• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saat Presiden RI Ditinggal 14 Menteri, Nasib Pemerintahan Berubah

Saat Presiden RI Ditinggal 14 Menteri, Nasib Pemerintahan Berubah

July 19, 2026
Restrukturisasi BUMN Karya Libatkan Himbara

Restrukturisasi BUMN Karya Libatkan Himbara

July 20, 2026
Prabowo Pamer Bullion Bank RI Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun

Prabowo Pamer Bullion Bank RI Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun

July 20, 2026
PFII Incar Dana Asing, Investor Lokal Gimana?

PFII Incar Dana Asing, Investor Lokal Gimana?

July 20, 2026
Video:Cuan Bisnis Raffi-Nagita RANS Usai IPO: Cipung Land-Konser Musik

Video:Cuan Bisnis Raffi-Nagita RANS Usai IPO: Cipung Land-Konser Musik

July 20, 2026
Heboh Bebas Pajak 50 Tahun di PFII, Anak Buah Purbaya Buka Suara

Heboh Bebas Pajak 50 Tahun di PFII, Anak Buah Purbaya Buka Suara

July 20, 2026
Simpanan Kelas Menengah dan Aktivitas Rekening Membaik

Simpanan Kelas Menengah dan Aktivitas Rekening Membaik

July 20, 2026
JP Morgan Balik Arah! Target Harga BBRI Naik Jadi Segini

JP Morgan Balik Arah! Target Harga BBRI Naik Jadi Segini

July 20, 2026
JPMorgan Balik Arah! Target Harga BBRI Naik Jadi Segini

JPMorgan Balik Arah! Target Harga BBRI Naik Jadi Segini

July 20, 2026
JPMorgan Balik Arah!Target Harga BBRI Naik Jadi Segini

JPMorgan Balik Arah!Target Harga BBRI Naik Jadi Segini

July 20, 2026
Harga Minyak Mentah Naik, Saham Emiten Energi Ikut Melambung

Harga Minyak Mentah Naik, Saham Emiten Energi Ikut Melambung

July 20, 2026
Jardine Matheson Fokus Kembangkan Bisnis di Negara Maju

Jardine Matheson Fokus Kembangkan Bisnis di Negara Maju

July 20, 2026
Restrukturisasi 250 BUMN, Prabowo Sebut Duit Rp 50 Triliun Selamat

Restrukturisasi 250 BUMN, Prabowo Sebut Duit Rp 50 Triliun Selamat

July 20, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, July 20, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home News

Saat Presiden RI Ditinggal 14 Menteri, Nasib Pemerintahan Berubah

24 hours ago
in News
Saat Presiden RI Ditinggal 14 Menteri, Nasib Pemerintahan Berubah
Share on FacebookShare on Twitter




 

Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa lalu lewat relevansinya di masa kini. Khusus terkait bencana, naskah ini diharapkan bisa membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap mitigasi bencana.

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Sebanyak 14 menteri secara serentak mengundurkan diri dari Kabinet Pembangunan VII pada 20 Mei 1998, di tengah krisis moneter dan gejolak politik yang mengguncang Indonesia.

Langkah tersebut kemudian menjadi salah satu titik balik yang mempercepat berakhirnya pemerintahan Presiden Soeharto.

Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri saat itu, Ginandjar Kartasasmita, mengungkapkan bahwa keputusan tersebut lahir setelah para menteri menyimpulkan kondisi ekonomi Indonesia telah berada di ambang kehancuran.

Dalam bukunya Managing Indonesia’s Transformation (2013), Ginandjar menuturkan bahwa pembahasan sejak pagi bersama para menteri, jurnalis, hingga pelaku usaha mengerucut pada satu kesimpulan, yakni Indonesia sedang bergerak menuju krisis ekonomi dan politik tanpa jalan keluar yang jelas.

Pertemuan penting itu digelar di Gedung Bappenas, Jakarta. Dalam rapat tersebut, Ginandjar memaparkan kondisi ekonomi nasional secara terbuka dan memperingatkan bahwa Indonesia berpotensi kolaps apabila situasi terus dibiarkan. Mayoritas menteri yang hadir menyetujui penilaian tersebut. Hanya Menteri Negara Agraria/Kepala BPN Ary Mardjono yang menyampaikan pandangan berbeda.

Dari forum itu, Ginandjar menyatakan niatnya untuk mengundurkan diri dari kabinet yang baru dilantik Presiden Soeharto empat hari sebelumnya. Keputusan tersebut kemudian diikuti satu per satu oleh menteri lainnya hingga akhirnya 14 anggota kabinet menyatakan mundur secara bersamaan.

Mereka yang mengundurkan diri adalah Akbar Tandjung, A.M. Hendropriyono, Giri Suseno Hadihardjono, Haryanto Dhanutirto, Ginandjar Kartasasmita, Kuntoro Mangkusubroto, Justika Baharsjah, Rachmadil Bambang Sumadhijo, Rahardi Ramelan, Subiakto Tjarawerdaya, Sanyoto Sastrowardoyo, Sumahadi, Theo L. Sambuaga, dan Tanri Abeng.

Dalam pernyataan bersama, ke-14 menteri menilai pembentukan kabinet baru tidak akan mampu menyelesaikan akar persoalan yang sedang dihadapi Indonesia. Mereka menyatakan, “pembentukan kabinet baru tidak akan menyelesaikan akar persoalan krisis.” Sikap tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kepercayaan para elite ekonomi terhadap kepemimpinan Soeharto telah memudar.

Sejarawan Robert Edward Elson dalam Soeharto: A Political Biography (2017) mencatat bahwa Soeharto terkejut dengan langkah kolektif para menterinya. Menurut Elson, pengunduran diri massal itu berada di luar perhitungan politik Soeharto yang saat itu masih berencana mengumumkan Kabinet Reformasi pada 21 Mei 1998 untuk mempertahankan legitimasi pemerintahannya.

Upaya mencegah pengunduran diri sebenarnya sempat dilakukan. Dalam buku Detik-detik yang Menentukan (2006), Wakil Presiden BJ Habibie mengungkapkan dirinya telah meminta para menteri tetap bertahan di kabinet. Namun, keputusan para menteri sudah bulat dan tidak berubah.

Hilangnya dukungan dari para menteri kunci serta elite politik akhirnya membuat posisi Soeharto semakin sulit dipertahankan. Sehari setelah pengunduran diri massal tersebut, tepat pada 21 Mei 1998, Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Presiden Republik Indonesia, sekaligus mengakhiri lebih dari tiga dekade pemerintahannya.

(tfa/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Restrukturisasi BUMN Karya Libatkan Himbara

Restrukturisasi BUMN Karya Libatkan Himbara

July 20, 2026
Prabowo Pamer Bullion Bank RI Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun

Prabowo Pamer Bullion Bank RI Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun

July 20, 2026
PFII Incar Dana Asing, Investor Lokal Gimana?

PFII Incar Dana Asing, Investor Lokal Gimana?

July 20, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .