• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Terlibat Kasus Suap Pejabat Pajak, Ini Profil PT Wanatiara Persada

Terlibat Kasus Suap Pejabat Pajak, Ini Profil PT Wanatiara Persada

January 14, 2026
IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

October 8, 2026
IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

October 8, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1,03% ke Level 6.083

Breaking! IHSG Anjlok 1,03% ke Level 6.083

October 8, 2026
OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura di Kawasan SCBD

OJK Cabut Izin Usaha Perusahaan Modal Ventura di Kawasan SCBD

October 8, 2026
Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per Oktober 2026

Saldo Minimal Nasabah Prioritas Mandiri, BRI, BNI per Oktober 2026

October 8, 2026
Danantara Resmikan Hasil Merger 23 Entitas Kawasan Industri 5 November

Danantara Resmikan Hasil Merger 23 Entitas Kawasan Industri 5 November

October 8, 2026
Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

Emiten Sinar Ini Caplok Bank di Timor Leste, Rogoh Duit Rp64,44 Miliar

October 8, 2026
Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

Danantara & Bakrie Kompak Borong Migas AS, Ini Profil HighPeak Energy

October 8, 2026
Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

Akhir Sesi I IHSG Melemah 0,80% ke Level 6.097

October 8, 2026
Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

Sosok Mu’min Ali Gunawan, Taipan RI yang Mundur dari Preskom PANS

October 8, 2026
Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

Sehari Pasca Caplok Perusahaan Migas AS, Saham ENRG Anjlok 5%

October 8, 2026
Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

Haji Isam Tambah Porsi Kepemilikan Saham Bayan (BYAN), BEI Buka Suara

October 8, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Terlibat Kasus Suap Pejabat Pajak, Ini Profil PT Wanatiara Persada

9 months ago
in Lifestyle
Terlibat Kasus Suap Pejabat Pajak, Ini Profil PT Wanatiara Persada
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT. Wanatiara Persada kini menjadi sorotan terkait dengan kasus suap yang dilakukan terhadap pejabat KPP Madya Jakarta Utara.

Mengutip situs resmi perusahaannya, PT Wanatiara Persada merupakan perusahaan penghasil feronikel berskala global. Perusahaan tersebut berkantor pusat di Jakarta, sementara wilayah operasinya berada di Maluku Utara dan memiliki kantor cabang di Ternate.

PT. Wanatiara Persada adalah perusahaan patungan yang didirikan di Indonesia dan dikendalikan oleh Jinchuan Group Co, Ltd. Jinchuan Group menggenggam 60% saham, sementara sisanya dipegang oleh pemegang saham Indonesia.

Sementara Jinchuan Group Co., Ltd adalah perusahaan milik negara Tiongkok yang berdiri sejak tahun 1959 dan berkantor pusat di Jinchang, Provinsi Gansu. Perusahaan ini dimiliki dan dikendalikan oleh Pemerintah Provinsi Gansu. Bisnis utamanya adalah pertambangan dan pengolahan logam, mulai dari penambangan, peleburan, hingga pembuatan bahan kimia dan produk lanjutan.
Jinchuan memproduksi berbagai logam penting seperti nikel, tembaga, kobalt, emas, perak, dan logam platinum. Produk-produk ini digunakan dalam banyak sektor penting, seperti konstruksi, industri mesin, petrokimia, energi baru, baterai kendaraan listrik, hingga industri kesehatan.

Pada tahun 2025, Jinchuan masuk dalam daftar Fortune Global 500 di peringkat 235 dan berada di peringkat 59 perusahaan terbesar di Tiongkok.

Jinchuan beroperasi di 20 provinsi dan kota di Tiongkok serta lebih dari 30 negara di dunia, termasuk Indonesia. Bisnisnya dibagi menjadi enam bidang utama, yaitu Nikel dan Kobalt, Tembaga dan Logam Mulia, Sains dan Teknologi, Material Baru, Energi Baru, Inovasi Ilmiah dan Teknologi

Dengan struktur ini, Jinchuan memiliki rantai industri yang lengkap, mulai dari tambang, pengolahan logam, hingga bahan baku baterai dan material teknologi tinggi.

Melalui PT Wanatiara Persada, konglomerasi bisnis tersebut merupakan bagian dari upaya penciptaan nilai tambah (value added creating). Upaya ini dilakukan dalam smelter tipe RKEF (Rotary Kiln-Electric Furnace), yakni teknologi proses pengolahan yang ramah lingkungan.

Smelternya memiliki kapasitas 4 x 33 MVA dengan jumlah bijih nikel saprolit yang dibutuhkan sekitar 2.250.000 WM. Pembangkit listrik milik sendiri memiliki kapasitas 3 x 50 MW dengan tipe pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Operasional Smelternya didukung oleh infrastruktur pendukung lain diantaranya pelabuhan (Jetty) kapasitas 10.000 DWT, jaringan jalan penghubung, jaringan pipa dan penampung air bersih, laboratorium, tangki bahan bakar, fasilitas telekomunikasi, jaringan listrik tegangan menengah, perkantoran, pergudangan, pabrik oksigen, kompresor, mes karyawan, sarana olah raga dan lainnya.

Sebagai informasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menggeledah kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan di Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan, pada 13 Januari 2026 yang menjadi buntut kasus tersebut.

Adapun penggeledahan dilakukan oleh penyidik KPK untuk mencari bukti-bukti tambahan terkait dengan kasus suap yang dilakukan PT Wanatiara Persada (WP) terhadap pejabat KPP Madya Jakarta Utara.

Terhitung terdapat sekitar 5 koper yang dibawa oleh 12 mobil.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan 5 tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Terungkap, salah satu tersangka adalah Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara Dwi Budi Iswahyu (DWB).

Adapun, tersangkanya a.l. penerima suap/gratifikasi Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi Iswahyu (DWB), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara Agus Syaifudin (AGS), dan tim Penilai di KPP Madya Jakarta Utara Askob Bahtiar (ASB).

Kemudian, tersangka pemberi yakni Konsultan Pajak PT WP Abdul Kadim Sahbudin (ABD) dan Staf PT WP Edy Yulianto (EY).

KPK menuturkan pejabat pajak di Jakut DWB, ASG dan tim penilai ASB diduga menerima suap terkait fee pembayaran pajak dari PT WP. Total suap yang diterima sekitar Rp 4 miliar.

“Yang Rp 4 miliar ini ditukarkan ke mata uang Singapura dolar, kemudian dana tersebut diserahkan secara tunai oleh ABD, ABD yang di-hire, konsultannya PT WP, kepada ada AGS dan ASB, selalu tim penilai KPP Jakarta utara di sejumlah lokasi di Jabodetabek,” jelas Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, minggu lalu

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

Is GESARA and NESARA About to Become a Reality?

March 7, 2026
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

Mau Buka Indomaret & Alfamart? Segini Dana yang Harus Disiapkan

February 14, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Lebih, Ini Penyebabnya

October 8, 2026
IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

IHSG Anjlok 1% Ini Penyebabnya

October 8, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1,03% ke Level 6.083

Breaking! IHSG Anjlok 1,03% ke Level 6.083

October 8, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .