• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Wall Street Cetak Rekor, Data Ketenagakerjaan AS Jadi Stimulus

Wall Street Cetak Rekor, Data Ketenagakerjaan AS Jadi Stimulus

July 4, 2025
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

July 12, 2026
Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

Shah Rukh Khan Masuk Geng Miliarder Dunia, Ini Sumber Kekayaanya

July 12, 2026
Senator Republikan AS Lindsey Graham Meninggal di Usia 71

Senator Republikan AS Lindsey Graham Meninggal di Usia 71

July 12, 2026
Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

Ada Sosok Kakek Prabowo di Balik Berdirinya Bank Pertama di RI

July 12, 2026
Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

Bedah Peluang Cuan Reksadana Pasar Uang Hadapi Gejolak Global

July 12, 2026
Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

Kopdes Merah Putih Bisa Ciptakan Perputaran Uang Rp223 T

July 12, 2026
Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

Prabowo Tegaskan Bunga Kredit Super Mikro ‘Mekaar’ dari 22% Jadi 8%

July 12, 2026
Jurus RS Swasta Gaet Pasien Yang Berobat ke Luar Negeri

Jurus RS Swasta Gaet Pasien Yang Berobat ke Luar Negeri

July 12, 2026
Prabowo Kesal Banyak Pengusaha Tidak Bayar Utang, Nilainya Triliunan

Prabowo Kesal Banyak Pengusaha Tidak Bayar Utang, Nilainya Triliunan

July 12, 2026
IKEA Mulai Tutup Beberapa Toko, Ada Apa?

IKEA Mulai Tutup Beberapa Toko, Ada Apa?

July 12, 2026
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, July 12, 2026
Business Review Asia
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Business Review Asia
No Result
View All Result
Home Market

Wall Street Cetak Rekor, Data Ketenagakerjaan AS Jadi Stimulus

1 year ago
in Market
Wall Street Cetak Rekor, Data Ketenagakerjaan AS Jadi Stimulus
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Wall Street kompak menguat bahkan mencetak rekor baru pada perdagangan Kamis atau Jumat dini hari waktu Indonesia. Kemarin adalah hari perdagangan terakhir pekan ini karena Jumat bursa saham AS akan libur untuk merayakan Hari Kemerdekaan AS.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencetak rekor tertinggi baru, setelah laporan ketenagakerjaan yang lebih baik dari perkiraan. Laporan tersebut memicu optimisme bahwa ekonomi AS tetap tangguh meskipun ada perubahan cepat dalam kebijakan perdagangan dan geopolitik.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 344,11 poin atau 0,77%, berakhir di 44.828,53.

Indeks S&P 500 melesat 0,83% dan ditutup di 6.279,35, sementara Nasdaq melonjak 1,02% ke 20.601,10. Baik S&P 500 maupun Nasdaq Composite menutup hari di level rekor.

Data terbaru menunjukkan non-farm payrolls meningkat sebanyak 147.000 pada Juni. Angka ini melampaui perkiraan ekonom Dow Jones yang memperkirakan kenaikan sebesar 110.000, dan juga lebih tinggi dari revisi naik pada Mei sebesar 144.000. Tingkat pengangguran juga turun menjadi 4,1%, berbanding terbalik dengan proyeksi ekonom yang memperkirakan kenaikan menjadi 4,3%.

Laporan pekerjaan yang kuat ini juga memicu lonjakan imbal hasil obligasi Treasury dan mengurangi ekspektasi bahwa bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed)akan segera menurunkan suku bunga.

Menurut alat FedWatch dari CME Group, para pelaku pasar kini memperkirakan kemungkinan 95% bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan akhir bulan ini.

“Implikasi terbesar dari laporan ketenagakerjaan ini tampaknya adalah tidak ada kemungkinan The Fed akan menurunkan suku bunga pada Juli, bahkan belum tentu tahun ini sama sekali,” kata Jed Ellerbroek, manajer portofolio di Argent Capital Management, kepada CNBC International.

Sebelumnya, laporan tenaga kerja ADP menunjukkan bahwa jumlah tenaga kerja sektor swasta berkurang sebanyak 33.000 pada bulan lalu, memicu kekhawatiran bahwa ekonomi mungkin mulai melemah akibat perubahan kebijakan cepat dari Washington.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Akibat Bencana Gempa Myanmar, Bursa Thailand Disuspensi




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

Mencekam! Festival Musik Berujung Maut, 6 Orang Tertembak

July 12, 2026
China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

China Porak Poranda Dihantam Badai Topan, 2 Juta Warga Dievakuasi

July 12, 2026
Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

Negara Kaya Raya Ini Bangkrut Gegara Pemerintahnya Hobi Foya-Foya

July 12, 2026
Business Review Asia

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • ENTREPRENEUR
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .