• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Level Rp16.660

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Level Rp16.660

December 9, 2025
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

Teropong Potensi BI Rate Naik & Nasib Rupiah Hingga Akhir Tahun

August 19, 2026
Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

Bank Mega Resmikan Kantor Regional Jakarta 3

August 19, 2026
400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

400.000 Antrean Haji Invalid, Potensi Rekening Dorman Rp10 T

August 19, 2026
BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

BI Rilis Skema Lindungi Aset Rupiah Investor Global dari Gejolak Kurs

August 19, 2026
Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

Direktur Astra (ASII) Borong Saham Rp 2,4 Miliar

August 19, 2026
IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

IHSG Terkoreksi 0,86% Terseret Kinerja Saham Bayan Resources (BYAN)

August 19, 2026
Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

Garuda (GIAA) Ungkap Alasan Pemberhentian Direktur Niaga Reza Aulia

August 19, 2026
Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

Bank RI Kini Bisa Fasilitasi Renminbi China, Permintaan Rp713 T/Tahun

August 19, 2026
Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

Semua Direksi & Komisaris Mitrabahtera (MBSS) Kompak Mundur, Ada Apa?

August 19, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Level Rp16.660

8 months ago
in Lifestyle
Rupiah Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Level Rp16.660
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (9/12/2025). Membalikkan tekanan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Merujuk data Refinitiv, rupiah Garuda bertengger di posisi Rp16.660/US$ atau terapresiasi sebesar 0,15% pada penutupan perdagangan hari ini. Penguatan ini menjadi pembalikan arah setelah pada perdagangan kemarin, Senin (8/12/2025) rupiah tertekan cukup dalam hingga 0,30% atau terkoreksi ke level Rp16.685/US$.

Sepanjang perdagangan, rupiah bergerak cukup volatil dengan bergerak di rentang level Rp16.654- Rp16.695/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,01% ke level 99,095. Meski demikian, penguatan terbatas dolar tidak mampu menahan laju apresiasi rupiah hingga penutupan sesi.


Penguatan rupiah sejalan dengan sikap wait and see pelaku pasar global yang masih menantikan hasil rapat kebijakan moneter Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan Rabu malam waktu AS atau Kamis dini hari waktu Indonesia. Pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu kepastian arah kebijakan suku bunga ke depan.

Berdasarkan data dari CME FedWatch Tool, probabilitas pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin saat ini berada di kisaran 87%, mencerminkan ekspektasi pasar yang kian kuat terhadap pelonggaran moneter AS.

Namun demikian, investor juga mengantisipasi kemungkinan perbedaan pandangan yang tajam di internal FOMC. Sejumlah pelaku pasar menilai rapat kali ini berpotensi menjadi salah satu yang paling alot dalam beberapa tahun terakhir, seiring meningkatnya perdebatan antara menjaga inflasi dan risiko perlambatan ekonomi.

Selain keputusan suku bunga, pasar juga akan mencermati secara ketat rilis dot plot, yang menjadi petunjuk arah proyeksi suku bunga The Fed untuk tahun depan. Arah dot plot inilah yang akan menjadi kunci lanjutan pergerakan dolar AS dan mata uang emerging markets, termasuk rupiah, dalam beberapa waktu ke depan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah

August 19, 2026
Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

Awas Meledak! Krisis Kredit Macet China Makin Mengerikan

August 19, 2026
Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

Pemerintah Bakal Tertibkan Bank yang Masih Salurkan Dana Talangan Haji

August 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .