• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Melemah, Dolar AS Makin Perkasa Naik ke Rp16.600

Rupiah Melemah, Dolar AS Makin Perkasa Naik ke Rp16.600

September 22, 2025
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

August 16, 2026
Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

August 16, 2026
Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

August 16, 2026
Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027

Pemerintah RI Bayar Bunga Utang Rp650,3 Triliun pada 2027

August 16, 2026
Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat

Bupati Terkaya di Jawa Hidup Serba Mewah, Rakyatnya Melarat

August 16, 2026
Penjelasan Tuyul Tak Pernah Curi Uang di Bank, karena Sungkan atau…

Penjelasan Tuyul Tak Pernah Curi Uang di Bank, karena Sungkan atau…

August 16, 2026
BRI Diakui Dunia, Sabet Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Awards

BRI Diakui Dunia, Sabet Dua Penghargaan Asian Banking & Finance Awards

August 15, 2026
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK, Lakukan Ini Jika Masih Ada Tunggakan

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK, Lakukan Ini Jika Masih Ada Tunggakan

August 15, 2026
Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing

Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing

August 15, 2026
Video: Perdagangan Perak – Saham AS di Bursa Berjangka Kian Marak

Video: Perdagangan Perak – Saham AS di Bursa Berjangka Kian Marak

August 15, 2026
Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Rekam Jejak Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

August 15, 2026
Video: Dukung B50 Prabowo – Elektrifikasi, Alat Berat Tambang Siap?

Video: Dukung B50 Prabowo – Elektrifikasi, Alat Berat Tambang Siap?

August 15, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, August 16, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Melemah, Dolar AS Makin Perkasa Naik ke Rp16.600

11 months ago
in Market
Rupiah Melemah, Dolar AS Makin Perkasa Naik ke Rp16.600
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia -Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini.

Melansir data Refinitiv, pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (22/9/2025) rupiah ditutup di zona merah dengan koreksi sebesar 0,09% di posisi Rp16.600/US$. Selama perdagangan hari ini, rupiah sempat melemah hingga menyentuh level Rp16.635/US$, sebelum akhirnya pelemahan sedikit berkurang hingga penutupan.

Pelemahan rupiah hari ini, sekaligus mencatatkan pelemahan rupiah selama tiga hari beruntun sejak Kamis (18/9/2025).

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau stagnan di level 97,647. Namun, pada perdagangan sebelumnya, Jumat (19/9/2025), DXY menguat 0,30% ke level 97,644.


Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI), situasi nilai tukar rupiah yang melemah terhadap dolar AS lebih dipengaruhi oleh tekanan global serta domestik.

“Minggu-minggu ini ada tekanan dari sisi global maupun domestik,” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jakarta, Senin (22/9/2025)

Namun, Perry tetap meyakini ke depannya rupiah akan kembali stabil dan cenderung menguat terhadap dolar AS.

“Tren nilai tukar rupiah akan bergerak stabil dan cenderung menguat sejalan dengan komitmen BI dalam menjaga stabilitas rupiah , imbal hasil menarik, inflasi rendah dan prospek ekonomi yang baik,” pungkasnya.

Di saat yang bersamaan, investor global tengah menyoroti keputusan BI yang kembali memangkas BI-Rate 25 bps ke 4,75%.

Meski bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kebijakan tersebut juga memunculkan persepsi bahwa BI terlalu agresif dan rentan terhadap tekanan politik.

Howie Schwab, Portfolio Manager Driehaus Capital mengatakan, “Ada risiko nyata terhadap independensi bank sentral, sementara komunikasi proaktif mengenai perubahan kebijakan juga masih minim. Jika Indonesia tidak segera mengambil langkah untuk meyakinkan investor, maka premi risiko rupiah bisa bertahan tinggi dalam waktu lama,” dikutip dari Reuters.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Menguat Tajam, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.385




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

Penipuan Kuras Rp9,1 T Saldo Warga RI, Setiap Hari 1.000 Orang Melapor

August 16, 2026
Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

Perang Rusia & Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran

August 16, 2026
Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

Video; Tarik Dana Asing, Pasar Modal RI Masih Butuh Katalis Positif

August 16, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .