• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Transaksi Tanpa Dolar RI dengan 6 Negara Tembus Rp575,72 T

Transaksi Tanpa Dolar RI dengan 6 Negara Tembus Rp575,72 T

June 26, 2026
Besok Masuk Masa Penawaran IPO RANS, Harga Dipatok Rp170

Besok Masuk Masa Penawaran IPO RANS, Harga Dipatok Rp170

July 1, 2026
BSI (BRIS) Incar Jadi Bank Jumbo Sebelum 2030

BSI (BRIS) Incar Jadi Bank Jumbo Sebelum 2030

July 1, 2026
Bedah Strategi Emiten Alat Kesehatan IPO di Tengah Volatilitas

Bedah Strategi Emiten Alat Kesehatan IPO di Tengah Volatilitas

July 1, 2026
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 0,92%, tapi Pasar Masih Wait and See

IHSG Hari Ini Ditutup Naik 0,92%, tapi Pasar Masih Wait and See

July 1, 2026
Ada Emiten Mau Aksi Korporasi, Sahamnya Hari Ini ARA

Ada Emiten Mau Aksi Korporasi, Sahamnya Hari Ini ARA

July 1, 2026
Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Naik ke Rp17.930

Rupiah Berakhir di Zona Merah, Dolar AS Naik ke Rp17.930

July 1, 2026
Dongkrak Kinerja, Begini Jurus MDIY Tarik Minat Konsumen

Dongkrak Kinerja, Begini Jurus MDIY Tarik Minat Konsumen

July 1, 2026
MDIY Siap Bagi Dividen, Catat Tanggalnya!

MDIY Siap Bagi Dividen, Catat Tanggalnya!

July 1, 2026
Anak Usaha Prodia (PRDL) Pasang Harga IPO Rp 120 per Saham

Anak Usaha Prodia (PRDL) Pasang Harga IPO Rp 120 per Saham

July 1, 2026
Perusahaan Genset Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442

Perusahaan Genset Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442

July 1, 2026
Perusahaan Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442

Perusahaan Grup Djarum (BACH) Tetapkan Harga IPO Rp442

July 1, 2026
IHSG Sesi 1 Naik 0,84%, Asing Net Sell Rp349 M dan Saham Ini Diborong

IHSG Sesi 1 Naik 0,84%, Asing Net Sell Rp349 M dan Saham Ini Diborong

July 1, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 2, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Transaksi Tanpa Dolar RI dengan 6 Negara Tembus Rp575,72 T

6 days ago
in ENTREPRENEUR
Transaksi Tanpa Dolar RI dengan 6 Negara Tembus Rp575,72 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Skema transaksi tanpa dolar Amerika Serikat (AS) yang disediakan Bank Indonesia (BI) dalam bentuk local currency settlement (LCT) terus bertumbuh.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan, kini bahkan makin banyak negara yang tertarik memanfaatkan skema transaksi itu dengan Indonesia.

“Reaksi terhadap LCT itu luar biasa,” kata Destry dalam Economic Update 2026 CNBC Indonesia dikutip Rabu (24/6/2026).

Mengutip catatan Bank Indonesia (BI) total transaksi LCT dalam lima bulan pertama tahun ini atau sampai dengan Mei 2026 telah mencapai US$ 32,89 miliar atau setara Rp 575,72 triliun (kurs Rp17.991/US$) dengan 6 negara.

Rinciannya ialah dengan China setara US$ 27,93 miliar, Jepang US$ 2,67 miliar, Malaysia US$ 1,48 miliar, Thailand US$ 505 juta, Korea US$ 98,4 juta, dan Uni Emirat Arab US$ 209,7 juta.

Total nilai transaksi tahun berjalan 2026 ini pun sudah lebih tinggi dibanding realisasidua tahun terakhir. Sepanjang 2024, total nilai transaksi LCT dengan 6 negara mitra senilai US$ 12,49 miliar, sedangkan pada 2025 sebesar US$ 25,71 miliar.

Dari sisi jumlah pelaku usaha sampai dengan Mei 2026 telah mencapai 80.188 secara total, sedikit lebih rendah dibanding catatan sepanjang 2025 sebanyak 116.645 pelaku usaha, sedangkan pada 2024 sebanyak 60.240 pelaku usaha.

Dalam lima bulan pertama tahun ini, pelaku usaha yang memanfaatkan LCT paling banyak berasal dari China 28.576, Jepang 12.471, Malaysia 18.455, Thailand 3.260, Korea 15.443, dan Uni Emirat Arab 1.983.

Di luar enam negara yang sudah melakukan transaksi itu, Destry mengatakan, kini India mulai tertarik dengan LCT dan saat ini sedang dalam tahap pembahasan menuju penandatanganan kerja sama.

“Seperti ada India, yang kita juga mereka cepat untuk membuat LCT bersama, karena sebenarnya kita sudah in the process, cuman kan membuat MoU itu kan gak bisa seketika kan, karena kan harus memikir nanti gimana implementasi ya, dan masing-masing negara pasti punya aturan-aturan sendiri,” lanjutnya.

(arj/arj)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Besok Masuk Masa Penawaran IPO RANS, Harga Dipatok Rp170

Besok Masuk Masa Penawaran IPO RANS, Harga Dipatok Rp170

July 1, 2026
BSI (BRIS) Incar Jadi Bank Jumbo Sebelum 2030

BSI (BRIS) Incar Jadi Bank Jumbo Sebelum 2030

July 1, 2026
Bedah Strategi Emiten Alat Kesehatan IPO di Tengah Volatilitas

Bedah Strategi Emiten Alat Kesehatan IPO di Tengah Volatilitas

July 1, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .