• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Level Rp16.660

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Level Rp16.660

December 9, 2025
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

Perdagangan Saham Dihentikan Sementara oleh Bursa, ADHI Buka Suara

August 24, 2026
Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

Bos PT DSI Tegaskan Beda Peran dengan Bursa Mineral

August 24, 2026
PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

PT DSI Ambil Margin Fee dari Eksportir, Ini Penjelasannya

August 24, 2026
Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

Detik-detik Rp534 Triliun Dana Kelolaan Lenyap di Lantai Bursa

August 24, 2026
Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

Transaksi Tambang-Sawit Wajib Lewat Bursa Mineral, Ini Bocorannya

August 24, 2026
Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

Asing Mulai Balik ke SBN & Saham Bikin Rupiah Makin Strong

August 24, 2026
PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US0.000

PPATK-Polri Bongkar Sindikat Siber, Kerugian Capai US$350.000

August 24, 2026
Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

Susunan Direksi-Komisaris DSI, Ada CEO Freeport & Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

Susunan Pengurus DSI, Ada CEO Freeport Hingga Eks Bos Bank Dunia

August 24, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, August 25, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Level Rp16.660

9 months ago
in Lifestyle
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Level Rp16.660
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (9/12/2025). Membalikkan tekanan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah Garuda bertengger di posisi Rp16.660/US$ atau terapresiasi sebesar 0,15% pada penutupan perdagangan hari ini. Penguatan ini menjadi pembalikan arah setelah pada perdagangan kemarin, Senin (8/12/2025) rupiah tertekan cukup dalam hingga 0,30% atau terkoreksi ke level Rp16.685/US$.

Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak cukup volatil dengan bergerak di rentang level Rp16.654- Rp16.695/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,01% ke level 99,095. Meski demikian, penguatan terbatas dolar tidak mampu menahan laju apresiasi rupiah hingga penutupan sesi.


Penguatan rupiah sejalan dengan sikap wait and see pelaku pasar global yang masih menantikan hasil rapat kebijakan moneter Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan Rabu malam waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia. Pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kepastian arah kebijakan suku bunga ke depan.

Berdasarkan data dari CME FedWatch Tool, probabilitas pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin saat ini berada di kisaran 87%, mencerminkan ekspektasi pasar yang kian kuat terhadap pelonggaran moneter AS.

Namun demikian, investor juga mengantisipasi kemungkinan perbedaan pandangan yang tajam di internal FOMC. Sejumlah pelaku pasar menilai rapat kali ini berpotensi menjadi salah satu yang paling alot dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya perdebatan antara menjaga inflasi dan risiko perlambatan ekonomi.

Selain keputusan suku bunga, pasar juga akan mencermati secara ketat rilis dot plot, yang menjadi petunjuk arah proyeksi suku bunga The Fed untuk tahun depan. Arah dot plot inilah yang akan menjadi kunci lanjutan pergerakan dolar AS dan mata uang emerging markets, termasuk rupiah, dalam beberapa waktu ke depan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

Sikap Pengembang di DKI Mendadak Berubah Drastis karena MRT, Ada Apa?

August 25, 2026
Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

Madura Siap-Siap Berubah Total karena Ada Mega Proyek, China Mau Masuk

August 25, 2026
Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

Harga Minyak Bangkit Setelah Babak Belur

August 25, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .