• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Suami-Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Curi Uang di Bank Rp87 M

Suami-Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Curi Uang di Bank Rp87 M

July 19, 2026
Saat Presiden RI Ditinggal 14 Menteri, Nasib Pemerintahan Berubah

Saat Presiden RI Ditinggal 14 Menteri, Nasib Pemerintahan Berubah

July 19, 2026
Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Terus Menghijau?

Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Terus Menghijau?

July 19, 2026
Dongkrak Penjualan Mobil 2026, Pengusaha Otomotif Butuh Hal Ini

Dongkrak Penjualan Mobil 2026, Pengusaha Otomotif Butuh Hal Ini

July 19, 2026
Pengadilan Pangkas Hukuman Gibran Jadi Hanya 6 Tahun Penjara!

Pengadilan Pangkas Hukuman Gibran Jadi Hanya 6 Tahun Penjara!

July 19, 2026
Bocah Jadi Raja Umur 9 Tahun, Punya 10 Istri & 350 Gundik

Bocah Jadi Raja Umur 9 Tahun, Punya 10 Istri & 350 Gundik

July 19, 2026
Siap-Siap! Empat Perusahaan Bakal IPO

Siap-Siap! Empat Perusahaan Bakal IPO

July 19, 2026
DPR Jamin Regulasi Pro Investasi, RI Mau Jadi Pusat Keuangan

DPR Jamin Regulasi Pro Investasi, RI Mau Jadi Pusat Keuangan

July 19, 2026
UU P2SK Dorong Hilirisasi, RI Jadi Penentu Harga Nikel-Tembaga

UU P2SK Dorong Hilirisasi, RI Jadi Penentu Harga Nikel-Tembaga

July 19, 2026
Anak Orang Kaya Memilih Jadi Biksu, Tinggalkan Hartanya Rp90 Triliun

Anak Orang Kaya Memilih Jadi Biksu, Tinggalkan Hartanya Rp90 Triliun

July 19, 2026
Petani Mendadak Kaya Raya, Dapat Duit Bisa Beli 12 Rumah Elite

Petani Mendadak Kaya Raya, Dapat Duit Bisa Beli 12 Rumah Elite

July 18, 2026
Robert Kiyosaki Bagi Cara Cepat Kaya Raya, Kontroversial-Tak Bisa Asal

Robert Kiyosaki Bagi Cara Cepat Kaya Raya, Kontroversial-Tak Bisa Asal

July 18, 2026
Video: Genjot Penjualan Mobil, RI Incar Ekspor ke Filipina

Video: Genjot Penjualan Mobil, RI Incar Ekspor ke Filipina

July 18, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 19, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Suami-Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Curi Uang di Bank Rp87 M

10 hours ago
in ENTREPRENEUR
Suami-Istri Hidup Mewah di Jakarta, Ketahuan Curi Uang di Bank Rp87 M
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Gaya hidup mewah sepasang suami istri di Batavia (kini Jakarta) pada awal abad ke-20 ternyata menyimpan rahasia besar. Di balik pesta dan kemewahan yang mereka nikmati setiap hari, pasangan tersebut diketahui menggelapkan uang nasabah bank dalam jumlah fantastis yang jika dikonversikan ke nilai sekarang setara sekitar Rp87 miliar.

Pelaku adalah A.M. Sonneveld, seorang mantan perwira KNIL yang kemudian bekerja sebagai pejabat di bank swasta terbesar saat itu, Nederlandsch-Indie Escompto Maatschappij. Status sosial dan pekerjaannya membuat hampir tak ada orang yang menaruh curiga terhadap sumber kekayaannya.

Kecurigaan baru muncul setelah pihak bank menemukan transaksi yang tidak wajar dalam pemeriksaan internal. Hasil investigasi mengungkap adanya penggelapan dana nasabah dalam jumlah sangat besar yang menyeret nama Sonneveld sebagai pelaku utama.

Pemberitaan media muncul pada awal September 1913. Di awal bulan September mayoritas koran-koran di Hindia Belanda melaporkan tindakan melanggar hukum pegawai bank di Batavia. Setelah dibaca tuntas pegawai bank tersebut bernama A.M Sonneveld.

Harian Deli Courant (5 September 1913), misalnya, menulis kalau pria berusia 45 tahun itu terbukti melakukan pencurian uang nasabah sebesar 122 ribu gulden.

Pembuktian terjadi usai pihak Bank Escompto melakukan investigasi internal terkait transaksi mencurigakan. Dari sini kemudian diketahui, Sonneveld melakukan “permainan kotor.”

Pada 1913, 122 ribu gulden bisa membeli 73 Kg emas sebab diketahui harganya per gram mencapai 1,67 gulden. Artinya, jika dikonversikan ke masa sekarang, maka 73 Kg emas setara Rp87 miliar (1 gram emas: Rp1,2 juta).

Di sisi lain, Sonneveld ternyata sudah tahu cara kotornya mulai diketahui pihak bank. Maka, jauh sebelum ditetapkan tersangka, dia dan istri sudah kabur terlebih dahulu ke luar kota. Polisi lantas menetapkan keduanya sebagai buronan dan menyebarluaskan deskripsi fisiknya di banyak koran dan tempat.

Laporan de Sumatra Post (6 September 1913) mewartakan secara detail ciri fisik Sonneveld, yakni berkulit coklat, berdarah Belanda, ada bekas luka di pipi kanan dan lutut, dan berusia 45 tahun.

Beruntung, penyebaran informasi berhasil membawa titik terang pelarian pasangan suami istri tersebut. Diketahui, dia ternyata pergi ke Bandung menggunakan kereta api dari Meester Cornelis (kini Jatinegara).

“Polisi mendeteksi dia menyewa mobil dari Meester Cornelis dan pergi ke hotel di Bandung,” tulis pewarta Deli Courant.

Di Bandung, keduanya tak diam dan melanjutkan perjalanan lagi ke Surabaya menggunakan kereta api. Harian Bataviaasch Nieuwsblad (7 September 1913) melaporkan, selama perjalanan kereta api, Sonneveld sempat bertemu seorang teman yang bertanya tujuan perjalanannya.

Kepada teman, buronan dari Batavia itu bilang akan pergi ke Hong Kong setibanya di Surabaya. Dalihnya, perjalanan dilakukan untuk studi banding ke Bank Escompto cabang Hong Kong. Meski begitu, temannya tahu bahwa itu hanya bualan semata.

Maka, dia melaporkan cerita ini ke polisi. Alhasil, kepolisian Hindia Belanda bergegas menghubungi polisi Hong Kong. Akhirnya, perjalanan Sonneveld dan istri pun berakhir.

Belum lama menginjakkan kaki di daratan Hong Kong, keduanya langsung diciduk polisi dan diekstradisi ke Hindia Belanda. Disita pula tas berisi sisa-sisa uang pencurian.

Sesampainya di Indonesia, keduanya langsung diadili. Di pengadilan, Sonneveld mengaku melakukan pencurian uang nasabah untuk memenuhi hasrat hidup mewah. Begitu pula istrinya yang mengetahui tindakan suami dan berupaya menutupi.

Sonneveld dihukum 5 tahun penjara. Sementara istrinya harus berada di hotel prodeo selama 3 bulan. Kasus Sonneveld kemudian tercatat dalam sejarah sebagai pencurian terbesar di tahun 1910-an.

Sanggahan: Naskah ini merupakan bagian dari CNBC Insight, rubrik yang menyajikan ulasan sejarah untuk menjelaskan kondisi masa kini lewat relevansinya di masa lalu. Lewat kisah seperti ini, CNBC Insight juga menghadirkan nilai-nilai kehidupan dari masa lampau yang masih bisa dijadikan pelajaran di hari ini.

(pgr/pgr)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Saat Presiden RI Ditinggal 14 Menteri, Nasib Pemerintahan Berubah

Saat Presiden RI Ditinggal 14 Menteri, Nasib Pemerintahan Berubah

July 19, 2026
Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Terus Menghijau?

Selat Hormuz Memanas, Seberapa Kuat IHSG Bisa Terus Menghijau?

July 19, 2026
Dongkrak Penjualan Mobil 2026, Pengusaha Otomotif Butuh Hal Ini

Dongkrak Penjualan Mobil 2026, Pengusaha Otomotif Butuh Hal Ini

July 19, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .