• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Tak Berdaya Lawan Ringgit Selama 2025, Begini Penjelasannya!

Rupiah Tak Berdaya Lawan Ringgit Selama 2025, Begini Penjelasannya!

January 12, 2026
Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

May 21, 2026
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

Segini Gaji Debt Collector RI Setiap Tarik Mobil Nunggak Kredit

May 21, 2026
IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

IHSG Ambruk 2% ke 6.100 hingga Ada BUMN Khusus Ekspor Sawit Cs

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40 Jadi 12

May 21, 2026
Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

Analisis Penyebab IHSG Turun 2% Hari Ini, Sentuh Level 6.100-an

May 21, 2026
Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

Anak Usaha Semen Indonesia Group Dipangkas dari 40Jadi 12

May 21, 2026
Breaking News! IHSG Anjlok 2%

Breaking News! IHSG Anjlok 2%

May 21, 2026
BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

BI Rate Naik Jadi 5.25%, Nasib Rupiah Bisa Menguat ke Rp17.300

May 21, 2026
Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Masalah BUMN: Impairment Tembus Rp100 Triliun

May 21, 2026
Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

Rupiah Masih Melemah di Rp 17.600 per Dolar AS

May 21, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, May 21, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Tak Berdaya Lawan Ringgit Selama 2025, Begini Penjelasannya!

4 months ago
in Market
Rupiah Tak Berdaya Lawan Ringgit Selama 2025, Begini Penjelasannya!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah sepanjang tahun lalu mencatatkan kinerja terburuk di ASEAN. Mata uang garuda tertekan dibanding nilai mata uang negara-negara tetangga, mulai dari ringgit Malaysia, baht Thailand, dolar Singapura, kip Laos, riel Kamboja, kyat Myanmar, peso Filipina, dan dong Vietnam.

Melansir data Refinitiv, sejak awal tahun hingga data terakhir menjelang penutupan 2025, tepatnya Selasa (30/12/2025) pukul 10.30 WIB, rupiah terdepresiasi 15,21% terhadap ringgit, 14,02% terhadap baht, 10,74% terhadap dolar Singapura, 5,25% terhadap kip, 4,29% terhadap kyat, 2,96% terhadap peso, dan 1,2% terhadap dong.

Chief Economist Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan, kondisi itu tak terlepas dari kemampuan Indonesia dalam menarik investasi asing yang jauh lebih rendah ketimbang negara-negara tetangga, seperti Malaysia yang banyak meraup pasokan dolar dari investasi asing langsung atau foreign direct investment (FDI) dari perusahaan teknologi besar.

“Itu kan beberapa tahun terkahir tekno, seperti Oracle, Meta, Alphabet semua masuk ke sana bikin data center, yang dari Silicon Valley maupun Eropa, semi conductor itu, makanya investasi di FDI mereka kencang, sehingga mata uang ringgit nya 5 tahun terakhir besar,” kata David saat ditemui di Menara BCA jelang akhir pekan lalu, dikutip Senin (12/1/2026).

Bila merujuk data penanaman modal asing (PMA) atau FDI Indonesia, hingga kuartal III-2025 memang anjlok dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasinya sepanjang sembilan bulan pada 2025 hanya Rp 644,6 triliun, turun 1,49% dibanding Rp 654,40 triliun periode yang sama pada 2024.

Sementara itu, Malaysia justru menikmati kenaikan nilai investasi asing hingga 41,33% dalam sembilan bulan pada 2025 dibanding periode yang sama tahun lalu. Nilainya pada Januari-September 2025 sebesar RM 150,8 miliar, sedangkan pada Januari-September 2024 hanya RM 106,7 miliar.

Kondisi ini yang menyebabkan nilai tukar rupiah terhadap ringgit terus merosot. Sejak awal dibukanya perdagangan valuta asing pada awal 2025, kurs rupiah terhadap ringgit Malaysia (MYR) masih berada di level Rp 3.591/MYR.

Namun seiring berjalannya waktu, rupiah justru terus tertekan dari mata uang Negeri Jiran hingga data terakhir kurs rupiah berada di posisi Rp 4.138/MYR atau secara kumulatif (year-to-date/ytd) rupiah melemah 15,21%.

Hal ini menjadikan ringgit sebagai mata uang yang mana rupiah kalah paling dalam di antara mata uang ASEAN lainnya.

Head of Banking Research and Analytics BCA Victor George Petrus Matindas menambahkan, rendahnya kecenderungan investor global untuk masuk ke Indonesia juga tak terlepas dari berbagai faktor risiko yang mereka anggap sangat tinggi di Indonesia, seperti tekanan fiskal yang ditandai dengan pelebaran defisit APBN.

“Ini related juga dengan mereka lihat risiko fiskal seperti apa. Bunga SBN dan rupiah kita agak ter punished dari sisi situ,” tuturnya.

(arj/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

Adrian Campbell and Kinnara Accused of Escalating Seminyak Dispute as Access Blocked in Post-Buyout Battle

February 23, 2026
Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

Kinnara CEO Adrian Campbell Accused of Threats, Bribery and Investor Deception as Multi-Million Dollar Probes Deepen

February 21, 2026
URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

URGENT INVESTOR ALERT: Allegations of Forged Contracts and Fraudulent Representation Linked to KINNARA

January 13, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

Minyak Naik Tipis, Pasar Masih Dibayangi Iran & Selat Hormuz

May 21, 2026
Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

Saham Prajogo Babak Belur! Duit Rp 1.400 T Lenyap

May 21, 2026
Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

Rupiah Melemah-BBM Mahal, Biaya Operasional Pelayaran Melonjak

May 21, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .