi berlangsung lebih lama dan berdampak lebih luas terhadap perekonomian global.

Pasar kini melihat konflik tersebut bukan semata persoalan geopolitik, melainkan juga risiko ekonomi yang bisa merambat dari lonjakan harga minyak ke inflasi, lalu memengaruhi arah suku bunga. Dalam situasi seperti ini, dolar AS kembali menjadi aset safe haven utama yang paling diburu investor.

Dari dalam negeri, sentimen juga datang dari kondisi fiskal. APBN 2026 mencatat defisit Rp240,1 triliun hingga Maret 2026, atau setara 0,93% terhadap produk domestik bruto (PDB).

Defisit ini muncul di tengah belanja negara yang mulai meningkat pada awal tahun, sehingga ikut menjadi perhatian pelaku pasar.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

Tantangan Industri Nikel Wujudkan Ambisi RI Jadi Pusat Baterai

July 7, 2026
Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

Daya Beli Tertekan, Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Masih Cuan?

July 7, 2026
Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

Emiten Udang Kaesang (PMMP) Krisis! Utang Numpuk, Direksi Resign

July 7, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .